GLAUKOMA ABSOLUT OCULUS DEXTRA DAN GLAUKOMA KRONIK OCULUS SINISTRA PADA PASIEN HIPERTENSI : LAPORAN KASUS

Authors

  • Veronica Melia Widodo Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Tarumanagara, Jakarta
  • Nanik Sri Mulyani Departemen Ilmu Kesehatan Mata, RSD K.R.M.T. Wongsonegoro Kota Semarang, Jawa Tengah
  • Meriana Rasyid Departemen Ilmu Kesehatan Mata, RSD K.R.M.T. Wongsonegoro Kota Semarang, Jawa Tengah

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52565

Keywords:

glaukoma absolut, glaukoma kronik, hipertensi, neuropati optik, tekanan intraokular

Abstract

Glaukoma merupakan penyebab kebutaan ireversibel kedua terbanyak di dunia setelah katarak, ditandai dengan kerusakan saraf optik progresif akibat peningkatan tekanan intraokular (TIO). Glaukoma absolut adalah tahap akhir dari glaukoma dengan kehilangan total persepsi cahaya, sedangkan glaukoma kronik berkembang perlahan dan masih dapat dikendalikan dengan terapi yang tepat. Faktor sistemik seperti hipertensi dapat memperburuk perfusi kepala saraf optik sehingga mempercepat progresivitas penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk melaporkan perjalanan klinis, diagnosis, dan tatalaksana pasien dengan glaukoma absolut oculus dextra dan glaukoma kronik oculus sinistra dengan riwayat hipertensi lama. Desain penelitian berupa studi deskriptif laporan kasus terhadap seorang perempuan berusia 58 tahun dengan data yang diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan oftalmologis mencakup visus, dan tekanan intraokular. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan temuan klinis terhadap literatur. Hasil menunjukkan pada mata kanan visus 0 dengan tekanan intraokular 36 mmHg, pupil midriasis nonreaktif, dan kornea edematous, sedangkan mata kiri memiliki visus 6/9 dengan tekanan intraokular 14 mmHg. Pasien memiliki riwayat hipertensi kronik. Kasus ini menunjukkan bahwa peningkatan tekanan intraokular yang tidak terkontrol dalam jangka panjang menyebabkan kerusakan saraf optik permanen dan kebutaan total. Pengendalian tekanan intraokular, pemantauan faktor vaskular sistemik, dan deteksi dini glaukoma penting untuk mencegah progresivitas penyakit menuju tahap absolut.

References

Dietze, J., Vogel, R., & Meyer, L. (2023). Systemic hypertension and its relationship with glaucoma progression: A vascular perspective. Journal of Ophthalmic Research, 45(2), 112–120.

Ilyas, S., & Yulianti, S. R. (2011). Ilmu Penyakit Mata. Balai Penerbit FKUI.

Kanski, J. J. (2020). Clinical ophthalmology: A systematic approach (9th ed.). Elsevier.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2013. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Mahabadi, N., Akbari, M., & Khodaparast, M. (2023). Efficacy of intraocular pressure reduction in preventing optic nerve damage in glaucoma patients. International Journal of Ophthalmology, 16(4), 327–333.

Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI). (2019). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran (PNPK) Glaukoma. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Salmon, J. F., & Kanski, J. J. (2020). Glaucoma. In Clinical ophthalmology: A systematic approach (9th ed., pp. 331–398). Elsevier.

Sitorus, R. S., Widyaputri, F., & Nugraha, R. (2020). Profil kebutaan akibat glaukoma di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta. Jurnal Oftalmologi Indonesia, 18(1), 45–52.

Vaughan, D., & Asbury, T. (2019). General ophthalmology (19th ed.). McGraw-Hill Education.

Weinreb, R. N., Aung, T., & Medeiros, F. A. (2014). The pathophysiology and treatment of glaucoma: A review. JAMA, 311(18), 1901–1911.

Zhao, D., Cho, J., Kim, M. H., & Friedman, D. S. (2014). Systemic hypertension and risk of open-angle glaucoma: A meta-analysis. American Journal of Ophthalmology, 158(1), 131–142.

Downloads

Published

2025-12-23

How to Cite

Widodo, V. M., Mulyani, N. S., & Rasyid, M. (2025). GLAUKOMA ABSOLUT OCULUS DEXTRA DAN GLAUKOMA KRONIK OCULUS SINISTRA PADA PASIEN HIPERTENSI : LAPORAN KASUS. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(3), 8240–8245. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52565