HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF ANAK PRA SEKOLAH

Authors

  • Cici Liara Septi Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Dita Kristiana Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52822

Keywords:

kemampuan berpikir kreatif, pola asuh, pra sekolah

Abstract

Tingkat keterlambatan perkembangan anak di Indonesia diperkirakan sebesar 5-25% pada anak usia pra sekolah, diantaranya gangguan perkembangan kognitif.  Pemantauan tumbuh kembang secara nasional menunjukkan peningkatan dari tahun 2022 khususnya wilayah DIY mencapai 53,3% dengan target RENSTRA 85% sehingga terdapat 31,7 % anak belum melakukan pemantauan. Pola asuh orang tua adalah cara berinteraksi dan membimbing anak. Dengan menciptakan lingkungan suportif, pola asuh berperan membantu anak berkembang menjadi individu yang inovatif. Berdasarkan studi pendahuluan pada bulan juli 2025, terdapat siswa yang kurang berkreativitas dalam mengerjakan tugas. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kemampuan berpikir kreatif anak usia pra sekolah (5-6 tahun) di TKIT Salman Al Farisi 2 Klebengan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan  pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah siswa dan orang tua siswa sebanyak 52 orang, sampel penelitian sebanyak 30 responden, dipilih menggunakan simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan PSDQ dan TTCT. Analisis statistik menggunakan uji chi-square, namun tidak memenuhi persyaratan maka digunakan uji Mann-Whitney. Hasil menunjukkan mayoritas responden menggunakan pola asuh demokratis dengan kemampuan kreativitas baik sebanyak 23 responden (76%) dan yang memiliki kretivitas kurang baik sebanyak 1 responden (3,3%). Responden yang menggunakan pola asuh permisif dengan kemampuan berpikir kreatif baik dengan total skor > 75% sebanyak 1 responden (3,3%). Analisa bivariat menggunakan uji Mann-Whitney, berdasarkan uji Mann-Whitney diperoleh nilai sig = 0,618, hal ini menunjukkan nilai sig > 0,05 sehingga H0 diterima, kesimpulannya tidak terdapat hubungan signifikan dan kuat antara pola asuh orang tua dengan kemampuan berpikir kreatif anak usia pra sekolah (5-6 tahun).

References

Afendi, A. R. (2022). Improving Learning Creativity in Early Childhood Through Learning Media Loose Part : Energetic , Concentrated and Creative. 2(3), 0–6.

Agustia, E., Mukaromah, Z., & Safitri, A. A. (2025). Pengembangan kreativitas anak usia dini melalui aktivitas seni dan desain. Jurnal Sentral Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 33–37.

Ahmad, M., Sechi, C., & Vismara, L. (2024). Advance Maternal Age: A Scoping Review About the Psychological Impact on Mother, Infant, and Their Relationship. Behav Sci (Basel), 14(3). https://doi.org/10.3390/bs14030147

Amelia, Z., & Razahra. (2020a). Proses Berpikir Kreatif Anak Usia 5-6 Tahun Dalam. Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak …, 4(1), 18–33. http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/raudhatulathfal/article/view/5425%0Ahttp://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/raudhatulathfal/article/download/5425/3094

Amelia, Z., & Razahra. (2020b). Proses Berpikir Kreatif Anak Usia 5-6 Tahun Dalam Kegiatan Outbound. Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(1), 18–33.

Amseke, F. V., Wulandari, R. W., Nasution, L. R., Handayani, E. S., Sari, R. S., Reswari, A., Purnamasari, R., Khaidir, Diarfah, A. D., & Tafonao, I. (2021). Teori dan Aplikasi Psikologi Perkembangan. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.

Budiyanti, Y., Hayati, S., Tania, M., Irawan, E., & Kurniawati, N. (2021). Gambaran Perkembangan Anak Pra Sekolah Di Salah Satu Paud Di Kuningan. Jurnal Keperawatan BSI, 9(2), 278–282.

Creswell, J. W. (2014). Research Design Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications.

Fan, H., Feng, Y., & Zhang, Y. (2024). Parental involvement and student creativity: a three-level meta-analysis. Frontiers in Psychology, 15.

Fitriyah, F., Formen, A., & Suminar, T. (2022). Implementasi PAUD Holistik Integratif dalam Upaya Penguatan Sumber Daya Manusia Unggul. 418–422.

Hafizallah, Y.-. (2017). Tahap Dan Perkembangan Kreativitas Anak. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 2(1), 49–58. https://doi.org/10.14421/jga.2017.21-05

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate Data Analysis. Cengange learning EMEA.

Handayani, O. D., & Rinaldi, A. N. (2024). Pengaruh Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Terhadap Kesiapan Bersekolah. Jurnal Ilmiah Potensia, 9(2), 275–284.

Handayani, P. H., & Lestari, K. I. (2023). 21st Century Learning: 4C Skills In Case Method And Team Based Project Learning. Elementary School Journal Pgsd Fip Unimed, 13(2), 181–193.

Hayati, S. N., & Putro, K. Z. (2021). Bermain dan permainan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(1), 52–64.

Herniawati, A. (2023). Metode Bermain: Upaya Mengembangkan Kemampuan Kognitif Anak Di Era Kurikulum Merdeka. Jurnal Intisabi, 1(1), 10–18. https://doi.org/10.61580/itsb.v1i1.2

Jankowska, D. M., & Gralewski, J. (2022). The familial context of children’s creativity: parenting styles and the climate for creativity in parent–child relationship. Creativity Studies, 15(1), 1–24.

Kemenkes RI. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2014 Tentang Upaya Kesehatan Anak. Kementian Kesehatan RI.

Lestari, R., & Lingga, L. J. (2024). Analisis Faktor Penghambat Berpikir Kreatif Pada Siswa Dalam Pembelajaran IPAS Di Sekolah Dasar. Elementary School Education Journal, 8(3), 111–116.

Maimun. (2017). Psikologi Pengasuhan : Mengasuh Tumbuh Kembang Anak dengan Ilmu. Sanabil.

Maufiroh, U., Kuswandi, D., Samawi, A., & Arifin, I. (2025). Efektivitas Pembelajaran Berdiferensiasi Untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(5), 1261–1269.

Mayar, F., Uzlah, U., & Ermiwati, S. (2022). Pengaruh Lingkungan Sekitar Untuk Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini. 6(5), 4794–4802. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2665

Miftakhuddin, M., Raya, U. T., & Harianto, R. (2020). Anakku Belahan Jiwaku : Pola asuh yang tepat untuk membentuk psikis anak. CV Jejak. https://doi.org/10.31234/osf.io/8pj3b

Miyati, D. S., Rasamani, U. E. E., & Fitrianingtyas, A. (2021). Pengaruh Tingkat Pendidikan Orang Tua Terhadap Pola Asuh Anak. Jurnal Kumara Cendikia, 9(139–147).

Muhammad Daffa Maulana Nugraha, Aisykha Intania, Miftakhul Jannah, & Mahilda Dea Komalasari. (2025). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Kreativitas Anak di Lingkungan Keluarga. AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 2(1), 565–585. https://doi.org/10.71282/at-taklim.v2i1.88

Nadiya, I., & Maulidiyah, E. C. (2019). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun. PAUD Teratai, 8(1), 1–7.

Norfai. (2019). Statistik Non Parametrik Untuk Bidang Kesehatan (Teoritis, Sistematis dan Aplikatif). Lakeisha.

Nurjanah, N.E, Y., & Sumantri. (2024). Developing Creative Thinking In Preschool Children: A Comprehensive Review Of Innovative. European Journal Of Educational Research, 13(3), 1303–1319.

Pham, H. T., & Ng, B. (2019). Self-Esteem as the Mediating Factor between Parenting Styles and Creativity. International Journal of Cognition and Behaviour, 2(1), 1–8.

Ratnaningsih, E., Sumaryoto, & Widodo. (2025). The Impact of Parenting and Cognitive Styles on Student Creativity: A Meta-Analytic. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(9), 137–145.

Rohmah, U. (2025). Perkembangan dan Pendidikan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 130–138.

Septiadevana, R., Sugiharti, T., & Sari, E. P. M. (2024). Hubungan Pola Pengasuhan Orang Tua dan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(1), 252–259.

Siregar, R., Napitulu, & Wahyuningrym. (2023). Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik Dan Motivasi Belajar Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas V SD. Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP), 16(1).

Sit, M., Khadijah, Nasution, F., Wahyuni, S., Rohani, Nurhayani, Sitorus, A. S., & Armayanti, R. (2016). Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini Pengembangan Teori dan Praktik. In Perdana Publishing.

Suryadi, Dhieni, N., & Edwita. (2024). The Influence of Socio-Economic Status, Parenting Style, and Self-Control on Children’s Prosocial. Islamic Guidance and Counseling Journal, 8(1).

UNICEF. (n.d.). What is free play and why should you encourage it at home? Learn how playing independently can benefit your child’s development. UNICEF. Retrieved November 27, 2025, from https://www.unicef.org/parenting/child-care/what-is-free-play

Wathon, A. (2023). Upaya Mengembangkan Kreativitas Anaka Usia Dini Melalui Penggunaan Media Loose Parts. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(2), 139–160.

Yuliman, M. P. (2022). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perkembangan Kognitif Anak Usia Pra Sekolah (4-6 Tahun) Di TK Kemala Bayangkari 4 Kota Padang Tahun 2022. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Alifah Padang.

Downloads

Published

2025-12-27

How to Cite

Septi, C. L., & Kristiana, D. (2025). HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF ANAK PRA SEKOLAH. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(3), 9115–9127. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52822