PEGARUH KOMUNIKASI EFEKTIF DAN FASILITAS TERHADAP MUTU PELAYANAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT ISLAM SITI KAHADIJAH PALEMBANG
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.51221Keywords:
Komunikasi Efektif, Fasilitas, Mutu PelayananAbstract
Mutu pelayanan kesehatan adalah derajat kesempurnaan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan standar profesi dan pelayanan di rumah sakit dengan acuan penilaian pada 5 aspek mutu pelayanan dengan aspek penting adalah komunikasi dokter dan fasilitas. Rumusan masalah penelitian ini apakah ada pengaruh antara komunikasi efektif dan fasilitas terhadap mutu pelayanan pasien rawat inap. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan membuktikan pengaruh komunikasi efektif dan fasilitas terhadap mutu pelayanan pasien rawat inap. Metode penelitian yaitu survei analitik pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini seluruh pasien yang dirawat inap pada bulan April 2018 di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang sebanyak 861 orang. Sampel penelitian sebanyak 90 orang. Analisis data menggunakan univariat, bivariat dengan uji Pearson Correlation, dan multivariat dengan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian terdapat pengaruh yang signifikan antara komunikasi efektif terhadap mutu pelayanan pasien rawat inap, ada pengaruh yang signifikan antara fasilitas terhadap mutu pelayanan pasien rawat inap, dan hasil uji regresi linear berganda didapatkan bahwa terdapat pengaruh positif antara komunikasi efektif dan fasilitas terhadap mutu pelayanan dan yang paling dominan variabel fasilitas. Disarankan kepada dokter untuk menerapkan aspek-aspek komunikasi efektif sebagai standar penilaian kinerja dokter dan RSI Siti Khadijah Palembang untuk menerapkan aspek-aspek fasilitas sebagai standar penilaian mutu pelayanan rumah sakit.References
ACSQHC. (2017). Open disclosure standard. Australian Commission for Safety and Quality in Health Care.
Adinda. (2015). Kualitas pelayanan kesehatan puskesmas di Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang. Tesis Pascasarjana, Universitas Hasanuddin Makassar.
Al-Assaf, A. F. (2017). Mutu pelayanan kesehatan: Perspektif internasional. Jakarta: Buku Kedokteran.
Ali, M. M., dkk. (2017). Penyelenggaraan praktik kedokteran yang baik di Indonesia: Dilengkapi peraturan teknis terkait. Jakarta: Konsil Kedokteran Indonesia.
Arianto, D. A. (2013). Pengaruh kedisiplinan, lingkungan kerja, dan budaya kerja terhadap kinerja tenaga pengajar. Jurnal Economia, 9(2), 191–200.
Australian Patient Safety Education Framework (APSEF). (2015). Safety and quality council. The Australian Council for Safety and Quality in Healthcare, Commonwealth of Australia.
Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Kesehatan. (2017). Profil kesehatan Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.
Bowers, M. S., Swan, J. E., & Kochler, W. F. (2013). What attributes determine quality and satisfaction with health care delivery. Journal of Health Care Quality, 4, 49–55.
Bustami. (2014). Penjaminan mutu pelayanan kesehatan dan akseptabilitasnya. Jakarta: Erlangga.
Cangara, H. (2014). Pengantar ilmu komunikasi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Dahliana, Ibnu, dkk. (2019). Hubungan komunikasi efektif dokter-pasien terhadap tingkat kepuasan pasien dalam pelayanan medik. Jurnal Isainsmedis. Diakses dari www.isainsmedis.id
DeVito, J. A. (2015). Komunikasi antarmanusia. Tangerang Selatan: Karisma Publishing Group.
Dharmmesta, B. S. (2013). Perilaku konsumen Indonesia: Telaah dan studi empiris pemasaran. Yogyakarta: BPFE.
Dickson, D. A., Hargie, O. D. W., & Morrow, N. C. (2016). Communication skills training for health professionals: An instructor’s handbook. London & New York.
Dinas Kesehatan Kota Palembang. (2015). Profil kesehatan Kota Palembang. Jakarta.
Ganiem, L. M. (2018). Komunikasi kedokteran: Konteks teoretis dan praktis. Jakarta: Prenadamedia Group.
Gholami, M., Jabbari, A., & Kavosi, Z. (2016). Service quality in Iran’s medical tourism: Hospitals in Shiraz City. International Journal of Travel Medicine and Global Health, 4(1), 19–24.
Hakim, M. K., & Sinduwiatmo, K. (2014). Pengaruh komunikasi terapeutik yang dilakukan oleh bidan terhadap kepuasan pasien bersalin di Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek Gempol Pasuruan. Kanal, 2, 1–106.
Hardjodisastro, D. (2014). Menuju seni ilmu kedokteran. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Hilal, A. (2015). Persepsi pasien terhadap mutu pelayanan keperawatan di instalasi rawat inap. Tesis Pascasarjana.
Husein, U. (2015). Metode penelitian untuk skripsi dan tesis bisnis. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Ihsan, H., & Gustina. (2014). Manajemen dan akuntabilitas: Suatu tinjauan teoritis. Jurnal Akuntansi dan Manajemen, 3(1), 1–10.
Imam, G. (2011). Aplikasi analisis multivariat dengan program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Jacobalis. (2014). Kumpulan tulisan terpilih tentang rumah sakit di Indonesia. Jakarta: Yayasan Penerbit IDI.
Jarliyah, N. (2017). Pengaruh kualitas pelayanan dan fasilitas terhadap kepuasan pasien pada Rumah Sakit Umum Kabupaten Aceh Barat Daya. Tesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
Juliansyah, N. (2014). Metodologi penelitian. Jakarta: Kencana.
Konsil Kedokteran Indonesia. (2016). Komunikasi efektif dokter-pasien. Jakarta: KKI.
Kurniati. (2013). Kepuasan pasien rawat inap lontara kelas III terhadap pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar. Tesis, Universitas Hasanuddin Makassar.
Liliweri, A. (2017). Komunikasi antar pribadi. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Listyawati, R. E. (2013). Komunikasi yang relevan dan efektif antara dokter dan pasien. Jurnal Psikogenesis, 1(1), 82–87.
Muninjaya, A. A. G. (2015). Manajemen mutu pelayanan kesehatan. Jakarta: EGC.
Myrnawati, C. H. (2018). Metodologi penelitian untuk pemula. Jakarta: Pustakapedia.
National Health Service (NHS). (2017). A guide to consent for examination for treatment. London: Department of Health.
Neff, K. E. (2015). Understanding and managing physicians with disruptive behavior. Dalam S. B. Ransom, W. W. Pinsky, & J. E. Tropman (Eds.), Enhancing physicians performance: Advance principles of medical management. Tampa, FL: American College of Physician Executives.
Nugroho, R. (2015). Public policy. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Persatuan Rumah Sakit Indonesia. (2016). Dinamisme dan profesionalisme pelayanan rumah sakit. Jakarta: PERSI.
Peter, P., & Olson, J. C. (2014). Consumer behaviour: Perilaku konsumen dan strategi pemasaran (Edisi ke-4). Jakarta: Erlangga.
Purnomo, A. S. (2014). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Gunung Jati Kota Cirebon tahun 2011. Skripsi, STIKes Mahardika.
Rakhmat, J. (2016). Psikologi komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Riswardani, E. (2013). Pengaruh fasilitas, biaya, dan promosi terhadap kepuasan pasien rawat inap. Jurnal Ekonomi Manajemen Sumber Daya, 14(2), 88–98.
Rusmana, A. (2013). Komunikasi efektif dokter gigi-pasien. Diakses 10 Juli 2018.
Saputra, A. H. (2017). Pengaruh komunikasi efektif terhadap mutu pelayanan pasien rawat inap di RSU Kasih Ibu Lhokseumawe tahun 2017. Tesis Pascasarjana, Helvetia Medan.
Sjaaf, A. C. (2016). Struktur pembiayaan rumah sakit. Jakarta: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.
Sudigdo, S., & Sastroasmoro. (2014). Dasar-dasar metodologi penelitian klinis (Edisi ke-5). Jakarta: Sagung Seto.
Sudiyatno, B. (2015). Peran kinerja perusahaan dalam menentukan pengaruh faktor fundamental makro ekonomi, risiko sistematis, dan kebijakan perusahaan terhadap nilai perusahaan. Disertasi, Universitas Diponegoro Semarang.
Sugiyono. (2014). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukino, S. (2015). Teori pengantar mikro ekonomi (Edisi ke-3). Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Suranto, A. W. (2018). Komunikasi interpersonal. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Suryatama, E. (2014). Aplikasi ISO sebagai standar mutu. Jakarta: Kata Pena.
Sutoto. (2016). Pedoman penyusunan dokumen akreditasi. Jakarta: Komisi Akreditasi Rumah Sakit.
Tjiptono, F. (2014). Pemasaran jasa: Prinsip, penerapan, penelitian. Yogyakarta: Andi Offset.
Wahyu, K. A. (2011). Analisis pengaruh kualitas pelayanan, harga, dan fasilitas terhadap kepuasan pasien (Studi pada pasien Klinik As-Syifa di Kab. Bekasi). Skripsi, Universitas Diponegoro.
Wahyuni, T., dkk. (2013). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja dokter di Rumah Sakit Islam PDHI Yogyakarta. Universitas Diponegoro Semarang.
Wahyuningrum. (2016). Manajemen fasilitas. Jakarta: Decentralized Basic Education.
Yohana, A. (2016). Analisis harapan dan kepuasan pasien rawat inap terhadap mutu pelayanan dokter spesialis di RSI Sunan Kudus. Tesis Pascasarjana, Universitas Diponegoro.
Yudha, A. (2016). Analisis pengaruh kualitas pelayanan, harga, dan fasilitas terhadap kepuasan pasien rawat inap Rumah Sakit Bedah Surabaya. Skripsi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabaya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Putri Rizki Amalia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







