LAPORAN KASUS PASIEN DENGAN HEMATEMESIS MELENA ET CAUSA VARICEAL BLEEDING
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52926Keywords:
pendarahan saluran cerna atas, sirosis hati, varises esofagusAbstract
Perdarahan Saluran Cerna Bagian Atas (PSBCA) adalah kehilangan darah dalam lumen saluran cerna dimana saja, mulai dari esofagus sampai dengan duodenum di daerah ligamentum Treitz. Untuk keperluan klinik PSBCA dibedakan perdarahan varises esofagus dan non-varises. Perdarahan saluran cerna atas karena varises esofagus paling sering disebabkan oleh hipertensi portal yang kebanyakan disebabkan oleh sirosis hati. Varises esofagus adalah vena esofagus distal submukosa yang melebar yang menghubungkan sirkulasi porta dan sistemik. Hal ini terjadi akibat hipertensi portal (paling sering akibat sirosis hati), resistensi terhadap aliran darah porta, dan peningkatan aliran darah vena porta. Laporan kasus ini, seorang laki-laki berusia 64 tahun datang dengan keluhan mengalami muntah darah kehitaman lebih dari 5 kali dan BAB berwarna hitam lebih dari 10 kali dengan konsistensi lembek 1 hari sebelum masuk rumah sakit. Pada pemeriksaan fisik dalam batas normal. Pada pemeriksaan laboratorium di dapatkan adanya penurunan pada hemoglobin, hematokrit dan jumah eritrosit dan pada pemeriksaan USG abdomen didapatkan sirosis hati. Pasien memiliki riwayat hepatitis B dan tidak mengkonsumsi obat serta riwayat hipertensi tidak terkontrol oleh obat. Kesimpulan kasus ini adalah perdarahan saluran cerna atas yang disebabkan oleh varises esofagus karena sirosis hati dikarenakan hipertensi porta. Oleh karena itu, kepada pasien dengan hepatitis B perlunya melakukan mengonsumsi obat dan pemantauan untuk mencegah terjadinya komplikasi yang bertambah berat.References
Antunes, C., Tian, C., & Copelin, E. L., II. (2024). Upper gastrointestinal bleeding. StatPearls. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK470300/
Dadang, M., Achmad, F., Hasan, M., & Saskia, A. N. (2022). Konsensus nasional penatalaksanaan pendarahan saluran cerna bagian atas non-varises di Indonesia.
Darmadi, S., & Sania, A. N. (2024). Pendarahan saluran cerna atas. Termometer, 2(1). https://doi.org/10.55606/termometer.v2i1.2839
Effendi, J., Waleleng, B. J., & Sugeng, C. (2016). Profil pendarahan saluran cerna atas yang dirawat di RSUP Dr. R.D. Kandou Manado periode 2013–2015. e-CliniC. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/eclinic/article/view/13041/12625
Hutahaean, R. (2014). Hubungan gambaran USG pada penderita sirosis hati dengan fibrosis skor di Bagian Radiologi RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado periode Januari 2013–Desember 2013. e-CliniC, 2(1). https://doi.org/10.35790/ecl.v2i1.3667
Indonesian Society of Gastroenterology. (2014). National consensus on management of non-variceal upper gastrointestinal tract bleeding in Indonesia. https://www.actamedindones.org/index.php/ijim/article/download/84/80/159
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman nasional pelayanan kedokteran (PNPK) tatalaksana pendarahan saluran cerna atas.
Meseeha, M., & Attia, M. (2023). Esophageal varices. StatPearls. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK448078/
Risa, A. N., Indra, Z., & Diana, N. (2023). Case report: Diagnosis and treatment of esophageal varices. Medico. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/37004/28515
Setiati, S., Alwi, I., Sudoyo, A. W., Simadibrata, M., Setyohadi, B., & Syam, A. F. (Eds.). (2014). Buku ajar ilmu penyakit dalam (Jilid II). Interna Publishing.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dondie Dwi Prayitno, Pujo Hendriyanto, Velma Herwanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







