ANALISIS SISTEMATIS PENERAPAN PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PEKERJA SEKTOR INFORMAL DI INDONESIA: LITERATUR REVIEW
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52703Keywords:
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Pekerja Informal, Sektor Informal, Kajian LiteraturAbstract
Sektor informal memegang peranan penting dalam menopang perekonomian Indonesia karena mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Namun, aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada kelompok pekerja ini masih sering terabaikan. Studi ini bertujuan memberikan gambaran komprehensif mengenai bagaimana program K3 diterapkan di sektor informal Indonesia melalui analisis sistematis terhadap penelitian-penelitian terkait. Metode yang digunakan berupa tinjauan literatur sistematis terhadap 12 publikasi ilmiah yang dirilis dalam rentang 2015–2025 dan dikumpulkan dari beberapa basis data akademik, seperti Google Scholar, Portal Garuda, ResearchGate, dan DOAJ. Analisis dilakukan dengan pendekatan deskriptif tematik untuk mengidentifikasi pola pelaksanaan program, hambatan yang muncul, serta upaya strategis yang disarankan untuk memperkuat K3 di sektor informal. Temuan menunjukkan bahwa praktik K3 di sektor ini masih tergolong rendah. Hal tersebut disebabkan oleh terbatasnya pemahaman pekerja mengenai bahaya kerja, rendahnya penggunaan alat pelindung diri (APD), dan kurang optimalnya bimbingan atau pengawasan dari pihak pemerintah. Selain itu, belum adanya regulasi yang secara khusus mengatur sektor informal, minimnya sumber pendanaan, serta lemahnya koordinasi antarinstansi turut menjadi tantangan utama. Upaya perbaikan yang direkomendasikan meliputi penyelenggaraan pelatihan K3 yang berorientasi pada komunitas, optimalisasi peran Pos Upaya Kesehatan Kerja (Pos UKK), penyusunan kebijakan K3 yang lebih responsif, serta peningkatan kerja sama antara pemerintah, fasilitas layanan kesehatan, dan kelompok pekerja informal. Secara keseluruhan, kajian ini menegaskan perlunya kebijakan K3 yang lebih inklusif agar pekerja sektor informal memperoleh perlindungan keselamatan dan kesehatan yang setara dengan pekerja di sektor formal.References
Ana, S., Palin, Y., & Tonapa, E. (2025). Hubungan Penggunaan Apd, Pengetahuan K3, Dan Ergonomi Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Di Sektor Usaha Informal Pada Pekerja Pengemasan Ikan “Mandiri 77” Di Kecamatan Biduk-Biduk. 9(2022), 7324–7335.
Diani Laksono, A., Setyaningsih, Y., Lestantyo Fakultas Kesehatan Masyarakat, D., & Diponegoro Korespondensi penulis, U. (2024). Kepatuhan menggunakan alat pelindung diri (APD) di kalangan pekerja sektor informal di Indonesia: A literature review. Holistik Jurnal Kesehatan, 17(10), 922–930. http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/holistikDOI:https://doi.org/10.33024/hjk.v17i10.13617
Fitri Qur’ani, N. W. (2020). Penerapan Program Upaya Kesehatan Kerja pada Sektor Informal di Wilayah Kerja Puskesmas Bergas. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 4(1), 101–111. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/article/view/35737
Hayu Parmasari, D., Isnubroto, D., Jenderal Soedirman, U., & Negeri Semarang, P. (2024). Pencegahan Kelelahan Kerja Pada Sektor Informal Pekerja Penggilingan Padi: Literature Review. Indonesian Journal of Health Community, 5(2), 82–89. http://e-journal.ivet.ac.id/index.php/ijheco
Irvan Zebua, I. I., Baene, E., Telaumbanua, E., & Zebua, E. (2024). Analisis Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Dalam Meminimalisir Resiko Kerja Pada Pt. Pos Indonesia (Persero) Kantor Cabang Gunungsitoli. Jurnal GeoEkonomi, 15(2), 197–210. https://doi.org/10.36277/geoekonomi.v15i2.429
Khadijah, S., & Susilawati, S. (2024). Penerapan Perilaku Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Petani. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 2(2), 173–178. https://doi.org/10.69693/ijim.v2i2.124
Khafifatunnisa, S., Prayoga, D. Q., & Rahmatullah, P. S. (2024). Analisis Perlindungan Jaminan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Bagi Pekerja Anak Di Sektor Informal. Gudang Jurnal Multidisiplin …, 2, 299–304. https://gudangjurnal.com/index.php/gjmi/article/view/532%0Ahttps://gudangjurnal.com/index.php/gjmi/article/download/532/491
Kemenaker. (2022). Laporan Tahunan Kementerian Ketenagakerjaan: Pembinaan K3 di Sektor Informal. Jakarta: Kemenaker RI. https://kemnaker.go.id
Mayadilanuari, A. M., Nurvita, S., Natalia, V., Kurniawan, D., & Karangturi, U. N. (2025). Analisis Pelaksanaan Pos Upaya Kesehatan Kerja di Sektor Informal : Literature Review Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan , Fakultas Sains dan Program Studi Magister Farmasi Klinik , Fakultas Farmasi , Universitas Airlangga , Surabaya , Indonesia. 5(1), 1–5.
Nugraha, C. R., & Anis, M. (2020). Evaluasi Kinerja Penerapan SMK3 berdasarkan PP Nomor 50 Tahun 2012 di PT XYZ. University Research Colloqium, 24–32. https://repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/1119
Pradana, B., Tongko, M., & Dwicahya, B. (2023). Gambaran Penerapan Program Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) Pada Pekerja Sektor Informal di Kabupaten Banggai. Buletin Kesehatan Mahasiswa, 1(3), 101–109. https://doi.org/10.51888/jpmeo.v1i3.172
Prasetyo, E., Ulfa, M., & Mubaroq, M. H. (2024). Optimalisasi Peran Pos UKK (Upaya Kesehatan Kerja) pada Pekerja Sektor Informal di Kabupaten Kudus. Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Kesehatan, 1(1), 78–84. https://doi.org/10.70109/jupenkes.v1i1.11
Rafi’ah, & Maliga, I. (2021). Upaya Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada Sektor Informal di Kabupaten Sumbawa. Abdimas Singkerru, 1(2), 141–147.
Rafi’ah, R., Lestari, A., Maliga, I., Reni Handayani, A., & Adekayanti, P. (2024). Sosialisasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada Sektor Informal di Sumbawa. Padma, 4(1), 189–198. https://doi.org/10.56689/padma.v4i1.1379
Ramdan Muhammad Iwan. (2012). Memperbaiki Kondisi Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Sektor Informal Melalui Program Corporate Social Responsibility Perusahaan. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 15(01), 2–6.
Rhomadhoni, M. N., Sunaryo, M., Novembrianto, R., Nahdlatul, U., Surabaya, U., Wonosari, J., Surabaya, K., & Timur, J. (2021). Upaya Keselataman dan Kesehatan Kerja Di Sektor Informal Studi Pada Usaha Catering X Di Kota Surabaya. 11(April).
Romas, A. N., & Kumala, M. C. (2024). Kajian Aspek Keselamatan dan Kesehtan Kerja di Sektor Pembuatan Batu Bata. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 892–900.
Sukismanto, S., Suwarto, S., Kadaryati, S., & Prasetyaningrum, Y. I. (2023). Kebutuhan Pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Pos Upaya Kesehatan Kerja (Pos UKK) Bagi Pekerja Pada Pekerjaan Sektor Informal. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 13(1), 12–23. https://doi.org/10.52643/jbik.v13i1.2948
Susana Nora, E., Sahreny, S., Isramilda, Siregar Syahputra Febri, E., Sarkity, D., Intasir Pemberdy, M., & Isral Geiskha, A. (2025). Penyuluhan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) Bagi Nelayan Dalam Upaya Pencegahan Risiko Kecelakaan Kerja Di Laut Di Desa Pengundang Kecamatan Teluk Sebong. 3(1), 46–50.
Tahir, R. Bin, & Jariyanti, J. (2024). Implementasi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 8(1), 1296. https://doi.org/10.31764/jmm.v8i1.21003
Ulfah, M., Anies, A., & Adi, M. S. (2016). Hubungan Karakteristik Demografi, Faktor K3 (Keselamatan Dan Kesehatan Kerja) Dan Lingkungan Terhadap Kejadian Leptospirosis: Sebuah Studi Pada Pekerja Sektor Informal di Kota Semarang Tahun 2013-2016. 3, 1–16.
Widowati, E., Wahyuningsih, A. S., Seftyono, C., Hapsari, R. R. S., Dwijaningtyas, S., Rahayu, O., Sulistyani, U. N. L., & Kurniawan, M. (2024). Analysis of Occupational Accidents in Various Informal Sectors in Indonesia. Unnes Journal of Public Health, 13(2), 50–56. https://doi.org/10.15294/ujph.v13i2.4370
Zumala, F. M. (2023). Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Pengrajin Tulakir Fiberglass. Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat, 2(2), 73–87. https://doi.org/10.69883/jlkm.v2i2.28
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sarah Noviana Wlary, Yosepha Rada, Luh Putu Ruliati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







