PILOT STUDY : VARIASI KUALITAS TIDUR PERAWAT PADA BERBAGAI UNIT KERJA DI SEBUAH RS TIPE-B DI KOTA SEMARANG
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52245Keywords:
kualitas tidur, perawat, PSQI, rumah sakit, unit kerjaAbstract
Banyaknya prevalensi kualitas tidur yang rendah pada perawat dapat diakibatkan oleh shift kerja dan beban kerja yang berbeda. Perawat dengan kualitas tidur buruk sering mengalami kantuk dan kelelahan di siang hari yang mempengaruhi kinerja mereka. Selain itu, kualitas tidur yang rendah berhubungan dengan risiko penyakit jantung koroner dan stroke. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kualitas tidur perawat di berbagai unit kerja RSUD Dr. Adhyatma, MPH Semarang. Menggunakan desain observasional analitik dan pendekatan cross sectional, penelitian ini dilakukan pada sampel perawat yang bekerja di IGD, rawat inap, rawat jalan, ICU dan IBS RSUD Dr. Adhyatma, MPH Semarang sebanyak 90 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dan pengumpulan data mencakup kuesioner PSQI. Analisis data menggunakan uji Kruskal Wallis untuk menganalisis perbedaan kualitas tidur di berbagai unit kerja dan uji Mann Whitney untuk menganalsis perbedaan kualitas tidur antar 2 unit kerja dengan nilai signifikansi p<0,05. Mayoritas kualitas tidur buruk didapatkan pada perawat rawat inap (73,68%) sedangkan mayoritas kualitas tidur baik pada perawat rawat jalan (72,23%). Hasil uji Kruskal Wallis menunjukan tidak terdapat perbedaan kualitas tidur di berbagai unit kerja dengan (p=0,095>0,05). Sedangkan hasil uji Mann Whitney terdapat perbedaan kualitas tidur perawat rawat inap dengan rawat jalan (p=0,025), rawat inap dengan ICU (p=0,031) dan rawat inap dan IBS (p=0,024). Terdapat perbedaan kualitas tidur perawat di rawat inap dengan rawat jalan, rawat inap dengan ICU dan rawat inap dengan IBS di RSUD Dr. Adhyatma, MPH Semarang.References
Alharbi, S., & Hasan, A. A. (2019). Occupational stress, coping strategies, and quality of life among nurses in general and psychiatric setting in Jeddah City—KSA. Open Journal of Psychiatry, 9(2), 124–137. https://doi.org/10.4236/ojpsych.2019.92010
Batubara, G. J. (2018). Hubungan kualitas tidur dengan working memory pada dokter muda di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan (Skripsi).
Hikmawati, A. N. & Maulana, N. (2020). Beban kerja berhubungan dengan stres kerja perawat. Jurnal Ilmiah, 2(3), 95–102. http://jurnal.rs-amino.jatengprov.go.id/index.php/JIKJ/article/view/23
Latifa Karlinda, Faridah Aini, A. W. (2021). Gambaran kualitas tidur perawat pasien COVID-19 setelah satu tahun pandemi COVID-19. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 4(3), 645–652.
Romadhoni, R. D., & Pudjirahardjo, W. J. (2021). Beban kerja obyektif tenaga perawat di pelayanan rawat inap rumah sakit, 7823–7830.
Safitrie, A., & Ardani, M. H. (2013). Studi komparatif kualitas tidur perawat shift dan non shift di unit rawat inap dan unit rawat jalan. Prosiding Konferensi Nasional PPNI Jawa Tengah, 17–23.
Saftarina, F., & Hasanah, L. (2013). Hubungan shift kerja dengan gangguan pola tidur pada perawat instalasi rawat inap di RSUD Abdul Moeloek. Medula, 2, 28–38.
Saftarina, F., Wintoko, R., & Handayani, W. (2014). The correlation of anxiety levels with shift work inpatient installation nurses working in shift and non-shift in Dr. H. Abdul Moeloek Public Hospital in Bandar Lampung. Jurnal Majority, 3(6), 142–150.
Sanchez-Romero, S., Ruiz-Fernandez, M. D., Fernandez-Medina, et al. (2022). Experiences of suffering among nursing professionals during the COVID-19 pandemic: A descriptive qualitative study. Applied nursing research: ANR, 66, 151603. https://doi.org/10.1016/j.apnr.2022.151603
Surani, S., Hesselbacher, S., & Surani, S. (2015). Sleep quality and vigilance differ among inpatient nurses based on shift. Journal of Patient Safety, 11(4), 215–218. https://doi.org/10.1097/PTS.0000000000000084
Suryani, E., & Rambe, N. (2022). Analisis pengaruh beban kerja perawat terhadap kualitas pelayanan keperawatan RSUD Kota Padangsidimpuan. Jurnal Mutiara Ners, 5(1), 7–14. https://doi.org/10.51544/jmn.v5i1.1956
Tarhan, M., et al. (2018). The sleep quality of nurses and its influencing factors. Eurasian Journal of Pulmonology, 20(2), 78–84. https://doi.org/10.4103/ejop.ejop
Usman, A., et al. (2021). Risiko peningkatan hormon kortisol pada hipertensi gestasional. Jurnal Ilmiah Obsgin, 13(4), 182–192.
Utami, A., & Bayhakki. (2009). Perbedaan tingkat toleransi perubahan irama sirkadian perawat tanpa kerja shift malam, dengan dua dan tiga shift malam. JIK, 4(2).
Wicaksono, … (2013). Faktor dominan yang berhubungan dengan kualitas tidur pada mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga. Critical Medical and Surgical Nursing Journal, 1(2), 92–101.
Yuliani, E., Widyastuti, R., & Nurdiana, D. (2020). Hubungan beban kerja dengan kelelahan kerja perawat di ruang rawat inap. Jurnal Keperawatan Indonesia, 23(2), 95–103. https://doi.org/10.7454/jki.v23i2.1007
Zeng, L. N., et al. (2020). Prevalence of poor sleep quality in nursing staff: A meta-analysis of observational studies. Behavioral Sleep Medicine, 18(6), 746–759. https://doi.org/10.1080/15402002.2019.1677233
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Bintang Tatius, Nabil Hajar, Iseu Aisah, Raihany Aulia Putri, Alya Aleyda Qosim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







