FAKTOR–FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GEJALA ISPA PADA BALITA DI DESA BANDAR BARU KEC. SIBOLANGIT
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.50036Keywords:
Balita, ISPA, Kondisi Rumah, Pengetahuan Ibu, Perilaku PenghuniAbstract
Salah satu masalah kesehatan utama yang dihadapi balita di Indonesia masih infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Penyakit ini berkontribusi signifikan terhadap angka kesakitan dan kematian balita, terutama di wilayah pedesaan dengan kondisi lingkungan dan perilaku kesehatan masyarakat yang belum optimal. Desa Bandar Baru termasuk daerah dengan kasus ISPA yang cukup tinggi, namun kajian ilmiah terkait faktor-faktor yang memengaruhinya masih terbatas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana gejala ISPA pada balita di Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit berkorelasi dengan pengetahuan ibu, kondisi fisik rumah, dan perilaku penghuni. Penelitian dilakukan menggunakan desain potong lintang kuantitatif. Sebanyak 74 responden diambil melalui teknik simple random sampling dari total populasi 281 balita. Data primer dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner serta observasi langsung kondisi rumah. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 29,7% balita mengalami gejala ISPA. Uji statistik memperlihatkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan ibu (p=0,031), kondisi fisik rumah (p=0,002), dan perilaku penghuni (p=0,036) dengan kejadian ISPA. Risiko terkena ISPA pada balita meningkat karena perilaku kurang sehat dan kondisi rumah yang tidak memenuhi syarat kesehatan. ISPA pada balita merupakan masalah multifaktor yang dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan ibu, kualitas rumah, dan perilaku penghuniReferences
Afdhal, F., Fauziah, N. A., & Sagita, V. (2023). Hubungan Status Gizi dan Faktor Lingkungan terhadap Kejadian (ISPA) pada Balita. Jurnal'Aisyiyah Medika, 8(2).
Arrazy, S., Putri, A., Masyithah, R., & Siregar, S. R. (2025). Kondisi Fisik Rumah Sebagai Faktor Risiko ISPA pada Masyarakat Pesisir Kota Medan. Jurnal Kesehatan Marendeng, 9(2), 159-169.
Cindy, C., Suhadi, S., & Jumakil, J. (2024). Hubungan Kondisi Fisik Rumah, Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Keluarga dengan Kejadian ISPA di Wilayah Kerja Puskesmas Labasa Kecamatan Tongkuno Selatan Kabupaten Muna. Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo, 5(3).
Daeli, W. G., Harefa, J. P. N., Lase, M. W., Pakpahan, M., & Lamtiur, A. (2021). Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Perilaku Pencegahan ISPA pada Anak Balita di Kampung Galuga. Jurnal Kedokteran Meditek, 27(1), 33-38.
Febrianti, A. (2020). Pengetahuan, Sikap dan Pendidikan Ibu dengan Kejadian ISPA pada Balita di Puskesmas 7 Ulu Kota Palembang. SAINTEK: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Industri, 3(1), 133-139.
Gumilar, D., & Sugiyanto, G. (2023). Analisis Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kejadian ISPA Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Langensari 1 Kecamatan Langensari Kota Banjar. Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic, 3(4), 169-182.
Nur, N. H., Syamsul, M., & Imun, G. (2021). Faktor Risiko Lingkungan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Panambungan. Journal of Health Quality Development, 1(1), 10-22.
Putri, A. K. W., Asiani, G., & Priyatno, A. D. (2025). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kejadian ISPA di Wilayah Kerja Puskesmas Sako Palembang. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP), 8(1), 63-76.
Rafaditya, S. A., Saptanto, A., & Ratnaningrum, K. (2022). Ventilasi dan Pencahayaan Rumah Berhubungan dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita: Analisis Faktor Lingkungan Fisik. Medica Arteriana, 3(2), 115-123.
Rahmadanti, D., & Alnur, R. D. (2023). Hubungan Kepadatan Hunian dan Pencahayaan Kamar dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Babelan 1. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 2(4), 1025-1032.
Rahmawati, N., & Cahyaningtyas, M. E. (2020). Hubungan Antara Pengetahuan Orang Tua Tentang PHBS dengan Perilaku Pencegahan ISPA. Intan Husada: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 8(2), 49-58.
Restu, F. K., Darwel, D., Nur, E., Marza, F., Hidayanti, R., & Sumihardi, S. (2025). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada Balita. Jurnal Kesehatan Lingkungan Mandiri, 3(2), 103-114.
Sero, R. L., & Fitria, P. N. (2024). Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Ibu Tentang Pencegahan Infeksi Saluran Napas Atas (ISPA) pada Balita di Desa Dorume. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI), 9(1), 85-91.
SURYANI, D., AZ, W. K. S., & Mulyati, S. (2025). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA pada Anak Balita di Puskesmas Putri Ayu. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 16(1), 258-270.
Syahputra, I., Ilhamsyah, I., Rahmayuda, S., & Febrianto, F. (2022). Sistem Klasterisasi Data Kesehatan Penduduk untuk Menentukan Rentang Derajat Kesehatan Daerah Menggunakan K-Means. Jurnal Khatulistiwa Informatika, 10(1), 66-73.
Togodly, A. (2022). Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada Balita di Puskesmas Karubaga Kabupaten Tolikara: Factors Affected the Incidence of Acute Respiratory Infection (ARI) in Toddlers at Karubaga Public Health Center, Tolikara Regency. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 4(4), 407-415.
Waliyyuddin, R., Fahdhienie, F., & Arivin, V. N. (2024). Faktor Risiko Lingkungan Fisik Rumah terhadap Kejadian ISPA pada Balita di Darul Imarah Aceh Besar. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 7(6), 1695-1703.
Zolanda, A., Raharjo, M., & Setiani, O. (2021). Faktor Risiko Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut pada Balita di Indonesia. Link, 17(1), 73-80.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Tri Niswati Utami, Dewi Syahfitri, Hikmah Tin Panggabean, Revina Aulia Manurung, Sela Ritonga , Wan Yara Yasmin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







