KEARIFAN LOKAL SIRUNTU MACCARITA SEBAGAI MEKANISME KOPING KESEHATAN MENTAL PADA LANSIA DI KABUPATEN SOPPENG

Authors

  • Nurhaedah Nurhaedah D3 Kesehatan Keperawatan Gigi, Fakultas Keperawatan, STIKes Amanah Makassar
  • Santi Santi S1 Keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Kurnia Jaya Persada

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.50584

Keywords:

kearifan lokal, kesehatan mental, lansia, mekanisme coping, siruntu maccarita

Abstract

Masa lanjut usia merupakan periode kehidupan, ditandai oleh berbagai perubahan fisik, emosional, sosial, dan psikologis. Di masyarakat Soppeng masih ada tradisi lokal yakni “ Siruntu maccarita “ untuk para lansia agar sering bertemu dan bercerita tentang nostalgia yang pernah dilakukan dimasa mudanya. Siruntu maccarita merupakan cara untuk menenangkan diri, mempererat hubungan sosial, dan memberi makna atas pengalaman hidup mereka. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi kearifan lokal sebagai bentuk mekanisme coping yang digunakan oleh lansia dalam menjaga kesehatan mental mereka dan memberikan kontribusi terhadap pendekatan intervensi kesehatan mental yang lebih relevan secara budaya dan lebih diterima oleh masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini menggambarkan kearifan lokal berupa kegiatan Siruntu maccarita sebagai mekanisme coping bagi kesehatan mental lansia. Fokus Grup Discussion dipilih untuk memperoleh pemahaman lebih mendalam tentang bagaimana kegiatan ini berlangsung dalam komunitas tertentu kemudian diintrepetasikan dalam bentuk narasi. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa kegiatan Siruntu maccarita sangat relevan dengan tingkat kebutuhan para lansia untuk mengatasi stress, tekanan, tantangan, atau situasi yang tidak nyaman untuk mengurangi ketegangan, memjaga keseimbangan emosional, serta dapat beradaptasi dengan perubahan hidupnya. Kegiatan bertemu bercerita bisa menjadi media regulasi emosi dan refleksi diri bagi lansia. Dengan demikian penelitian ini membuka ruang baru dalam pendekatan komunitas terhadap isu mental health yang memperkaya sudut pandang dalam memahami coping lansia sehingga memberikan kontribusi terhadap pengembangan intervensi berbasis budaya lokal (culture-based intervention) yang dapat diadaptasi di berbagai wilayah Indonesia.

References

Agustin, A., & Grahani, F. O. (2023). Peningkatan Kesehatan Mental Lansia Di Posyandu Lansia Puspita. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 6, 1–5. https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v6i0.2072

Ariana, R. (2016). Penerimaan Diri pada Lansia. Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta, 1–23.

Eka Afrina Djamhari, D. (2020). Laporan Riset 2020.

Kurniyanti, M. A., Ulfa, M., & Nurcahyaningtyas, W. (2024). Buku Deteksi Dini Kesehatan Lansia Pasca Bencana. In Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952.

Letlora, J.A.S., Sineke, J., & Purba, R.B. (2020). Bubuk Daun Kelor sebagai Formula Makanan Balita Stunting. Jurnal GIZIDO, 12(2): 105-112. https://ejurnal.poltekkes-manado.ac.id/index.php/gizi/article/download/1256/877

Margawati, A., & Astuti, A.M. (2018). Pengetahuan Ibu, Pola Makan dan Status Gizi pada Anak Stunting Usia 1-5 Tahun di Kelurahan Bangetayu, Kecamatan Genuk, Semarang. Jurnal Gizi Indonesia, 6(2): 82-89. https://doi.org/10.14710/jgl.6.2.82-89

Muliawati, D., Sulistyawati, N., & Utami, F.S. (2019). Manfaat Ekstrak Moringa Oleifera Terhadap Peningkatan Tinggi Badan Balita. Prosiding Seminar Nasional: Pertemuan Ilmiah Tahunan Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta, 1(1): 46-55. http://jurnal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/PSN/article/view/371

Mulyasari, I., & Setiana, D.A. (2016). Faktor Risiko Stunting pada Balita. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 8(20): 160-167

Nabilla, D.Y., dkk. (2022). Pengembangan Biskuit “Prozi” Tinggi Protein dan Kaya Zat Besi untuk Ibu Hamil sebagai Upaya Pencegahan Stunting. Jurnal Amerta Nutrition, Vol. 6(1SP): 79-84. https://doi.org/10.20473/amnt.v6i1SP.2022.79-84

Nisa, Latifa Suhada. (2018). Kebijakan Penanggulangan Stunting di Indonesia. Jurnal Kebijakan Pembangunan, 13(2): 173-179

Olo, A., Mediani, H.S., & Rakhmawati, W. (2021). Hubungan Faktor Air dan Sanitasi dengan Kejadian Stunting pada Balita di Indonesia. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2): 1113-1126. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.521

Pabebang, Y., Handayani Mangapi, Y., & Kelong, P. (2022). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Mekanisme Koping Pada Lansia Di Lembang Benteng Ka’do Kecamatan Kapalapitu Kabupaten Toraja Utara Tahun 2019. Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 6(2), 157–169. https://doi.org/10.56437/jikp.v6i2.68

Qonita, F. N., Salsabila, N. A., Anjani, N. F., & Rahman, S. (2021). Kesehatan Pada Orang Lanjut Usia (Kesehatan Mental Dan Kesehatan Fisik). Psikowipa (Psikologi Wijaya Putra), 2(1), 10–19. https://doi.org/10.38156/psikowipa.v2i1.42

Setiyorini, E., Wulandari, N. A., & Sari, Y. K. (2018). Perawatan Lansia dalam Persektif Budaya. In Media Nusa Creative. http://repository.phb.ac.id/427/2/Layout Perawatan Lansia.pdf

Shalafina, M., Ibrahin, & Hadi, N. (2023). The Overview Of Mental Health Among Elderly. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan, 7(4), 90–95. Https://Jim.Usk.Ac.Id/Fkep/Article/View/24319/13404

Sugioyo. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (Cetakan Ke). CV Alfabet.

Sulandari, S., Wijayanti, M., & Pornamasari, R. D. (2017). Keterlibatan Lansia Dalam Pengajian: Manfaat Spiritual, Sosial, Dan Psikologis. Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 1(2). https://doi.org/10.23917/indigenous.v1i2.2906

Sumarni, S., Triwirasto, T., Kusumadewi, A. F., Yuliani, S., Dwi, D., & Kusumaningrum, N. (2019). Penanggulangan depresi lansia pascaerupsi Gunung Merapi melalui permainan humor berbasis kearifan budaya lokal pada kader yandu lansia. Journal of Community Empowerment for Health, 2(1), 27. https://doi.org/10.22146/jcoemph.41290

Yunitasari, P., Punjastuti, B., & Maryati, S. (2022). Status Kesehatan Jiwa Pada Lansia. Jurnal Peduli Masyarakat, 4(2), 257–262. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM

Downloads

Published

2026-01-28

How to Cite

Nurhaedah, N., & Santi, S. (2026). KEARIFAN LOKAL SIRUNTU MACCARITA SEBAGAI MEKANISME KOPING KESEHATAN MENTAL PADA LANSIA DI KABUPATEN SOPPENG. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(3), 10717–10725. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.50584