LAPORAN KASUS PASIEN DENGAN HEMATEMESIS MELENA ET CAUSA VARICEAL BLEEDING

Authors

  • Dondie Dwi Prayitno Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara, Jakarta, Indonesia
  • Pujo Hendriyanto Bagian Ilmu Penyakit Dalam Rumah Sakit Daerah K.R.M.T Wongsonegoro, Semarang, Indonesia
  • Velma Herwanto Bagian Ilmu Penyakit Dalam Rumah Sakit Daerah K.R.M.T Wongsonegoro, Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52926

Keywords:

pendarahan saluran cerna atas, sirosis hati, varises esofagus

Abstract

Perdarahan Saluran Cerna Bagian Atas (PSBCA) adalah kehilangan darah dalam lumen  saluran  cerna  dimana  saja,  mulai  dari esofagus  sampai  dengan  duodenum  di  daerah ligamentum Treitz. Untuk keperluan klinik PSBCA dibedakan perdarahan varises esofagus dan non-varises. Perdarahan saluran cerna atas karena varises esofagus paling sering disebabkan oleh hipertensi portal yang kebanyakan disebabkan oleh sirosis hati. Varises esofagus adalah vena esofagus distal submukosa yang melebar yang menghubungkan sirkulasi porta dan sistemik. Hal ini terjadi akibat hipertensi portal (paling sering akibat sirosis hati), resistensi terhadap aliran darah porta, dan peningkatan aliran darah vena porta. Laporan kasus ini, seorang laki-laki berusia 64 tahun datang dengan keluhan mengalami muntah darah kehitaman lebih dari 5 kali dan BAB berwarna hitam lebih dari 10 kali dengan konsistensi lembek 1 hari sebelum masuk rumah sakit. Pada pemeriksaan fisik dalam batas normal. Pada pemeriksaan laboratorium di dapatkan adanya penurunan pada hemoglobin, hematokrit dan jumah eritrosit dan pada pemeriksaan USG abdomen didapatkan sirosis hati. Pasien memiliki riwayat hepatitis B dan tidak mengkonsumsi obat serta riwayat hipertensi tidak terkontrol oleh obat. Kesimpulan kasus ini adalah perdarahan saluran cerna atas yang disebabkan oleh varises esofagus karena sirosis hati dikarenakan hipertensi porta. Oleh karena itu, kepada pasien dengan hepatitis B perlunya melakukan mengonsumsi obat dan pemantauan untuk mencegah terjadinya komplikasi yang bertambah berat.

References

Antunes, C., Tian, C., & Copelin, E. L., II. (2024). Upper gastrointestinal bleeding. StatPearls. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK470300/

Dadang, M., Achmad, F., Hasan, M., & Saskia, A. N. (2022). Konsensus nasional penatalaksanaan pendarahan saluran cerna bagian atas non-varises di Indonesia.

Darmadi, S., & Sania, A. N. (2024). Pendarahan saluran cerna atas. Termometer, 2(1). https://doi.org/10.55606/termometer.v2i1.2839

Effendi, J., Waleleng, B. J., & Sugeng, C. (2016). Profil pendarahan saluran cerna atas yang dirawat di RSUP Dr. R.D. Kandou Manado periode 2013–2015. e-CliniC. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/eclinic/article/view/13041/12625

Hutahaean, R. (2014). Hubungan gambaran USG pada penderita sirosis hati dengan fibrosis skor di Bagian Radiologi RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado periode Januari 2013–Desember 2013. e-CliniC, 2(1). https://doi.org/10.35790/ecl.v2i1.3667

Indonesian Society of Gastroenterology. (2014). National consensus on management of non-variceal upper gastrointestinal tract bleeding in Indonesia. https://www.actamedindones.org/index.php/ijim/article/download/84/80/159

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman nasional pelayanan kedokteran (PNPK) tatalaksana pendarahan saluran cerna atas.

Meseeha, M., & Attia, M. (2023). Esophageal varices. StatPearls. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK448078/

Risa, A. N., Indra, Z., & Diana, N. (2023). Case report: Diagnosis and treatment of esophageal varices. Medico. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/37004/28515

Setiati, S., Alwi, I., Sudoyo, A. W., Simadibrata, M., Setyohadi, B., & Syam, A. F. (Eds.). (2014). Buku ajar ilmu penyakit dalam (Jilid II). Interna Publishing.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Prayitno, D. D., Hendriyanto, P., & Herwanto, V. (2025). LAPORAN KASUS PASIEN DENGAN HEMATEMESIS MELENA ET CAUSA VARICEAL BLEEDING . PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(3), 10109–10114. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52926