HEMODIALISIS DI FASILITAS KESEHATAN RAWAN BENCANA : ANALISIS KUALITATIF BERBASIS RESILIENT HEALTH SYSTEM WHO

Authors

  • Santi Setiawati FKM Universitas Andalas
  • Dien Gusta Anggraini Nursal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Andalas
  • Yessy Markolinda Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Andalas

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52173

Keywords:

bencana, hemodialisis, ,Resilience, ,rumah sakit

Abstract

Layanan hemodialisis (HD) merupakan layanan kritis yang sangat bergantung pada infrastruktur seperti air bersih bertekanan, listrik stabil, serta mesin reverse osmosis (RO), sehingga mudah terganggu saat bencana. Indonesia sebagai negara rawan bencana menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan kesinambungan layanan HD. Penelitian ini bertujuan menganalisis ketangguhan layanan HD di fasilitas kesehatan rawan bencana berdasarkan kerangka Resilient Health System WHO dan menggali pengalaman subjektif pasien serta tenaga kesehatan mengenai gangguan layanan. Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Informan terdiri dari 15 partisipan: enam pasien HD, tiga keluarga pendamping, empat perawat, satu dokter penanggung jawab, dan satu manajemen rumah sakit, yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, serta telaah dokumen. Analisis data dilakukan menggunakan thematic analysis Braun & Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketergantungan pada air, listrik, dan mesin RO menyebabkan penghentian layanan HD secara total saat bencana, dan tidak terdapat prosedur alternatif yang baku. Ketangguhan layanan lebih banyak bergantung pada adaptasi individu tenaga kesehatan, misalnya penjadwalan ulang pasien, koordinasi informal, dan prioritas pasien risiko tinggi. Sementara itu, SOP khusus bencana, rencana kontinjensi HD, sistem rujukan darurat, dan koordinasi lintas sektor belum berjalan efektif. Penelitian menyimpulkan bahwa ketangguhan layanan HD di Indonesia masih dominan berbasis improvisasi dan belum ditopang oleh ketangguhan sistemik sebagaimana direkomendasikan WHO. Penguatan rencana kontinjensi HD, sistem informasi rujukan, dan jaringan layanan antar fasilitas diperlukan untuk mewujudkan resilience by design.

References

Ahern, M., Kovats, R. S., & Wilkinson, P. (2021). Global health impacts of floods. Journal of Public Health, 43(1), 12–20.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.

Centers for Medicare & Medicaid Services. (2017). Guide for Chronic Dialysis Facilities: All-Hazards Emergency Preparedness.

Djalante, R. (2019). Disaster risk reduction in Indonesia. International Journal of Disaster Risk Science, 10(1), 121–129.

Fresenius Kidney Care Philippines. (2021). Preparing for natural disasters: A guide for patients on dialysis.

Fresenius Medical Care. (2021). Global disasters and conflict: Annual medical report.

Kaplan, A. A., Forman, J. P., & McCartney, S. L. (2015). Disaster preparedness and awareness of patients on hemodialysis after Hurricane Sandy. Clinical Journal of the American Society of Nephrology, 10(8), 1389–1396.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan No. 75 Tahun 2019 tentang Manajemen Bencana Rumah Sakit.

Kimmel, P. L., & Patel, S. S. (2023). Conflict nephrology: War and natural disasters. Kidney360, 4(3), 313–321.

Koike, S., Hirakata, H., & Nakamoto, M. (2015). Dialysis care disruption after the 2011 Japan earthquake and tsunami. Clinical Journal of the American Society of Nephrology, 10(1), 146–156.

ManilaMed Hemodialysis Unit. (2019). Hemodialysis unit disaster preparedness. World Kidney Day.

Mafra, D., & Lopes, A. (2020). Hemodialysis preparedness and disaster resilience: Lessons from global crises. Kidney International Reports, 5(9), 134–142.

Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI). (2023). Indonesian Renal Registry 2023.

Philippine Society of Nephrology. (2022). PSN@50: Weathering the storm – Reflections on disaster preparedness for dialysis patients.

Seidi, P., & Sattari, A. (2021). Hospital resilience in disasters: A systematic review. Disaster Medicine and Public Health Preparedness, 15(4), 431–440.

United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR). (2015). Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015–2030.

World Health Organization. (2021). Building Health System Resilience: WHO Guidance. Geneva: WHO Press.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Setiawati, S., Nursal, D. G. A., & Markolinda, Y. (2025). HEMODIALISIS DI FASILITAS KESEHATAN RAWAN BENCANA : ANALISIS KUALITATIF BERBASIS RESILIENT HEALTH SYSTEM WHO . PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(3), 10473–10481. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52173