FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH (NPB) PADA PENJAHIT DI KELURAHAN SOLOR, KECAMATAN KOTA LAMA, KOTA KUPANG
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.50040Keywords:
Nyeri Punggung Bawah, Usia, Indeks Masa Tubuh, Masa Kerja, Lama Duduk, Desain Kursi, PenjahitAbstract
Nyeri punggung bawah (NPB) merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal yang sering dialami oleh pekerja sektor informal seperti penjahit. NPB dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik faktor individu maupun faktor ergonomi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara usia, indeks massa tubuh (IMT), masa kerja, lama duduk, dan desain kursi dengan keluhan NPB pada penjahit di Kelurahan Solor, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode cross-sectional, dengan jumlah populasi sebanyak 33 penjahit. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah usia, IMT, masa kerja, lama duduk, dan desain kursi (independen) serta keluhan nyeri punggung bawah (dependen). Instrumen pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Fisher Exact Test dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara usia (p=0,006), masa kerja (p=0,019), dan lama duduk (p=0,026) dengan keluhan nyeri punggung bawah. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tua usia responden, semakin lama masa kerja, serta semakin panjang durasi duduk saat menjahit, maka semakin besar risiko mengalami keluhan NPB. Sebaliknya, variabel IMT (p=0,295) dan untuk desain kursi seluruh responden menggunakan kursi dengan desain yang tidak ergonomis sehingga analisis statistik mengenai hubungan antara desain kursi ergonomis dengan keluhan nyeri punggung bawah (NPB) tidak dapat dilakukan. Tidak adanya variasi data pada variabel desain kursi membuat uji hubungan tidak dapat dihitung secara valid. Kondisi ini menunjukkan bahwa penggunaan kursi yang ergonomis belum diterapkan oleh penjahit di Kelurahan Solor.References
Arwinno, L.D. (2018) ‘Keluhan Nyeri Punggung Bawah pada Penjahit Garmen PT. Apac Inti Corpora’, Higeia Journal Of Public Health Research And Development, 2(3), pp. 406–416.
Anggraika, P., Apriany, A., Pujiana, D., & Medika, A. (N.D.). Hubungan Posisi Duduk Dengan Kejadian Low Back Pain (Lbp) Pada Pegawai Stikes.
Andri (2018) ‘Hubungan Posisi Duduk Dengan Intensitas Low Back Pain Pada Buruh Pabrik Rokok Pt. Cakra Guna Cipta Kabupaten Malang (Doctoral Dissertation, Poltekkes Rs Dr. Soepraoen).’, Nucleic Acids Research, 6(1), Pp. 1–7.
Badan Pusat Statistik Kota Kupang. (28 Februari 2023). Kota Kupang Dalam Angka 2023. Diakses Pada 17 Januari 2025, Dari Https://Kupangkota.Bps.Go.Id/Id/Publication/2023/02/28/08bbb053105a95b89964cc56/Kota-Kupang-Dalam-Angka-2023.Html
Depnakertrans. Departemen Tenaga Kerja Dan Transmigrasi. 2003. Available From: 2003Ketenagakerjaan.Pdf Http://Luk.Staff.Ugm.Ac.Id/Atur/UU13-
Devira, S., Burhan Muslim, ) ;, Basuki, ) ;, Seno, A., Darwel, ) Nur, E., Poltekkes, ), & Padang, K. (2021). Hubungan Durasi Kerja Dan Postur Tubuh Dengan Keluhan Low Back Pain (Lbp) Penjahit Nagari Simpang Kapuak Kabupaten Lima Puluh Kota. Jurnal Sehat Mandiri, 16. Http://Jurnal.Poltekkespadang.Ac.Id/Ojs/Index.Php/Jsm138
Giles, L.G.F. & Singer, K.P., 1991. Clinical Anatomy and Management of Low Back Pain. Boston: Butterworth-Heinemann.
Hidayati, H.B., 2022. Nyeri punggung bawah. Surabaya: Airlangga University Press.
Hoy, D., Bain, C., Williams, G., March, L., Brooks, P., Blyth, F., Woolf, A., Vos, T. and Buchbinder, R., 2012. A systematic review of the global prevalence of low back pain. Arthritis & rheumatism, 64(6), pp.2028-2037.
Hutabarat, J., 2022. Dasar-dasar pengetahuan ergonomi. Jakarta: MNC Publishing.
ILO. International Labour Organization. Available Http://Www.Ilo.Org/Wcmsp5/Grozups/Public/---Asia/---Ro-Bangkok/--Ilo-Jakarta/Documents/Publication/Wcms_237650.Pdf
Kemenkes RI. (2018). Infodatin Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3). Kementerian Kesehatan RI.
Republik Indonesia. (1993). Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 1993 tentang Penyakit yang Timbul karena Hubungan Kerja. Jakarta: Sekretariat Negara.
Mahendra (2018) ‘Hubungan Usia, Masa Kerja, Status Gizi Dan Intensitas Getaran Mesin Dengan Keluhan Subyektif Low Back Pain (Studi Pada Pekerja Penggergajian Kayu Desa Sapuran, Wonosobo)’, Repository Unimus [Preprint]. Available At: Http://Repository.Unimus.Ac.Id/Id/Eprint/2585.
Ones, M., Sahdan, M., & Tira, D. S. (N.D.). Merdiana Ones, Mustakim Sahdan, Deviarbi Sakke Tira. Media Kesehatan Masyarakat, 3(1). Https://Doi.Org/10.35508/Mkm
Prasetya, G.R.A., 2023. Hubungan antara durasi duduk dengan kejadian nyeri punggung bawah: Studi terhadap Mahasiswa Fakultas Kedokteran Umum Angkatan 2019 di Universitas Islam Sultan Agung Semarang pada masa pandemi. Doctoral dissertation. Universitas Islam Sultan Agung Semarang
Purba, J.R., Berampu, S.S. & Sembiring, H., 2024. Mobility exercise dengan model latihan back strengthening exercise pada penderita low back pain. Medan: [CV Jejak]
Purbasari, A., Azista, M., Anna, B., & Siboro, H. (2019). Analisis Postur Kerja Secara Ergonomi Pada Operator Pencetakan Pilar Yang Menimbulkan Risiko Musculoskeletal. Sigma Teknika, 2(2), 143–150.
Putri (2022) ‘Hubungan Usia, Durasi Kerja, Masa Kerja Dan Indeks Massa Tubuh (Imt) Terhadap Keluhan Low Back Pain (Lbp) Pada Penjahit Di Kecamatan Sarolangun’, Braz Dent J., 33(1), Pp. 1–12.
Republik Indonesia. (1993). Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 1993 tentang Penyakit yang Timbul karena Hubungan Kerja. Jakarta: Sekretariat Negara.
Saputra, A. et al. (2020) ‘Sikap kerja, masa kerja, dan usia terhadap keluhan low back pain pada pengrajin batik’, Higeia: Journal of Public Health Research and Development, 4(Special 1).
Simanjuntak, E. Y. B., Silitonga, E., & Aryani, N. (2020). Latihan Fisik Dalam Upaya Pencegahan Low Back Pain (LBP). Jurnal Abdidas, 1(3), 119–124. Https://Doi.Org/10.310 04/Abdidas.V1i3.21
Syalsabila, S., Silitonga, B., & Utami, T. N. (2021). Hubungan Usia Dan Lama Kerja Dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah Pada Nelayan Di Kelurahan Belawan Ii. 5(2).
Syuhada, A. D., Suwondo, A., & Setyaningsih, Y. (2018). Faktor Risiko Low Back Pain Pada Pekerja Pemetik Teh Di Perkebunan Teh Ciater Kabupaten Subang. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 13(1), 91. Https://Doi.Org/10.14710/Jpki.13.1.91-100
Santie Ayuningtyas (2012) Hubungan Antara Masa Kerja Dengan Risiko Terjadinya Nyeri Punggung Bawah (Npb) Pada Karyawan Kantor Pt. Krakatau Steel Di Cilegon Banten.
Tarwaka And Bakri, S.H.A. (2016) Ergonomi Untuk Keselamatan, Kesehatan Kerja Dan Produktivitas. Available At: Http://Shadibakri.Uniba.Ac.Id/Wp-Content/Uploads/2016/03/Buku-Ergonomi.Pdf.
Tyas, F.A., Nurulita, U. And Wardani, R.S. (2017) ‘PUNGGUNG BAWAH ( Studi Pada Penjual Jamu Gendong Dan Dorong Di Kota Semarang ) Fitria Atmajaning Tyas , 2 Ulfa Nurulita , 2 Ratih Sari Wardani’, P. 4442.
Umbara (2021) ‘Hubungan Desain Kursi Dengan Keluhan Nyeri Punggung Pada Penjahit Di Pasar Minggu Kota Bengkulu’, P. 6.
World Health Organization (WHO), 2023. Low back pain – Key facts. [online] Available at: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/low-back-pain [Accessed 17 August 2025]
Wijayanti, F., Ricky Ramadhian, M., Saftarina, F., Eka Cania, Dan, Low Back Pain Pada Penjahit Konveksi Di Kelurahan Way Halim Kota Bandar Lampung, K., & Cania, E. (N.D.). Kejadian Low Back Pain (LBP) Pada Penjahit Konveksi Di Kelurahan Way Halim Kota Bandar Lampung.
Wulandari, A., Dokter, P., Kedokteran, F., & Lampung, U. (N.D.). Terapi Chiropractic (Spinal Manipulation) Terhadap Low Back Pain. Http://Jurnalmedikahutama.Com
Yasmin Rahmadiani, P., Azzahra, N., Andini Anggraini, R., Christie Guesteva, V., Patrycia Maudi Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Sarjana, L., Ilmu Kesehatan, F., & Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Abstrak, U. (N.D.). Faktor-Faktor Penyebab Kejadian Low Back Pain Pada Pekerja Kantoran: Systematic Review Affected Factors Of Low Back Pain Case In Office Workers: A Systematic Review. In Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat (Vol. 13).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Arlan Adu, Soni Doke, Agus Setyobudi, Noorce Ch. Berek

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







