STRATEGI PENAMBAHAN TITIK BARCODE DAN NUDGING UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI PASIEN DALAM SURVEI KEPUASAN DI RSKGM FKG UI
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.51984Keywords:
barcode/QR code; nudging; survei kepuasan; partisipasi pasien; mutu pelayananAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan indikator proses berupa tingkat partisipasi dan persepsi kemudahan pengisian survei antara periode sebelum dan sesudah intervensi berupa penambahan titik barcode (QR) dan penerapan nudging pada sampel independen. Metode yang digunakan yakni kuasi-eksperimen kelompok non-ekuivalen (perbandingan kelompok statis) dengan sampel independen (pra n=10; pasca n=10). Intervensi meliputi desain ulang poster barcode dengan nudging serta penambahan titik penempatan di area strategis (CS lantai 1; kasir klinik lantai 2–4; mading/tangga lantai 2–3). Nudging yang diterapkan: (1) point-of-choice prompt (penempatan poster di titik keputusan pasien); (2) ajakan bertindak yang dibingkai, yakni “Ayo bantu kami meningkatkan pelayanan! Scan barcode, klik, isi survei”—untuk menonjolkan arti-penting dan mengarahkan langkah aksi (scan–klik–isi). Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen perbandingan kelompok statis dengan metode campuran konvergen paralel pada sampel independen (pra n=10, pasca n=10), menggabungkan data kuantitatif survei Likert P1-P6 melalui barcode QR dan data kualitatif ulasan terbuka Google Form. Intervensi meliputi penambahan titik barcode strategis dan nudging "Ayo scan-klik-isi". Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor P1–P6 meningkat dari 17,4 menjadi 18,7 (Δ=+1,3), terbesar pada kemudahan menemukan barcode (P1) dan kejelasan informasi (P4). Partisipasi meningkat pada periode implementasi; Agustus tercatat 49 responden mengisi survei setelah perluasan titik barcode dan sosialisasi. Temuan kualitatif: barcode lebih mudah ditemukan dan proses lebih jelas (selaras dengan salience + simplifikasi). Dalam perbandingan sampel independen, periode pasca intervensi menunjukkan peningkatan kemudahan akses dan survei partisipasi dibandingkan pra intervensi di RSKGM FKG UI. Karena desain non-equivalent groups, inferensi kausal belum dapat ditegakkan; Diperlukan observasi berseri lebih panjang dan/atau kelompok kontrol (seperti: deret waktu terputus, perbedaan-dalam-perbedaan, atau irisan bertahap).References
Amelia, D., & Desheila, V. (2023). Hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat inap di rumah sakit. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 11(2), 134–142. https://doi.org/10.20473/jaki.v11i2
Amelia, R., & Desheila, D. (2023). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pasien rawat inap. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 11(2), 145–156. https://doi.org/xxxx
Maghfiroh, S., & Oktamianti, R. (2022). Pergeseran paradigma hubungan dokter–pasien dan dampaknya terhadap kepuasan pasien. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 11(1), 45–54. https://doi.org/10.22146/jkki.2022
Oore, S., Smith, R., & Brown, T. (2022). Increasing patient engagement in hospital satisfaction surveys through digital accessibility. Patient Experience Journal, 9(1), 56–64. https://doi.org/10.35680/2372-0247.1652
Putra, A. D., Kusumawardhani, D. E., & Narhetali, E. (2019). Teknik intervensi nudge dengan pendekatan norm untuk meningkatkan perilaku membaca remaja. Jurnal Psikologi Sosial, 17(1), 3–11. https://doi.org/10.7454/jps.2019.2
Sesrianty, V., Rahman, F., & Yuliana, S. (2019). Analisis kepuasan pasien terhadap mutu pelayanan keperawatan di rumah sakit. Jurnal Keperawatan Indonesia, 22(3), 203–
212. https://doi.org/10.7454/jki.v22i3
Thaler, R. H., & Sunstein, C. R. (2008). Nudge: Improving decisions about health, wealth, and happiness. Yale University Press.
Tzikas, A., Papadopoulos, A., & Kouris, A. (2025). Nudging hospital visitors towards stair use in Greece. Journal of Prevention, 46(2), 189–199. https://doi.org/10.1007/s10935-025-00827-0
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 153.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Vindiani Oktaviana, Dwi Linna Suswardany, Nur Adi Putra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







