HUBUNGAN KUALITAS HIDUP ANAK DENGAN INSIDENSI INFEKSI HELMINTH PADA SDN 2 DIBAL

Authors

  • Muhammad Adha Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Favian Ariella Shabri Ikmal Fauzi Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Jihan Nida Fadhila Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Audhina Nirmala Tara Irmanawati Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Rochmadina Suci Bestari Laboratorium Parasitologi Departemen Biomedis Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52983

Keywords:

Infeksi helminth, Kualitas hidup anak, PedsQL, Child quality of life, Helminth infection, PedsQL

Abstract

Infeksi helminth masih menjadi masalah kesehatan pada anak usia sekolah dan dapat mempengaruhi kesejahteraan fisik, emosional, sosial, serta fungsi belajar sehingga berpotensi menurunkan kualitas hidup anak. Di sisi lain, kualitas hidup yang rendah juga dapat meningkatkan kerentanan terhadap infeksi melalui perilaku higienis yang kurang baik, sanitasi tidak memadai, dan daya tahan tubuh yang menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas hidup anak dengan insidensi infeksi helminth pada siswa SD Negeri 2 Dibal. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas 4-6, dengan total sampel 67 anak yang dipilih menggunakan metode total sampling. Variabel independen adalah kualitas hidup yang diukur menggunakan kuesioner PedsQL, sedangkan variabel dependen adalah infeksi helminth yang dinilai melalui pemeriksaan feses menggunakan metode direct smear. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji Chi-Square, namun dikarenakan asumsi Chi-Square tidak terpenuhi, maka menggunakan Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak memiliki kualitas hidup kategori sedang (46,3%) dan baik (44,8%), sedangkan insidensi infeksi helminth ditemukan pada 29,9% siswa. Uji bivariat menunjukkan nilai p = 0,792 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan signifikan antara kualitas hidup anak dengan insidensi infeksi helminth. Kesimpulannya, kualitas hidup berdasarkan skor PedsQL tidak berpengaruh terhadap kejadian infeksi helminth pada siswa SD Negeri 2 Dibal, sehingga faktor lain seperti perilaku kebersihan dan sanitasi lingkungan kemungkinan berperan lebih dominan.

References

Bestari, R. S., Santika Ayu, N., Aisyah, R., & Wijayanti, A. (2019). Pengaruh pengetahuan, sikap dan pemakaian alas kaki terhadap insidensi kecacingan pada siswa SD. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/handle/11617/12226

Zuchaliya, A., Sari, Y., Setyawan, S., & Mashuri, Y. A. (2021). The Relationship Between Soil-transmitted Helminth Infections and Clean and Healthy Living Behavior. Public Health Journal, 15(2), 57–63. https://doi.org/10.12928/dpphj.v15i2.3159

Degarege, A., Erko, B., Negash, Y., & Animut, A. (2022). Intestinal helminth infection, anemia, undernutrition and academic performance among school children in Northwestern Ethiopia. Microorganisms, 10(7). https://doi.org/10.3390/microorganisms10071353

Mathison, B. A., & Pritt, B. S. (2022). Parasites of the gastrointestinal tract. In Encyclopedia of Infection and Immunity (Vol. 3, pp. 136–203). https://doi.org/10.1016/B978-0-12-818731-9.00107-5

Mekonnen, Z., Hassen, D., Debalke, S., Tiruneh, A., Asres, Y., Chelkeba, L., Zemene, E., & Belachew, T. (2020). Soil-transmitted helminth infections and nutritional status of school children in government elementary schools in Jimma Town, Southwestern Ethiopia. SAGE Open Medicine, 8. https://doi.org/10.1177/2050312120954696

Nasution, R. K. A., Nasution, B. B., Lubis, M., & Lubis, I. N. D. (2019). Prevalence and knowledge of soil-transmitted helminth infections in Mandailing Natal, North Sumatera, Indonesia. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 7(20), 3443–3446. https://doi.org/10.3889/oamjms.2019.441

Prabandari, A. S., Ariwarti, V. D., Pradistya, R., & Sari, M. M. S. (2020). Prevalensi soil transmitted helminthiasis pada siswa sekolah dasar di Kota Semarang. Avicenna: Journal of Health Research, 3(1). https://doi.org/10.36419/avicenna.v3i1.337

Rohmah, F. A., Setiawan, R., Adriyani, R., & Sham, S. B. M. (2022). Personal hygiene as a risk factor of helminthiasis among primary school students in Asia and Africa: A literature review. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 14(3), 139–152. https://doi.org/10.20473/jkl.v14i3.2022.139-152

Smyth, M., Chan, J., Evans, K., Penner, C., Lakhani, A., Newlove, T., & Jacobson, K. (2021). Cross-sectional analysis of quality of life in pediatric patients with inflammatory bowel disease in British Columbia, Canada. Journal of Pediatrics, 238, 57–65.e2. https://doi.org/10.1016/j.jpeds.2021.07.036

Sunarpo, J. H., Ishartadiati, K., Al Aska, A. A., Sahadewa, S., & Sanjaya, A. (2023). The impact of soil-transmitted helminths infection on growth impairment: Systematic review and meta analysis. Healthcare in Low-Resource Settings. https://doi.org/10.4081/hls.2023.11742

Downloads

Published

2025-12-27

How to Cite

Adha, M., Fauzi, F. A. S. I., Fadhila, J. N., Irmanawati, A. N. T., & Bestari, R. S. (2025). HUBUNGAN KUALITAS HIDUP ANAK DENGAN INSIDENSI INFEKSI HELMINTH PADA SDN 2 DIBAL. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(3), 9252–9260. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52983