HUBUNGAN USIA DENGAN KEJADIAN DEMAM TIFOID PADA PASIEN DI RS KENDAL
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.50299Keywords:
Demam tifoid, Rumah Sakit, umurAbstract
Demam Tifoid merupakan penyakit infeksi serius yang dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan tepat. Prevalensi penyakit ini tinggi di wilayah Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Kendal. Permasalahan utama adalah kurangnya pemahaman mengenai keterkaitan usia dengan insiden Demam Tifoid sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan tersebut guna membantu strategi pencegahan dan penanganan. Penelitian ini membahas hubungan antara usia pasien dengan kejadian Demam Tifoid di Rumah Sakit Baitul Hikmah Kendal. Penelitian ini menggunakan metode crros sectional. Populasi penelitian adalah pasien Demam Tifoid yang dirawat di Rumah Sakit Baitul Hikmah Kendal. Data diperoleh secara sekunder dari rekam medis pasien. Variabel utama adalah usia pasien dan kejadian Demam Tifoid. Analisis dan pengolahan data menggunakan software SPSS yang ditampilkan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien Demam Tifoid berusia 5-9 tahun (38%). Namun, analisis korelasi tidak menemukan hubungan signifikan antara usia dan kejadian Demam Tifoid dengan nilai p=0,711 dan koefisien korelasi r=-0,504. Ini menandakan usia bukan faktor utama dalam kejadian penyakit ini. Kesimpulannya, usia pasien tidak berpengaruh signifikan terhadap kejadian Demam Tifoid di RS Baitul Hikmah Kendal. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan penanganan harus ditujukan secara menyeluruh tanpa terbatas pada kelompok umur tertentu, dengan fokus pada perbaikan sanitasi dan edukasi kesehatan masyarakat.References
Aisyah, A. S., Merdekawati, F., Marliana, N., & Rohayati, R. (2023) ‘Perbandingan Titer Hasil Pemeriksaan Widal Metode Slide Dengan Metode Tabung’, Jurnal Kesehatan Siliwangi, 4(1), 123–129.
Aminuddin, M. F., & Putri, J. (2022) ‘Skrining Pemeriksaan Widal dengan Metode Slide’, Jurnal Teknologi Laboratorium Medik Borneo, 2(1), 25–30.
Anggraeni, R., Umiana, S. T., & Himayani, R. (2025) ‘Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kejadian Demam Tifoid di Indonesia’, Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum, 3(3), 207–216.
Faradila, R., Huboyo, H. S., & Syakur, A. (2023) ‘Rekayasa Pengolahan Air Limbah Domestik Dengan Metode Kombinasi Filtrasi Untuk Menurunkan Tingkat Polutan Air’, Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(3), 342–350.
Ghandi, I., Kusumajaya, H., & Fitri, N. (2025) ‘Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Pencegahan Demam Tifoid Pada Anak Di Puskesmas Melintang Kota Pangkal Pinang Tahun 2024’, Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(1), 2609–2618.
Ginting, R. Y. M., & Purba, S. K. (2023) ‘Gambaran Pemeriksaan Tubex Dan Widal Pada Pasien Suspek Tifoid Di Rsup. H. Adam Malik Medan Tahun 2023’, Journal of Pharmaceutical and Sciences, 1, 385–392.
Giovanny, H. S., E., Diah, P. K. W., & Ivanka, D. (2023) ‘Epidemiologi Dan Resistensi Antibiotik Salmonella Typhi Dan Paratyphi a Pada Kasus Demam Tifoid Di Jakarta: a Systematic Literature Review Epidemiology and Antibiotic Resistence of Salmonella Typhi and Paratyphi a in Typhoid Fever Case in Jakarta: a Systematic Literature Review’, Sikontan Journal, 2, 173–184.
Hartanto, R. (2021) ‘Diagnosis Dan Tatalaksana Demam Tifoid Pada Dewasa’, Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 8(3), 145–156.
Kurniawan, M. (2024) Faktor Lingkungan Rumah Penderita Demam Tifoid Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kelurahan Air Naningan Kabupaten Tanggamus Tahun 2024. Laporan Tugas Akhir: Politeknik Kesehatan Tanjung Karang.
Masyrofah. D. N., Pratiwi, H., & Lestari, S. (2023) ‘Hubungan Umur Dengan Kejadian Demam Tifoid: Suatu Tinjauan Pustaka’, Jurnal Epidemiologi Klinik, 5(2), 45–52.
Nabila, M. A., Nurjanah, E., & Zakiudin, A. (2024) ‘Asuhan Keperawatan Pada An. D Dengan Demam Thypoid di Ruang’, Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Dan Keperawatan, 2(3), 10.
Najah, S., & Rahman, S. (2025) ‘Edukasi dan Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Pengelolaan Air Bersih Untuk Kesehatan dan Lingkungan’, Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(2024), 1369–1376.
Nuhayati, N., Merdekawati, F., Marliana, N., & Bandung, P. K. (2023) ‘Pengaruh Lama Demam Terhadap Positivas Rate IgM Anti Salmonella typhi Pada Pasien Tersngka Demam Tifoid Metode Inhibition Magnetic Binding Immunoassay The Effect Of Duration Of Fever On Positivity Rate IgM AntiI Salmonella typhi In Patients Suspect Of T’, Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang, 18(2), 160–164.
Nur Laila, O., Khambali, & Sulistio, I. (2022) ‘Perilaku, Sanitasi Lingkungan Rumah dan Kejadian Demam Tifoid’, Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 13(2), 525–529.
Prajatiwi, N. D., Diyantoro., Indriati, D. W., & Sundari, A. S. (2020) ‘Prevalence Of Bacterial Infection In Rectal Swab Culture Of Some Prospective Workers’, Malaysia Journal of Medicine and Health Sciences, 16(8), 9–13.
Rahmawati, R. R. (2020) ‘Faktor Risiko Yang Memengaruhi Kejadian Demam Tifoid Di Wilayah Kerja Puskesmas Binakal Kabupaten Bondowoso’, Medical Technology and Public Health Journal, 4(2), 224–237.
Sundari, M., Rizqoh, D., & Bate’e, G. J. (2021) ‘Identifikasi Bakteri Salmonella Sp. Pada Penderita Demam Tifoid Anak Usia 5-14 Tahun Dengan Metode Widal Test Di Rumah Sakit Advent Medan Tahun 2018’, Jurnal Analis Laboratorium Medik, 6(1), 6–12.
Tobing, J. F. J. (2024) ‘Demam Tifoid’, IKRA-IT: Jurnal Sosial Dan Humaniora, 8(2).
Zaranggi, A., Fauziah, P. N., & Widhyasih, R. M. (2024) ‘Pelaksanaan Uji Widal dalam Diagnosis Demam Tifoid di Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Sukabumi’, Jurnal Ilmiah Kesehatan, 16(9), 348–355.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sulis Setyowati, Silvia Nurvita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







