HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN GERAKAN REPETISI DENGAN DERAJAT FUNGSIONAL LOW BACK PAIN PADA KULI PANGGUL DI GUDANG BERAS BULOG KOTA CIREBON

Authors

  • Maryano Maryano Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati
  • Irwan Dharmasrayah Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati
  • Kati Sriwiyati Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.50716

Keywords:

Beban Kerja, Gerakan Repetisi, Derajat Fungsional low back pain

Abstract

Low back pain (LBP) atau nyeri punggung bawah merupakan penyakit muskuloskeletal yang disebabkan oleh kelainan pada otot-otot skeletal. World Health Organization menyebutkan bahwa LBP menjadi penyebab utama kecacatan di seluruh dunia dengan prevalensi global 7,2% yang mempengaruhi 4 dari 5 orang dalam hidup mereka. Faktor yang menyebabkan /low back pain anatara lain terkait usia, gerakan repetisi, sikap kerja, beban kerja dan masa kerja. Mengetahui hubungan beban kerja dan gerakan repetisi dengan derajat fungsional low back pain pada kuli panggul di gudang beras Bulog Kota Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan mengambil data primer menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilakukan di gudang beras bulog kota Cirebon dengan waktu penelitian sejak Juni 2024 sampai Juli 2024. Pengambilan sampel dengan cara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 38 responden. Frekuensi dan presentase terbesar pada beban kerja yaitu pada beban sedang 20-30 kg (47,4%), gerakan repetisi terbesar pada durasi lama 24 responden, (63,9%), beban kerja peroleh nilai p value 0,327 (P > 0,05) dan gerakan repetisi nilai p value 0,000 (P<0,05).  Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja dan gerakan repetisi dengan derajat fungsional low back pain pada kuli panggul di gudang beras bulog kota Cirebon.

References

Astuti, I., Septriana, D. R., Romadhona, N., Achmad, S., & Kusmiati, M. (2019). Nyeri Punggung Bawah serta Kebiasaan Merokok, Indeks Massa Tubuh, Masa Kerja, dan Beban Kerja pada Pengumpul Sampah. Jurnal Integrasi Kesehatan & Sains, 2(2). https://doi.org/10.29313/jiks.v2i2.5668

Dewita, A. K., Rumita Ena Sari, Willia Novita Eka Rini, David Kusmawan, & Oka Lesmana. (2023). Pengaruh Back Exercise terhadap Keluhan Low Back Pain (LBP) pada Pekerja Area Sorting di TPA Talang Gulo Kota Jambi. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(2), 188–202. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v2i2.1620

Dwilago, I. T., Anggraini, M. T., & Setiawan, R. (n.d.). Hubungan Gerakan Berulang dan Posisi Kerja dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders pada Pekerja Fillet Ikan di Kota Tegal. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/MedArt

Elias, J. P., & Longen, W. C. (2020). Classification of low back pain into subgroups for diagnostic and therapeutic clarity. Coluna/Columna, 19(1), 34–39.

Habir, A. H., Hikmah, N., & Sani, A. (2023). Faktor-Faktor Low Back Pain (LBP) pada Buruh Pabrik Beras UD. Lanrisang Kabupaten Pinrang. Wind Public Health Journal, 4(5), 743–754.

Handayani, S. (2017). Hubungan Posisi Kerja Duduk dan Gerakan Repetitif dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah pada Pembuat Kulit Lumpia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(1).

Hanifa, E., Koesmayadi, D., & Susanti, Y. (2020). Hubungan Beban Kerja Fisik dengan Kejadian Low Back Pain (LBP) pada Kuli Panggul Beras di Pasar Induk Gedebage. Jurnal Integrasi Kesehatan & Sains, 2(2). https://doi.org/10.29313/jiks.v2i2.5668

Nuraini, Y., & Isnaeni. (2023). Hubungan Faktor Ergonomi dengan Risiko Kejadian Low Back Pain di Lingkungan Kerja Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur. Journal of Social Science Research, 3(3), 3216–3230.

Rasmi, R. I., Zakaria, R., & Ariscasari, P. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Low Back Pain (LBP) pada Karyawan di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Kluet. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2), 1716–1722.

Rohmawan, E. A., & Hariyono, W. (2017). Masa Kerja, Sikap Kerja, dan Keluhan Low Back Pain (LBP) pada Pekerja Bagian Produksi PT Surya Besindo Sakti Serang. Semin Nas Ikakesmada “Peran Tenaga Kesehat dalam Pelaks SDGs,” 41(1), 171–180.

Saputra, A. (2020). Sikap Kerja, Masa Kerja, dan Usia terhadap Keluhan Low Back Pain pada Pengrajin Batik. Jurnal Higeia, 1(3), 625–634.

Setyawan, A., Hargiani, F. X., Kusuma, W. T., & Halimah, N. (2022). [Judul artikel]. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu, 8(1), 51.

Stratford, P. W., Binkley, J. M., & Riddle, D. L. (2000). Development and initial validation of the back pain functional scale. Spine (Phila Pa 1976), 25(16), 2095–2102.

Wahab, A. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain) pada Nelayan di Desa Batu Karas Kecamatan Cijulang Pangandaran. Biomedika, 11(1), 35.

World Health Organization. (2013). Priority Medicine for Europa and the World: A Public Health Approach to Innovation.

Zuhair, M., et al. (2021). Hubungan intensitas nyeri dengan status fungsional penderita nyeri punggung bawah selama pandemi. Jurnal Kesehatan (detail sitasi sesuai sumber asli).

Downloads

Published

2025-12-24

How to Cite

Maryano, M., Dharmasrayah, I., & Sriwiyati, K. (2025). HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN GERAKAN REPETISI DENGAN DERAJAT FUNGSIONAL LOW BACK PAIN PADA KULI PANGGUL DI GUDANG BERAS BULOG KOTA CIREBON. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(3), 8712–8720. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.50716