FAKTOR DOMINAN YANG MEMPENGARUHI WANITA USIA SUBUR (WUS) MENGIKUTI PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) DI PUSKESMAS TUNTUNGAN TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.51821Keywords:
Kanker Serviks, Pemeriksaan IVA, Wanita Usia Subur, Pengetahuan, Dukungan SuamiAbstract
Kanker serviks merupakan salah satu penyebab kematian pada wanita di seluruh dunia, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) merupakan metode deteksi dini kanker serviks yang sederhana, murah, dan mudah diakses. Meskipun demikian, cakupan pelaksanaannya masih tergolong rendah, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Tuntungan, Kota Medan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor dominan yang mempengaruhi partisipasi wanita usia subur (WUS) dalam pemeriksaan IVA pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain potong lintang (cross sectional). Sebanyak 98 responden wanita usia 20–50 tahun dipilih dengan menggunakan rumus Slovin dari total populasi sebanyak 4.717 WUS. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstandar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dan dianalisis menggunakan uji chi-square serta regresi logistik untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan dengan partisipasi WUS dalam pemeriksaan IVA (p = 0,001), serta dukungan suami juga berpengaruh secara signifikan (p = 0,004). Pengetahuan merupakan faktor yang paling dominan, di mana WUS yang memiliki pengetahuan baik memiliki peluang 5,703 kali lebih besar untuk melakukan pemeriksaan IVA dibandingkan dengan mereka yang berpengetahuan kurang. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan cakupan skrining IVA dapat dicapai melalui edukasi kesehatan yang terarah serta keterlibatan aktif anggota keluarga, khususnya suami, dalam mendukung tindakan deteksi dini kanker serviks.References
Adyani, R., & Realita, M. (2020). Factors that the participation among women in Inspection Visual Acetic Acid IVA test. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia.
Anggraeni, L., & Lubis, D. R. (2022). Pengaruh Dukungan Suami Terhadap Minat Wus Dalam Deteksi Dini Ca Servik Melalui Pemeriksaan Iva Test. Jurnal Education and Development, 11(1), 73–76. https://doi.org/10.37081/ed.v11i1.3640
Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara. (2023). Laporan Tahunan Kesehatan Reproduksi 2023. Medan: Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.
Halawa, F., Simanjuntak, T., & Ginting, M. (n.d.). Analisis Faktor yang berhubungan dengan keikutsertaan Tes IVA pada ibu yang datang di puskesmas biru-biru pada masa Pandemi Covid-19 tahun 2022. Jurnal Kesehatan Reproduksi. 2022.
Jamilah, J., Rahmayani, D., & Palimbo, A. (2022). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesiapan Wanita Usia Subur Dalam Pemeriksaan Iva Di Upt Puskesmas Pasar Sabtu. Khatulistiwa Nursing Journal, 4(2), 64–72. https://doi.org/10.53399/knj.v4i0.184
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman Pelaksanaan Deteksi Dini Kanker Serviks dan Payudara. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Patimah. (2023). Pengaruh Pengetahuan dan Dukungan Suami Terhadap Pemeriksaan IVA pada. Health Research Journal of Indonesia (HRJI), 2(1), 94–98.
Resia, D. A. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Wanita Usia Subur ( Wus ) Dalam Melakukan Deteksi Dini Kanker Serviks Metode Inspeksi Visual Asam Asetat ( Iva ) Di Puskesmas Factors Affecting Women of Reproductive Age ( Wus ) in Doing Early Detection of Cervical Cancer V.
Riskesdas. (2021). Laporan Nasional Riskesdas 2021. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.
Siregar, M., Panggabean, H. W., & Simbolon, J. L. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pemeriksaan Iva Test Pada Wanita Usia Subur Di Desa Simatupang Kecamatan Muara Tahun 2019. Jurnal Kesehatan Masyarakat Dan Lingkungan Hidup, 6(1), 32–48. https://doi.org/10.51544/jkmlh.v6i1.1918
Suartini, N. L. L., Marhaeni, G. A., & Suindri, N. N. (2021). Hubungan Tingkat Motivasi Wanita Usia Subur Dengan Keikutsertaan Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat di Desa Bajera. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery), 9(2), 190–197. https://doi.org/10.33992/jik.v9i2.1523
Suwignjo, P., Hayati, S., & Irawan, E. (2021). Gambaran Pemeriksaan Iva Test Pada Wanita Usia Subur (Wus) Di Salah Satu Puskesmas Kota Bandung. Jurnal Keperawatan BSI, 9(2). http://ejurnal.ars.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/654
Widiyaningrum, E. (2023). Analisis Keikutsertaan Wanita Usia Subur Dalam Upaya Deteksi Kanker Serviks Di Puskesmas Binong Kabupaten Tangerang Tahun 2022. Indonesian Scholar Journal of Nursing and Midwifery Science (ISJNMS), 2(09), 878–892. https://doi.org/10.54402/isjnms.v2i09.352
Wiryadi, F. C., & Handayani, F. (2021). Hubungan Pengetahuan Wanita Usia Subur Tentang Kanker Serviks Dengan Iva Test Di Ciumbuleuit. Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas, 5(2), 103–107. https://doi.org/10.35568/bimtas.v5i2.1864
World Health Organization. (2022). Human Papillomavirus (HPV) and Cervical Cancer. Geneva: WHO.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Toyo Ayu Sidabutar, Ivan Elisabeth Purba, Janno Sinaga, Rahmat A. Dakhi, Agnes Purba

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







