PENGARUH USIA, PENDIDIKAN DAN MASA KERJA DOKTER TERHADAP KELENGKAPAN DOKUMEN TATALAKSANA DIAGNOSIS VOLUME DEPLETION DI RS BHAYANGKARA BANDAR LAMPUNG
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.51195Keywords:
kelengkapan dokumen, masa kerja, pendidikan, usia, volume depletionAbstract
Kelengkapan dokumen tatalaksana diagnosis volume depletion merupakan komponen penting dalam mutu pelayanan medis dan kelancaran proses klaim BPJS Kesehatan. Studi pendahuluan di RS Bhayangkara Bandar Lampung pada Agustus terdapat 16 berkas pasien dipending karena tidak terdapat bukti tatalaksana terapi cairan maupun evaluasi pasca pemberian terapi. hal ini menjadi dasar dilakukannya penelitian untuk mengetahui pengaruh usia, pendidikan, dan masa kerja dokter terhadap kelengkapan dokumen tatalaksana diagnosis volume depletion. Desain penelitian menggunakan cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi terdiri atas 37 dokter yang menangani pasien volume depletion serta 93 berkas rekam medis dengan menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas dokter berusia ≤35 tahun (dokter muda) sebanyak (62,2%), dokter berpendidikan (S1/profesi) sebanyak (64,9%), dan memiliki masa kerja ≤5 tahun (pengalaman awal) sebanyak (70,3%). Sebanyak 17 dokter (45,1%) tidak melengkapi dokumen tatalaksana diagnosis volume depletion. Analisis bivariat menunjukkan usia berpengaruh signifikan terhadap kelengkapan dokumen (p=0,007), sedangkan pendidikan (p=0,309) dan masa kerja (p=0,262) tidak berpengaruh. Disimpulkan bahwa usia dokter berpengaruh terhadap kelengkapan dokumen, sementara pendidikan dan masa kerja tidak berpengaruh. Penelitian lebih lanjut disarankan menggunakan sampel lebih besar serta menambahkan variabel lain agar hasil lebih komprehensif.References
Amalia, E., Herawati, L., & Studi Ilmu Keperawatan STIKes Perintis Padang, P. (2018). Faktor-Faktor Kelengkapan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Di Instalasi Rawat Inap Rsud Lubuk Sikaping. Prosiding Seminar Kesehatan Perintis E, 1(1), 2622–2256.
Eni Sartika. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Universitas Tanjungpura Pontianak. Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education, 2(1).
Gautam Bhave. (2011). Volume Depletion versus Dehydration: Ho Understanding the Difference Can Guide Therapy. Volume Depletion, 23(1), 1–7. https://doi.org/10.1053/j.ajkd.2011.02.395.Volume
Gosal, V. H. R., Manampiring, A. E., & Waha, C. (2022). Perilaku Profesional Tenaga Medis terhadap Tanggung Jawab Etik dan Transaksi Terapeutik dalam Menjalankan Kewenangan Klinis. Medical Scope Journal, 4(1), 1. https://doi.org/10.35790/msj.v4i1.41689
Hanindya, I., Fachrudin, D., & Rahadiani, O. (2022). Rotasi Klinik Dalam Program Profesi Universitas Swadaya Gunung Jati. Tunas Medika Jurnal Kedokteran & Kesehatan, 8(2), 1–12.
Hasina, S. N. (2023). Jurnal Keperawatan Jurnal Keperawatan. Jurnal Keperawatan, 17(1), 153–164.
Kemenkes. RI. (2022). Peraturan Mentri Kesehatan Ri Nomor 24 Tahun 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 8.5.2017, 2003–2005.
Maulida, H., Yusuf, M., & Haryanto, C. (2025). Analisis Pengembangan Sumber Daya Manusia Tenaga Kesehatan dalam Upaya Meningkatkan Mutu Pelayanan di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih (RSIJCP). Jurnal Surya Medika, 11(2), 132–144. https://doi.org/10.33084/jsm.v11i2.9734
Megawati, L., & Pratiwi, R. D. (2016). Faktor-Faktor Penyebab Pengembalian Berkas Persyaratan Klaim BPJS Pasien Rawat Inap di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Vokasional, 1(1), 36. https://doi.org/10.22146/jkesvo.27476
Nita, Y. (2021). Efektifitas Penggunaan Sistem Mentoring Dalam Meningkatkan Kualitas Perawat Di Rumah Sakit. 6, 167–186.
Prananingtias, R., Peristiowati, Y., & Suprapto, S. I. (2023). Analysis of Completeness of Filling in Medical Records and Time to Return Medical Records of Inpatients at Airlangga University Hospital. Faletehan Health Journal, 10(2), 207–215. www. journal.lppm-stikesfa.ac.id/ojs/index.php/FHJ
Putri, D. P. (2019). PENGARUH STRES KERJA TERHADAP BURNOUT PADA PERAWAT RUANG RAWAT INAP DI RSUD KOTA MADIUN. Αγαη, 8(5), 55.
Rafli, M. M. (2024). Analisis Distribusi Dokter sebagai Tenaga Kesehatan di Provinsi Jawa Timur Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5, 4316–4325.
Ransan, Y. (2019). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penegakan Standar Diagnosis Keperawatan Di Rumah Sakit Umum Daerah Soedarso Pontianak. Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education, 2(1). https://doi.org/10.26418/tjnpe.v2i1.37308
Rika, A., Anisah, A., & Purnama, D. N. (2021). Peran Penting Kelengkapan Rekam Medik di Rumah Sakit. Baiturrahmah Medical Journal, 1(1), 69–76.
Sofia J. A. (2020). Kajian Penerapan Etika Dokter Pada Pemberian Pelayanan Kesehatan Di Era Pandemi Covid-19. Jurnal Hukum Dan Pembangunan Ekonomi, 8, 1–14.
Tambunan, A. A., & Utami, R. Y. (2023). Hubungan Keterampilan Klinis dan Kesiapan Praktik Lulusan Dokter Fakultas Kedokteran UMSU. Jurnal Implementa Husada, 4(2). https://doi.org/10.30596/jih.v4i2.14412
Ulfa, W. (2017). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kelengkapan Diagram Fishbone Di Rumah Sakit Pertamina Jaya Tahun 2017. Jurnal INOHIM, 5(1), 39–44.
Widyanti, S., Sumarni, T., & Kurniawan, W. E. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kelengkapan Dokumentasi Asuhan Keperawatan. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan Aisyiyah, 16(2), 186–195. https://doi.org/10.31101/jkk.1665
Yunawati, N. P. L. (2022). Hubungan Kelengkapan Penulisan Diagnosis Terhadap Keakuratan Kode ICD-10 Kasus Obstetri Triwulan III Pasien Rawat Inap Di RSU Premagana. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 10(1), 35. https://doi.org/10.33560/jmiki.v10i1.370
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nadhilla Salsabhil, Husni Abdul Muchlis, Hosizah Hosizah, Mieke Nurmalasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







