GAMBARAN PENGETAHUAN SIKAP DAN TINDAKAN MASYARAKAT TENTANG PROGRAM WOLBACHIA DALAM PENGENDALIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI KELURAHAN SIKUMANA
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.50471Keywords:
Dengue Hemorrhagic Fever, Knowledge, Wolbachia Program, Attitudes, ActionsAbstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan endemis di Indonesia, termasuk di Kota Kupang. Salah satu inovasi pengendalian yang diterapkan adalah Program Wolbachia, yaitu penerapan bakteri Wolbachia pada nyamuk Aedes aegypti untuk menekan kemampuan nyamuk menularkan virus Dengue. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat terhadap Program Wolbachia di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Lokasi Penelitian ini yaitu di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, yang dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2025. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Populasi berjumlah 2.449 kepala keluarga, dengan jumlah sampel sebanyak 142 kepala keluarga yang dipilih secara acak sederhana (simple random sampling) berdasarkan rumus Lemeshow. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang (52,8%), sikap mendukung (58,5%), dan tindakan negatif (56,3%) terhadap program Wolbachia. Temuan ini memperlihatkan adanya kesenjangan antara sikap positif dengan perilaku nyata masyarakat. Kesimpulannya, meskipun masyarakat menunjukkan sikap mendukung, tingkat pengetahuan yang rendah berdampak pada rendahnya implementasi tindakan pencegahan. Disarankan agar tenaga kesehatan meningkatkan sosialisasi yang lebih luas dan merata mengenai mekanisme serta manfaat Program Wolbachia, guna mendorong perubahan perilaku masyarakat ke arah yang lebih positif dalam upaya pengendalian DBD.References
Green, L. W. (1980). Health promotion planning: An educational and environmental approach. Mountain View, CA: Mayfield.
Indriani, C., Utarini, A., Ahmad, R. A., Tantowijoyo, W., Arguni, E., Andari, B., ... & Rancès, E. (2020). Community acceptance of the Wolbachia method for dengue control in Yogyakarta, Indonesia. PLOS Neglected Tropical Diseases, 14(4), e0008252.
Kesetyaningsih, T. W., & Ramadhana, A. (2024). Perbedaan tingkat pengetahuan tentang Program Wolbachia pada masyarakat umum antara Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta (Skripsi S1). Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Mayadilanuari, A. M., Nurvita, S., Sumantiawan, D. I., & Kurniawan, D. (2022). Gambaran tingkat pengetahuan mahasiswa tentang Program WINGKO (Wolbachia in Kota Semarang). Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan, Universitas Nasional Karangturi.
Notoatmodjo, Soekidjo, 2014. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku . Jakarta: Rineka Cipta
Notoatmodjo, S. (2020). Pendidikan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Putri, T. P. A. S., Widjasena, B., & Nugraheni, S. A. (2019). Pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap implementasi Wolbachia untuk pengendalian Demam Berdarah di Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 7(1), 88–96.
Saraswati, Utari, Endah Supriyati, Ayu Rahayu, Anwar Rovik, Irianti Kurniasari, Rio Hermantara, Dian Aruni Kumalawati, et al. 2023. “Kajian Aspek Keamanan Nyamuk Aedes Aegypti Linnaeus Ber-Wolbachia Di Yogyakarta, Indonesia.” Jurnal Entomologi Indonesia 20(2): 117. doi:10.5994/jei.20.2.117.
Saraswati, L., dkk. (2023). Public perception and acceptance of Wolbachia-based dengue control programs: A systematic review. International Journal of Public Health Science, 12(2), 345–354.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rusanti Apriani Finit, Yuliana Radja Riwu, Sigit Purnawan, Indriati A. Tedju Hinga

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







