HUBUNGAN ANTARA MASA KERJA DAN BEBAN KERJA DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PETANI DI DESA GUAAN KECAMATAN MOOAT

Authors

  • Alicia Putri Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sam Ratulangi
  • Budi T. Ratag Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sam Ratulangi
  • Paul A.T. Kawatu Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52764

Keywords:

Keluhan Muskuloskeletal, Masa Kerja, Beban Kerja

Abstract

Keluhan muskuloskeletal adalah keluhan yang berhubungan dengan sistem muskuloskeletal mencakup berbagai masalah pada otot dan kerangka yang dialami seseorang atau pekerja, mulai dari yang sangat ringan hingga yang sangat berat dan dapat memengaruhi sendi, tulang, otot dan beberapa area sistem tubuh seperti nyeri pada beberapa bagian tubuh. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keluhan muskuloskeletal salah satunya masa kerja dan beban kerja. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan antara masa kerja dan beban kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada petani di Desa Guaan Kecamatan Mooat. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dan desain studi Potong lintang. Jumlah sampel sebanyak 70 orang yang di ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, dan pengukuran denyut nadi menggunakan fingertip pulse oximetry. Analisis hubungan antara variabel menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil uji antara masa kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada petani menunjukkan nilai p = 0,015 dan nilai r = 0,288, yang menunjukkan adanya hubungan dengan kekuatan korelasi yang rendah. Hasil uji antara beban kerja dengan keluhan Muskuloskeletal pada petani menunjukkan nilai p = 0,721 dengan nilai r = 0,043, yang menunjukkan tidak terdapat hubungan. STerdapat hubungan dengan kekuatan korelasi yang lemah antara masa kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada petani di Desa Guaan Kecamatan Mooat, dimana semakin lama masa kerja maka semakin tinggi risiko mengalami keluhan muskuloskeletal. Tidak terdapat hubungan antara beban kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada petani di Desa Guaan Kecamatan Mooat.

References

Bongers, P. M., de Winter, C. R., Kompier, M. A. J., & Hildebrandt, V. H. (2002). Musculoskeletal disorders in the workplace: A review of the literature. Occupational Medicine, 52(5), 279-287.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2022). Statistik Ketenagakerjaan Indonesia 2022. Jakarta: BPS.

Gleadhill, C., Kamper, S. J., Lee, H., & Williams, C. M. (2021). Exploring Integrated Care For Musculoskeletal And Chronic Health Conditions. Journal Of Orthopaedic & Sports Physical Therapy, 51(6), 264–268.

Hutabarat, Y. (2017) Buku Dasar-Dasar Pengetahuan Ergonomi. Media Nusa Creativ Malang

Iridiastadi, H. and Yassierli (2014) Ergonomi Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2017. Jakarta: Kemenkes RI. (Diakses pada 22 Oktober 2025)

Kemenkes RI (2018) “Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018”. Jakarta. http://labmandat.litbang.kemkes.go.id/riset-badan-litbangkes/menuriskesnas/menu-riskesdas/426-rkd2018 (Diakses pada tanggal: 15 September 2025).

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2022 tentang Waktu Kerja dan Istirahat. Jakarta: Kemnaker RI.

Kumar, S., & Kumar, A. (2018). Work-related musculoskeletal disorders: A review of the literature. International Journal of Occupational Safety and Ergonomics, 24(1), 1-10.

Kurniawan, H., Yuliana, E., & Sari, D. (2019). Hubungan Masa Kerja dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Petani. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(1), 55–61.

Kurniawan, H. (2021) 'Masa Kerja dan Beban Kerja terhadap Keluhan Muskuloskeletal pada Pekerja Pertanian di Desa XYZ', Jurnal Kesehatan Masyarakat, 29(1), pp. 45-56.

Kuorinka, I., Jonsson, B., Kilbom, A., Vinterberg, H., Biering‐Sørensen, F., Andersson, G., & Jørgensen, K. (1987). Standardised Nordic questionnaires for the analysis of musculoskeletal symptoms. Applied Ergonomics, 18(3), 233–237. https://doi.org/10.1016/0003-6870(87)90010-X

Rahmawati, A. (2021) ‘Risk Factor Of Low Back Pain’, Jurnal Medika Hutama, 03.Available at: http://jurnalmedikahutama.com.

Riskesdas, K. (2018). Hasil Utama Riset Kesehata Dasar (Riskesdas). Journal Of Physics A: Mathematical And Theoretical, 44(8), 1–200.

Rizzo, A., Becker, J., and Taylor, P. (2019) 'Work-Related Musculoskeletal Disorders in Agricultural Workers: A Review', Journal of Occupational Health, 61(4), pp. 345-352.

Robbins, S.P. & Judge, T.A., 2017. Perilaku organisasi. Edisi ke-17. Jakarta: Salemba Empat.

Sari, R.A., & Supriyadi, S. (2021). Ergonomic risk factors and musculoskeletal complaints among farmers in Indonesia. Journal of Agromedicine, 26(3), 215-223.

Sari, D. A. P., Harahap, R. A., & Rambe, D. (2023). Analisis Beban Kerja terhadap Keluhan Musculoskeletal pada Petani Hortikultura. Jurnal Kesehatan Global, 8(1), 22–30.

Sanger, A. Y., & Paat, P. (2023). Beban Kerja dan Keluhan Musculoskeletal Disorders pada Petani Kelapa. Klabat Journal of Nursing, 5(2), 84–89. https://ejournal.unklab.ac.id/index.php/kjn/article/view/1014

Schramm, C. S., Sondakh, R. C., & Ratag, B. T. (2022). Hubungan Umur, Masa Kerja dan Posisi Kerja dengan Keluhan Muskuloskeletal pada Petani di Desa Tumaratas I. Jurnal Kesehatan Masyarakat Unsrat, 10(2), 75–82. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/kesmas/article/view/39218

Siregar, A., Nasution, R., Simanjuntak, D. & Lubis, F., 2021. Prevalensi Keluhan Muskuloskeletal dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya pada Pekerja Sektor Informal di Sumatera Utara. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(2), pp. 123–131.

Smith, B., Williams, C., and Taylor, D. (2017) 'The Impact of Work Duration on Musculoskeletal Complaints in Agricultural Workers', Journal of Agricultural Health, 45(2), pp. 123-130..

Suma’mur, P.K., 2014. Higiene perusahaan dan kesehatan kerja (Hiperkes). Jakarta: Sagung Seto.

Sumigar, C. K., Kawatu, P. A. T., & Warouw, F. (2021). Hubungan antara umur dan masa kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada petani di Desa Tambelang Minahasa Selatan. KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 10(2). https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/kesmas/article/view/39219

Tarwaka. (2010). Ergonomi Industri, Dasar-Dasar Pengetahuan Ergonomi dan Aplikasi di Tempat Kerja. Penerbit: Harapan Press Solo

Tarwaka (2015) Ergonomi Industri Dasar-Dasar Pengetahuan Ergonomi dan Aplikasi di Tempat Kerja. Surakarta: Harapan Press

Tololiu, N. D., Sumampouw, O. J., & Punuh, M. I. (2020). Gambaran postur kerja dan keluhan muskuloskeletal pada petani di Desa Kakenturan Kecamatan Modoinding. KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 9(2). https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/kesmas/article/view/41624

Tumbelaka, F. R. (2021). Hubungan antara umur dan masa kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada petani di Desa Tambelang, Minahasa Selatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Universitas Sam Ratulangi.

Utami, U., Karimuna, S. R., & Jufri, N. N. (2021). Hubungan Lama Kerja, Sikap Kerja, dan Beban Kerja dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders pada Petani Padi. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 6(2), 145–152. https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/2921

Vanchapo, A.R. (2020) Beban Kerja dan Stres Kerja. Penerbit Qiara Media. Available at: https://www.researchgate.net/publication/360576767.

Wauran, J. A., Kawatu, P. A., & Sumampouw, O. J. (2019). Hubungan antara masa kerja dan beban kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada pengrajin gerabah di Desa Pulutan Kecamatan Remboken Kabupaten Minahasa. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Universitas Sam Ratulangi.

Widati, R. R., & Dewi, R. K. (2021). Faktor Risiko Keluhan Muskuloskeletal pada Pekerja Sektor Pertanian. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 16(1), 44–50.

World Health Organization (WHO), 2021. Musculoskeletal conditions. Geneva: WHO. Available at: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/musculoskeletal-conditions [Accessed 28 Jul. 2025].

Wulandari, N., & Prasetyo, D. (2021). Beban kerja dan kesehatan muskuloskeletal pada petani hortikultura di Provinsi Y. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 19(3), 178–186.

Yuhefizar, Y. et al. (2019) ‘Alat Monitoring Detak Jantung Untuk Pasien Beresiko Berbasis IoT Memanfaatkan Aplikasi OpenSID berbasis Web’, Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi), 3(2), pp. 265–270. Available at: https://doi.org/10.29207/resti.v3i2.974.

Yusuf, A., Ismail, I., and Ridwan, M. (2018) 'Occupational Health Risks Among Horticultural Workers in Indonesia: Musculoskeletal Disorders', Journal of Agriculture and Rural Development, 25(3), pp. 99-108.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Putri, A., Ratag, B. T., & Kawatu , P. A. (2025). HUBUNGAN ANTARA MASA KERJA DAN BEBAN KERJA DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PETANI DI DESA GUAAN KECAMATAN MOOAT. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(3), 9933–9945. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52764