LAPORAN KASUS : PASIEN EKSASERBASI SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS BERDASARKAN KRITERIA MEX-SLEDAI

Authors

  • Muhammad Iqram Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara
  • Cristina Tarigan Bagian Penyakit Dalam RSUD Ciawi Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara
  • Alfianto Martin Bagian Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52231

Keywords:

Kata kunci: Sistemik lupus eritematosus, kortikosteroid, autoimun

Abstract

Systemic lupus erythematosus (SLE) merupakan penyakit autoimun multisistem dengan perjalanan kronis, morbiditas tinggi, serta ketergantungan pada terapi kortikosteroid yang dapat menyebabkan kerusakan organ jangka panjang. Manifestasi klinis SLE sangat beragam, mulai dari gejala ringan hingga kondisi yang mengancam nyawa, dengan prevalensi lebih tinggi pada wanita usia subur. Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala klinis khas dan pemeriksaan serologis, namun sering kali menimbulkan tantangan karena variasi gejala. Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan perjalanan klinis pasien SLE eksaserbasi, hasil pemeriksaan penunjang, serta pendekatan terapi yang diberikan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh secara longitudinal melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, penatalaksanaan, dan evaluasi tindak lanjut. Informasi dihimpun dari catatan medis dan observasi langsung, kemudian dianalisis secara sistematis dan disajikan dalam bentuk laporan kasus. Seorang wanita berusia 20 tahun datang dengan keluhan demam selama dua minggu, disertai kelemahan tubuh, ruam kemerahan menyebar, serta nyeri pada sendi besar. Pasien memiliki riwayat SLE dua tahun sebelumnya dan rutin menggunakan metilprednisolon. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan anemia, hiponatremia, leukopenia, uremia, serta peningkatan enzim hati. Diagnosis ditegakkan sebagai SLE eksaserbasi dengan memenuhi kriteria MEX-SLEDAI. Pasien mendapatkan terapi cairan intravena, antipiretik, antibiotik, kortikosteroid, serta terapi suportif lain sesuai panduan klinis. Kesimpulan laporan kasus ini menegaskan pentingnya pengenalan dini eksaserbasi SLE, pemeriksaan laboratorium komprehensif, serta penatalaksanaan berbasis panduan untuk mencapai remisi dan mencegah kekambuhan.

References

Choi, M. Y., & Costenbader, K. H. (2022). Understanding the concept of pre-clinical autoimmunity: Prediction and prevention of systemic lupus erythematosus: Identifying risk factors and developing strategies against disease development. Frontiers in Immunology, 13, 890522. https://doi.org/10.3389/fimmu.2022.890522

Dima, A., Jurcut, C., Chasset, F., Felten, R., & Arnaud, L. (2022). Hydroxychloroquine in systemic lupus erythematosus: overview of current knowledge. Therapeutic Advances in Musculoskeletal Disease, 14, 1759720X211073001. https://doi.org/10.1177/1759720X211073001

Fanouriakis, A., Kostopoulou, M., Andersen, J., Aringer, M., Arnaud, L., Bae, S.-C., Boletis, J., Bruce, I. N., Cervera, R., Doria, A., Dörner, T., Furie, R. A., Gladman, D. D., Houssiau, F. A., Inês, L. S., Jayne, D., Kouloumas, M., Kovács, L., Mok, C. C., … Boumpas, D. T. (2024). EULAR recommendations for the management of systemic lupus erythematosus: 2023 update. Annals of the Rheumatic Diseases, 83(1), 15–29. https://doi.org/10.1136/ard-2023-224762

Kandane-Rathnayake, R., Milea, D., Louthrenoo, W., Hoi, A., Golder, V., Cho, J., Lateef, A., Luo, S.-F., Wu, Y.-J. J., Hamijoyo, L., Sockalingam, S., Li, Z., Navarra, S., Zamora, L., Harigai, M., Katsumata, Y., Chan, M., Hao, Y., Zhang, Z., … Morand, E. (2025). Longitudinal associations of flare and damage accrual in patients with systemic lupus erythematosus. Lupus Science & Medicine, 12(1). https://doi.org/10.1136/lupus-2024-001363

Piga, M., & Arnaud, L. (2021). The main challenges in systemic lupus erythematosus: Where do we stand? Journal of Clinical Medicine, 10(2), 243. https://doi.org/10.3390/jcm10020243

Rua-Figueroa Fernández de Larrinoa, Í., Lozano, M. J. C., Fernández-Cid, C. M., Cobo Ibáñez, T., Salman Monte, T. C., Freire González, M., Hidalgo Bermejo, F. J., Román Gutiérrez, C. S., & Cortés-Hernández, J. (2022). Preventing organ damage in systemic lupus erythematosus: the impact of early biological treatment. Expert Opinion on Biological Therapy, 22(7), 821–829. https://doi.org/10.1080/14712598.2022.2096406

Skhiri, S., Baya Chatti, A., Toujani, S., Meddeb, Z., Abdelkefi, C., El Ouni, A., Hamzeoui, S., Larbi, T., & Bouslama, K. (2022). Ab0485 triggers of disease flares in systemic lupus erythematosus. Annals of the Rheumatic Diseases, 81(Suppl 1), 1370. https://doi.org/10.1136/annrheumdis-2022-eular.1847

Ugarte-Gil, M. F., Mendoza-Pinto, C., Reátegui-Sokolova, C., Pons-Estel, G. J., van Vollenhoven, R. F., Bertsias, G., Alarcon, G. S., & Pons-Estel, B. A. (2021). Achieving remission or low disease activity is associated with better outcomes in patients with systemic lupus erythematosus: a systematic literature review. Lupus Science & Medicine, 8(1), e000542. https://doi.org/10.1136/lupus-2021-000542

Downloads

Published

2025-12-23

How to Cite

Iqram, M., Tarigan, C., & Martin, A. (2025). LAPORAN KASUS : PASIEN EKSASERBASI SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS BERDASARKAN KRITERIA MEX-SLEDAI. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(3), 8412–8418. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52231