EKSPLORASI PERMASALAHAN MATERNAL NEONATAL DI KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA

Authors

  • Nicholas Edwin Handoyo Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan, Universitas Nusa Cendana
  • Lasarus Jehamat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Nusa Cendana
  • Mega Liufeto Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52301

Keywords:

Angka Kematian Ibu, Angka Kematian Bayi, Maternal Neonatal

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan derajat kesehatan masyarakat. AKI dan AKB kabupaten Timor Tengah Utara 3 tahun terakhir cenderung mengalami kenaikan. Kasus AKI tercatat sebanyak 7 kasus tahun 2020, meningkat menjadi 11 kasus di tahun 2021, dan mencapai 19 kasus di tahun 2022. Sementara untuk AKB tercatat 46 kasus di tahun 2020, menurun menjadi 34 kasus pada tahun 2021, namun meningkat kembali sebanyak 45 kasus di tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penyebab tingginya angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten TTU serta merumuskan alternatif solusi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode Focused Group Discussion (FGD). Informan terdiri atas petugas fasilitas kesehatan (dokter spesialis SpOG dan SpA, direktur rumah sakit, kepala puskesmas/Pengelola KIA, dokter umum, bidan, dan perawat) serta masyarakat (ibu hamil, keluarga, dan tokoh masyarakat). Data dikumpulkan melalui wawancara dengan metode FGD, direkam, ditranskripsi dan dianalisis secara kualitatif dengan metode analisis tema. Tinggi angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten TTU, Provinsi Nusa Tenggara Timur tidak hanya disebabkan oleh minimnya kapasitas dan kurangnya akses terhadap fasilitas pelayanan kesehatan dan unit pendukungnya seperti unit darah PMI, namun ternyata multi faktor. Faktor yang turut berperan dan perlu diintervensi adalah faktor pendidikan & pengetahuan masyarakat tentang kesehatan yang kurang, masih kentalnya budaya yang tidak mendukung kesehatan, kemiskinan, dan belum nampaknya peran lintas sektor (tokoh masyarakat, tokoh agama). Oleh karena itu dibutuhkan kerja sama lintas sektoral untuk mengurangi angka kematian ibu & bayi di kabupaten TTU.

References

Athena A. dan Soerachman, R. 2014. Kesehatan Ibu dan Bayi Yang Melakukan Tradisi Sei dan Gambaran Kesehatan Lingkungan Rumah Bulat di Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timor. Jurnal Kesehatan Reproduksi, Vol. 5, No.1, 2014, hlm. 59-66

Elison, N. K., & Munti, N. Y. S. (2019). Electronic Midwife Registry: Upaya untuk Menurunkan Angka Kematian Ibu di Indonesia. Jurnal Doppler Universitas Pahlawan Tuanku Tambusal, 3(2).

Hanifah, Astin Nur. 2018. Peran Bidan Dalam Menghadapi Budaya Panggang Dan Tatobi Ibu Nifas Pada Suku Timor Di Kecamatan Mollo Tengah Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun 2016. Jurnal Info Kesehatan. Vol 16, No.1, Juni 2018, pp. 119-130. P-ISSN 0216-504X, E-ISSN 2620-536X Journal DOI: https://doi.org/10.31965/ infokes.

Haffiyan, Rizki Zhafir (2022). Tradisi Panggang Api (Sei) : Paradoks Kesehatan dan Nilai yang Dianut oleh Masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT). https://wartaeq.com/tradisi-panggang-api/, diunduh 15/08/2022, pukul 20.23 wita.

Kemenkes RI. (2022). Turunkan Angka Kematian Ibu, Menkes Canangkan Gerakan Bumil Sehat. Kemenkes RI. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/bac a/rilis media/20221222/2142090/turunkan angka-kematian-ibu-menkes canangkan-gerakan-bumil-sehat/

Lengkong, G. T., Langi, F., & Posangi, J. (2020). Faktor yang Berhubungan dengan Kematian Bayi di Indonesia. Jurnal KESMAS, 9(4), 41–47.

Naviandi, U., Wahyuni, S., Ikawati, D., Handiyatmo, D., Parwoto, & Trisnani, D. (2020) ‘Mortalitas di Indonesia Hasil Long Form Sensus Penduduk 2020. In Badan Pusat Statistik (pp. 1–98).

Noftalina, E. (2021). Upaya Peningkatan Pengetahuan Mengenai Tanda Bahaya Nifas dan Bayi Baru Lahir. Jurnal Inovasi & Terapan Pengabdian Masyarakat, 1(1).

Olla, Denys Inyo Olla, Romeo, Petrus, dan Limbu, Ribka, 2022. Gambaran Budaya Neno Bo’ha Pada Ibu Melahirkan Di Desa Tobu Kecamatan Tobu Kabupaten Timor Tengah Selatan Jurnal Pangan Gizi Dan Kesehatan. Vol. 11 No. 2 (2022):

Permenkes. (2014). Upaya Kesehatan Anak. In Procedia Manufacturing.

Permata Sari, I., Afny Sucirahayu, C., Ainun Hafilda, S., Nabila Sari, S., Safithri, V., Febriana, J., & Hasyim, H. (2023) ‘Faktor Penyebab Angka Kematian Ibu Dan Angka Kematian Bayi Serta Strategi Penurunan Kasus (Studi Kasus Di Negara Berkembang) : Sistematic Review’, Prepotif Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(3), 2023.

Sinu, Elisabeth Brielin. 2023. Analisis Angka Kematian Bayi Di Provinsi Nusa Tenggara Timur Dengan Model Regresi Spasial. Jurnal Kajian dan Penelitian Umum. Vol. 1, No. 6, 2023, hlm 287-299

Sumarni. (2023). Manajemen Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny ”S” dengan Nyeri Punggung di Wilayah Kerja Puskesmas Lasepang Kabupaten Bantaeng. 5(1), 21–26. https://doi.org/10.24252/jmw.v5i1.353 70

United Nations Inter-agency Group for Child Mortality E, & (UNIGME), S. (2024). Level and Trends in Child Mortality. In United Nations Children’s Fund.

WHO. (2024). Angka Kematian Bayi Baru Lahir. https://www.who.int/news-room/fact sheets/detail/newborn-mortality

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Handoyo, N. E., Jehamat, L., & Liufeto, M. (2025). EKSPLORASI PERMASALAHAN MATERNAL NEONATAL DI KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA . PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(3), 10323–10334. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52301