PREDASI DAN KEKENYANGAN IKAN BARBIR (PETHIA CONCHONIUS) TERHADAP LARVA AEDES AEGYPTI DI SORE HARI

Authors

  • Hebert Adrianto Universitas Ciputra

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.51310

Keywords:

Aedes aegypti, ikan Pethia conchonius, jantan, sore, predasi

Abstract

Nyamuk Aedes aegypti adalah nyamuk penting di bidang kesehatan dan vektor primer dari banyak penyakit infeksi. Strategi pengendalian secara kimiawi dengan menggunakan temephos telah menimbulkan resistensi larva nyamuk terhadap temephos. Pengendalian secara biologi dengan ikan (larvivorous fish) mulai dieksplorasi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menghitung jumlah larva Ae. aegypti yang dapat dimangsa oleh ikan Pethia conchonius kelamin jantan hingga ikan kenyang. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimen di laboratorium pada waktu sore hari (18.00 WIB). Larva Ae. aegypti sebanyak 25 ekor diberikan ke akuarium berisi ikan P. conchonius. Setelah habis, larva Ae. aegypti diberikan lagi dan seterusnya hingga ikan kenyang dan tidak memakan larva. Data jumlah larva dan waktu dianalisis secara deskriptif. Jumlah larva yang dimakan bervariasi setiap menitnya, dengan puncak predasi pada menit ke 8 dan menit ke 21.  Waktu ikan berhenti makan di sore hari paling cepat 40 menit dan paling lama 47 menit. Banyak larva Ae. aegypti yang telah dimakan oleh ikan P. conchonius  pada saat ikan kenyang atau berhenti makan adalah paling sedikit 102 ekor larva dan paling banyak 227 ekor larva. Ikan P. conchonius kelamin jantan di sore hari dapat dioptimalkan sebagai pengendali biologis larva nyamuk Ae. aegypti.

References

Adrianto, H., Rambung, E., & Christiani, N. (2020). Potensi Ikan Barbir (Pethia conchonius) dan Lemon (Labidochromis caeruleus) Jantan dan Betina sebagai Predator Biologis Larva Nyamuk Aedes aegypti. Jurnal Kesehatan Andalas, 11(1), 50-54.

Alghsham, R. S., Shariq, A., & Rasheed, Z. (2023). Dengue: A global health concern. International Journal of Health Sciences, 17(4), 1–2.

Alim, F., Winarko, & Sari, E. (2020). Daya predasi ikan cupang (Betta splendens) dan ikan plati pedang (Xyphophorus Helleri) terhadap larva nyamuk Aedes aegypti. GEMA Lingkungan Kesehatan, 18, 12–15.

Aziz, H. M. I., Suprijandani, & Narwati. (2021). Uji kemampuan ikan maanvis (Pterophyllum altum), ikan plati pedang (Xyphophorus helleri) dan ikan cupang (Betta splendens) sebagai predator larva nyamuk Aedes aegypti. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 12(3), 393–400. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.33846/sf13223

Adyatma, I. B. P., Damayanti, P. A. A., & Swastika, I. K. (2021). Status resistensi larva nyamuk Aedes aegypti terhadap temefos di Desa Peguyangan Kaja, Kota Denpasar tahun 2020. Intisari Sains Medis, 12(1), 294–297. https://doi.org/10.15562/ism.v12i1.944

Banerjee, R., Datta, A., Sen, R., & Banerjee, P. K. (2022). Role of ornamental fishes to control Aedes albopictus larvae population. International Journal of Mosquito Research, 9(6), 144–148. https://doi.org/10.22271/23487941.2022.v9.i6b.651

Bonds, J. A. S., Collins, C. M., & Gouagna, L. C. (2022). Could species-focused suppression of Aedes aegypti, the yellow fever mosquito, and Aedes albopictus, the tiger mosquito, affect interacting predators? An evidence synthesis from the literature. Pest Management Science, 78(7), 2729–2745. https://doi.org/10.1002/ps.6870

Davis, E. K., Raja, S., & Selvaraju Raja, C. (2019). Comparative analysis of animal-based feed preferences in selected Aquarium fishes. International Journal of Fisheries and Aquatic Studies, 7(2), 42-45. www.fisheriesjournal.com

Harapan, H., Michie, A., Mudatsir, M., Sasmono, R. T., & Imrie, A. (2019). Epidemiology of dengue hemorrhagic fever in Indonesia: Analysis of five decades data from the National Disease Surveillance. BMC Research Notes, 12(1), 1-6, https://doi.org/10.1186/s13104-019-

Kasman, K., Ishak, H., Alam, G., Amiruddin, R., Hastutiek, P., Arsin, A. A., Nasir, S., Ridha, M. R., & Wahid, I. (2025). Resistance status of Aedes mosquitoes as dengue vectors and the potential of plant larvicides from Indonesia for biological control: A narrative review. Narra J, 5(1), e1819. https://doi.org/10.52225/narra.v5i1.1819

Lukas, J. L., Adrianto, H., & Darmanto, A. G. (2020). Kemampuan predasi ikan kepala timah Aplocheilus panchax jantan dan betina terhadap larva nyamuk Aedes aegypti. Jurnal Kesehatan Andalas, 9(4), 387- 391. http://jurnal.fk.unand.ac.id

Mahmud, M. A. F., Abdul Mutalip, M. H., Lodz, N. A., Muhammad, E. N., Yoep, N., Hasim, M. H., Abdul Rahim, F. A., Aik, J., Rajarethinam, J., & Muhamad, N. A. (2023). The application of environmental management methods in combating dengue: a systematic review. International Journal of Environmental Health Research, 33(11), 1148–1167. Taylor and Francis Ltd. https://doi.org/10.1080/09603123.2022.2076815

Nasrabadi, M., Azarm, A., Molaeezadeh, M., Bozorgomid, F., & Shahidi, F. (2022). Use of Aquatic Insects for Biological Control of Mosquitoes (Diptera; Culicidae), Vectors of Different Diseases. J Mari Scie Res Ocean, 5(4), 247–252.

Paz-Bailey, G., Adams, L. E., Deen, J., Anderson, K. B., & Katzelnick, L. C. (2024). Dengue. The Lancet, 403(10427), 667–682. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(23)02576-X

Putri, A., Setiadi, M., Oktari, D., & Kurniawan, V. (2022). Potensi ikan kepala timah (Aplocheilus panchax Hamilton, 1822) sebagai agen biokontrol jentik nyamuk di Pulau Bangka. In Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 13(2), 98-104.

Ranathunge, T., Kusumawathie, P. H. D., Abeyewickreme, W., Udayanga, L., Fernando, T., & Hapugoda, M. (2021). Biocontrol potential of six locally available fish species as predators of Aedes aegypti in Sri Lanka. Biological Control, 160. https://doi.org/10.1016/j.biocontrol.2021.104638

Salehi, M., Mousa Farkhani, E., Moghri, J., Ghasemian, A., Tabatabaee, S. S., & Hooshmand, E. (2025). Global dengue fever management in health systems: identifying strategies, challenges and solutions - a scoping review protocol. BMJ Open, 15(4), e097085. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2024-097085

Santoso, H., Sutanto, A., Alamsyah, N., Zen, S., Biologi, P. P., & Metro, U. M. (2022). Daya predasi ikan pemakan jentik nyamuk Aedes sp sebagai sumber belajar untuk menyusun panduan praktikum biologi SMA. Jurnal Pendidikan Biologi, 13(1), 122–126.

Simatupang, M. M., & Yuliah, E. (2021). Prediksi pengaruh implementasi kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) terhadap kejadian DBD. JUKMAS Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS), 5 (1). http://ejournal.urindo.ac.id/index.php/jukmas

Souza-Neto, J. A., Powell, J. R., & Bonizzoni, M. (2019). Aedes aegypti vector competence studies: A review. Infection, Genetics and Evolution 67, 191–209. https://doi.org/10.1016/j.meegid.2018.11.009

Sutriyawan, A., Suherdin, & Wirawati, K. (2021). Kejadian Demam Berdarah Dengue dan hubungannya dengan perilaku 3M Plus: studi kasus kontrol. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(02), 172–179.

Downloads

Published

2025-12-23

How to Cite

Adrianto, H. (2025). PREDASI DAN KEKENYANGAN IKAN BARBIR (PETHIA CONCHONIUS) TERHADAP LARVA AEDES AEGYPTI DI SORE HARI. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(3), 8368–8374. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.51310