HAMBATAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) K6 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WEEKAROU KABUPATEN SUMBA BARAT

Authors

  • Yumiati Djawang Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Helga J. N. Ndun Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Eryc Z. Haba Bunga Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Ribka Limbu Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.51758

Keywords:

Hambatan, Antenatal Care, K6

Abstract

  Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, dan salah satu upaya pencegahannya adalah melalui pelayanan Antenatal Care (ANC) yang lengkap. Namun, cakupan kunjungan ANC K6 secara nasional masih tergolong rendah, dan Kabupaten Sumba Barat termasuk dalam lima besar cakupan ANC terendah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan kunjungan ANC K6 di Wilayah Kerja Puskesmas Weekarou. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan adalah tujuh ibu pasca melahirkan dalam dua bulan terakhir, dua tenaga kesehatan, dan dua suami, yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian diolah dengan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menemukan bahwa ibu menghadapi hambatan internal sehingga tidak melakukan ANC K6 yaitu kurangnya pengetahuan ibu tentang tujuan K6, rendahnya motivasi karena menganggap sudah memiliki pengalaman kehamilan sebelumnya, dan merasa terbebani oleh perubahan fisik pada kehamilan. Hambatan eksternal mencakup minimnya dukungan suami, akses ANC K6 yang terbatas karena biaya USG yang tidak terjangkau, jarak rumah yang jauh, dan sulitnya akses transportasi, serta pekerjaan ibu, dan stigma sosial. Peran aktif dari suami, tenaga kesehatan, dan pemerintah daerah terhadap kunjungan ANC K6, serta peningkatan kualitas sumber daya dan fasilitas kesehatan yang memadai, diperlukan untuk mendukung ibu dalam meningkatkan kehadiran pada kunjungan ANC K6 dan menurunkan AKI dan AKB di Indonesia.   Kata kunci: Hambatan, Antenatal Care, K6

References

Ali dkk. (2019). A Cross Sectional Study on High Risk Pregnancy among Antenatal Women at Rural Primary Health Center in Eastern Part of Rajasthan. Global Academic Journal of Medical Sciences, 1(1), 1–3. http://www.who.int/

Badan Pusat Statistik. (2024). Kabupaten Sumba Barat Dalam Angka. https://sumbabaratkab.bps.go.id

Bradshaw, A., & Carter, C. G. (2022). An exploratory study of expectant mothers’ knowledge, attitudes and beliefs about infant vaccination. In Qualitative Health Communication (Vol. 1, Nomor 2). https://doi.org/10.7146/qhc.v1i2.130396

Damayanti, I., Kristiana, E., & Tunggal, T. (2025). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Antenatal Care ( K6 ) Di. 1(8), 1224–1237.

Daniel wahyu nugroho, adi nugroho, S. M. (2013). PPA dan Sistem Informasi.pdf (hal. 1–23).

Dapawole, R. R. (2021). Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang ANC dengan Frekuensi Kunjungan ANC Di wilayah Kerja Puskesmas Weekarou Sumba Barat. Pertiwi Perwiraningtyas.

Dinas Kesehatan NTT. (2023). Rencana strategis perubahan. In Dinas Kesehatan, Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Ntt.

Dinas Kesehatan Sumba Barat. (2019). Dataset Profil Kesehatan Dinas Kesehatan KAB. Sumba Barat. Dinas Kesehatan Sumba Barat. https://simandaelu.sumbabaratkab.go.id/c_utama/detail_dataset/35

Fitri, S., Effendy, I., & Nasution, R. S. (2025). Machine Translated by Google Kelengkapan Kunjungan Antenatal Care di UPTD Puskesmas Care Kutambaru , Lawe Bulan District , Southeast Aceh Daerah. 8(1), 69–73. https://doi.org/10.32832/pro

Kemenkes RI. (2020). Pelaksanaan Pelayanan Antenatal Terpadu. Health Statistic, III(3), 38–47.

Kemenkes RI. (2022). Laporan Kinerja Direktorat Kesehatan Keluarga Tahun 2021. Kementerian Kesehatan RI, 5201590(021), 4. https://www.depkes.go.id/article/view/19020100003/hari-kanker-sedunia-2019.html

Kemenkes RI. (2023). Recana Aksi Program Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Tahun 2020-2024. Badan Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan, 1–23.

Kementerian Kesehatan RI. (2024). factsheet Pelayanan Kesehatan Ibu dan Neonatus di Indonesia. Survei Kesehatan Indonesia 2023, 1, 1–2. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-ski-2023/ (19Jun2024)

Kementrian Kesehatan. (2023). Profil Kesehatan.

Khotimah, dkk. (2024). Evaluasi Ketercapaian Kunjungan ANC K6di Wilayah Kerja Puskesmas SilagoKabupaten DharmasrayaTahun 2024. Journal Of Social Science Research, 5, 6688–6700. https://j-innovative.org/index.php/Innovative

Khuzaiyah, S., & H-hashim, S. (2025). Faktor Pendukung dan Penghambat Pencarian Layanan Kesehatan Remaja Hamil di Brunei Darussalam : Sebuah Studi Studi Kualitatif Berbasis Pelayanan Kesehatan Maternitas Abstrak. September, 1–28.

Maluka, S. O., Mpambije, C. J., Kamuzora, P. C., & Fitzgerald, S. (2023). The effects of community-based interventions on the uptake of selected maternal and child health services: experiences of the IMCHA project in Iringa Tanzania, 2015‐2020. BMC Pregnancy and Childbirth, 23(1), 1–13. https://doi.org/10.1186/s12884-023-05638-x

Meilani, D. (2023). Hubungan Sikap, Jarak Tempuh, Dan Dukungan Keluarga Pada Ibu Hamil Trimester 3 Terhadap Kepatuhan Ibu Hamil Untuk ANC Tahun 2022. Indonesian Scholar Journal of Nursing and Midwifery Science (ISJNMS), 2(06), 728–735. https://doi.org/10.54402/isjnms.v2i06.298

Meo, M. (2018). (2018). Persepsi ibu terkait pemanfaatan pelayanan. Kesehatan Reproduksi, 9(2), 79–86. https://doi.org/10.22435/kespro.v9i2.935.79-86

Milhan, Trihandini, I., & Prawitasari, S. (2022). The Relationship between Age, Parity, Early Detection, K1-K4 Visits, Integrated ANC, Three Times Obgyn’s Ultrasound Examination, and Maternal Mortality. International Journal of Research and Review, 9(1), 321–327. https://doi.org/10.52403/ijrr.20220138

Morshed, R., Sohan, M. A., Afrin, N., & Urmy, A. A. (2023). Women’s Decision-Making Autonomy as a Mitigating Factor for Complete Antenatal Care Coverage: Evidence from Bangladesh Demographic and Health Survey, 2017-18. https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-3305631/v1

Mutowo, J., & Yazbek, M. (2021). Barriers to using antenatal care services in a rural district in Zimbabwe. In International Journal of Africa Nursing Sciences. https://doi.org/10.1016/j.ijans.2021.100319

Mutowo, J., Yazbek, M., Wath, A. Van Der, & Maree, C. (2021). Barriers to the use of antenatal care services in rural areas of Zimbabwe. Jurnal internasional ilmu keperawatan afrika, 13(September 2019), 1–7.

Mwenebanda, E., Antonio, M., Ilyas, P. A., Alinane, L., & Nyondo-mipando, I. (2024). Factors influencing antenatal care attendance in the eight contacts era policy: a case study of selected maternal health care facilities in Blantyre, Malawi. 0.

Nyando, Makombe, Mboma Mwakilama, N. (2023). Perceptions of pregnant women on antenatal care visit during their first trimester at Area 25 Health Center in Lilongwe, Malawi – a qualitative study. BMC Women’s Health. https://doi.org/10.1186/s12905-023-02800-7

Redaksi. (2025). Soft Launching Program Kawal Ibu Hamil di Desa Majasari JadI Komitmen Bersama Tekan Angka Kematian Ibu dan Cegah Stunting. suaragarut. https://suaragarut.id/soft-launching-program-kawal-ibu-hamil-di-desa-majasari-jadi-komitmen-bersama-tekan-angka-kematian-ibu-dan-cegah-stunting

Sakinah, R. (2022). Analisis Perilaku Yang Memengaruhi Pemeriksaan Anc Di Wilayah Kerja Puskesmas Mamas Kecamatan Darul Hasanah. http://repository.helvetia.ac.id/id/eprint/5488/2/RIDHA SAKINAH%2C 1902011042%2C PRODI S2 IKM.pdf

Saputro dkk. (2021). JEKK. Epidemiologi, Jurnal Komunitas, Kesehatan, 6(1), 218–222.

Sartika, K. R. (2025). Analisis Kepatuhan Ibu Hamil Melakukan Kunjngan Antenatal Care (ANC) Menggunakan Teori Health Belief Model. https://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/18219/

Susanto, D. (2016). Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemeriksaan Antenatal Care (Anc) Kunjungan 1 – Kunjungan 4 (K1 – K4) Pada Ibu Hamil Di Rsud Kota Kendari Tahun 2016. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Unsyiah, 1(3), 183918.

Tangera, Z., Meharry, P., Nkurunziza, A., Banks-mold, Y., Nyirazinyoye, L., Rugema, J., & Rulisa, S. (2024). Barriers preventing attendance and adherence to antenatal care visits among women in rural areas of Rwanda: A qualitative study. 1–14.

Tengera dkk. (2024). Exploring Perceptions about Enablers of Women’s Attendance and Adherence to the Recommended Antenatal Care Visits in Rwanda: A Qualitative Study. Rwanda Journal of Medicine and Health Sciences, 7(1), 101–115. https://doi.org/10.4314/rjmhs.v7i1.8

Teshale, M. Y., Bante, A., Belete, A. G., Crutzen, R., Spigt, M., & Stutterheim, S. E. (2025). Barriers and Facilitators to Maternal Health Services in East Africa: A Systematic Review of Key Stakeholders.

Unicef. (2020). Kesehatan Memberi peluang terbaik untuk bertahan hidup bagi anak-anak. unicef indonesia. https://www.unicef.org/indonesia/id/kesehatan#:~:text=Karena banyak kematian bayi baru,tetap ada di beberapa daerah.

WHO. (2023). Tonggak-tonggak kesehatan masyarakat sepanjang tahun. WHO. https://www.who.int/indonesia/news/events/hari-kesehatan-sedunia-2023/milestone#year-2021

WHO. (2024). Kesehatan dunia statistik 2024. https://www.who.int/publications/book-orders

Wulandari, R., & Sumanti, N. T. (2022). Analisis faktor peran bidan, sarana prasarana dan pengetahuan ibu dalam pelaksanaan ANC terintegrasi di Praktek Bidan Mandiri (PBM) W di Bojong Gede tahun 2020. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah, 18(1), 1–9. https://doi.org/10.31101/jkk.1748

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Djawang, Y., Ndun, H. J. N., Bunga, E. Z. H., & Limbu, R. (2025). HAMBATAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) K6 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WEEKAROU KABUPATEN SUMBA BARAT. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(3), 9776–9788. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.51758