IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGUNLANGAN TUBERKULOSIS DALAM UPAYA PENEMUAN KASUS TB PARU DI PUSKESMAS OEKABITI KECAMATAN AMARASI KABUPATEN KUPANG

Authors

  • Maria Noviani Alycia Peri Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana Kupang
  • Serlie K. A. Littik Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana Kupang
  • Noorce Ch. Berek Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana Kupang
  • Fransiskus G. Mado Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana Kupang

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.50979

Keywords:

Implementasi kebijakan, penemuan kasus TB

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di indonesia, termasuk di kabupaten kupang. Puskesmas Oekabiti merupakan Puskesmas dengan angka Treatment Coverage (TC) terendah ketiga pada tahun 2023 yaitu 14,47%, jauh di bawah target nasional 90%. Penelitian ini bertujuan menggambarkan Implementasi Kebijakan Penanggulangan Tuberkulosis dalam Upaya Penemuan Kasus TB Paru di Puskesmas Oekabiti Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan informan yaitu pengelola program TB dinkes kabupaten kupang dan Puskesmas, kepala Puskesmas, petugas laboratorium, dokter, dan kader TB. Variabel penelitian yaitu standar dan sasaran kebijakan, sumber daya (SDM, dana, sarana prasarana), serta komunikasi antar organisasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Analis data dengan cara reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa standar dan sasaran kebijakan penanggulangan TB di Puskesmas Oekabiti sudah sesuai Permenkes No. 67 Tahun 2016, tetapi belum ada SOP tertulis khusus penemuan kasus TB. Kuantitas SDM memadai, namun kompetensi teknis dalam pengambilan dahak belum merata, peran kader terbatas karena kurangnya pelatihan dan insentif. Pendanaan dari BOK dan Global Fund terbatas. Sarana prasarana relatif memadai, tetapi tidak ada ruang tunggu khusus pasien TB, serta distribusi obat kadang terlambat. Komunikasi internal Puskesmas berjalan baik, tetapi komunikasi eksternal dengan kader, yayasan, serta lintas sektor masih terbatas.

References

Afifatussalamah, R., & Isfandari, M. A. (2022). Pengaruh Pelatihan Dengan Penjaringan Suspek Tuberkulosis Anak Oleh Petugas Puskesmas. Jurnal Berkala Epidemiologi, 2(3), 368–379. http://e-journal.unair.ac.id/index.php/JBE/article/view/1303

Andi Akifah Rezkiani, Andi Surahman Batara, & Andi Rezki Amelia. (2021). Implementasi Kebijakan Penanggulangan Tuberkulosis Era Pandemi Covid-19 Di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar. Window of Public Health Journal, 2(5), 938–950. https://doi.org/10.33096/woph.v2i5.294

D.Y. Patil Vidyapeeth. (2024). Anti ‑ tuberculosis Drugs Stock ‑ outs : Interruptions and Implications. 4103. https://doi.org/10.4103/mjdrdypu.mjdrdypu

Dinas Kesehatan Kota Surabaya. (2017). Permenkes RI No. 67 Tahun 2016 Tentang Penanggulangan Tuberkulosis. Dinas Kesehatan, 163.

Hendy, A., Alsharkawy, S. S., Al-Kurdi, Z., El-Nagger, N. S., Hendy, A., Sayed, S., Al-Mugheed, K., Alsenany, S. A., & Farghaly Abdelaliem, S. M. (2024). Impact of On-the-Job Training on Nurses’ Performance in Creating a Healing Environment and Clustered Nursing Care for Premature. SAGE Open Nursing, 10. https://doi.org/10.1177/23779608241255863

Katmini, Musdalifah, I., Kusuma, K. W., Muchaiyat, M., & Supriyadi. (2023). Strategi Peningkatan Penemuan Kasus Tuberkulosis secara Aktif Promotif berbasis keluarga dan Masyarakat. Jurnal Pengabdian Komunitas, 2(2), 42–50.

Kemenkes. (2019). Investigasi kontak. Petunjuk Teknis Investigas Kontak Pasien TBC Bagi Petugas Kesehatan Dan Kader. https://htbs.tbindonesia.or.id/wp-content/uploads/2020/03/Petunjuk-Teknis-Investigasi-Kontak.pdf

Kementrian Kesehatan. (2023). Profil Kesehatan. https://www.kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2023

Lutfiyah Ulfa, S., & Mardiana. (2021). Implementasi Penemuan Kasus TB Paru dalam Penanggulangan Tuberkulosis di Puskesmas Karangmalang Kota Semarang. Ijphn, 1(1), 31–41. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/IJPHN

Niken, N., Darma, I. Y., & Yulia, H. (2022). Hubungan Kualitas Sediaan Bakteri Tahan Asam (Bta) Terhadap Hasil Diagnosis Pasien Tuberkulosis Paru. JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang), 17(1), 79–85. https://doi.org/10.36086/jpp.v17i1.1194

Nursya, F., & Wilda Tri Yuliza. (2022). Evaluasi Pelaksanaan Program Penanggulangan Covid-19. Jurnal Kesehatan Mercusuar, 5(2), 26–32. https://doi.org/10.36984/jkm.v5i2.307

Porusia, M., & Iswari, A. P. (2019). Insentif Penemuan Kasus Dan Besaran Capaiannya: Penelitian Deskriptif Di Surakarta, Jawa Tengah. Jurnal Kesehatan, 11(2). https://doi.org/10.23917/jk.v11i2.7536

Rahman, H. (2021). Analisis Pelaksanaan Penemuan Kasus TB di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Tahun 2024. 1–7. https://www.kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2023

Shabihkhani, M., Lucey, G. M., Wei, B., Mareninov, S., Lou, J. J., Vinters, H. V., Singer, E. J., Cloughesy, T. F., & Yong, W. H. (2014). The procurement, storage, and quality assurance of frozen blood and tissue biospecimens in pathology, biorepository, and biobank settings. Clinical Biochemistry, 47(4–5), 258–266. https://doi.org/10.1016/j.clinbiochem.2014.01.002

Sistyaningsih, M., Hendrati, L. Y., Hadi, S. S., & Farakhin, N. (2023). Analisis Penemuan Suspek Tb Di Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur Tahun 2021. Jurnal Ners, 7(1), 325–332. https://doi.org/10.31004/jn.v7i1.13418

WHO. (2022). Credible and trusted. World Health Organisation. https://www.who.int/about/communications/credible-and-trusted

Wulandari, D., Surjoputro, A., & Musthofa, S. B. (2023). Komunikasi sebagai Upaya Promotor Kesehatan dalam Memelihara Kemitraan di Desa Siaga Aktif Mandiri. Journal of Telenursing (JOTING), 5(2), 2381–2389. https://doi.org/10.31539/joting.v5i2.7412

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

Peri, M. N. A., Littik, S. K. A., Berek, N. C., & Mado, F. G. (2025). IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGUNLANGAN TUBERKULOSIS DALAM UPAYA PENEMUAN KASUS TB PARU DI PUSKESMAS OEKABITI KECAMATAN AMARASI KABUPATEN KUPANG. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(3), 9575–9588. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.50979