GAMBARAN KONDISI PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN DI PERUMAHAN BUMI OSMO PERMAI KELURAHAN PENKASE OELETA KECAMATAN ALAK KOTA KUPANG

Authors

  • Indriawati Ratuloli Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Mustakim Sahdan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Cathrin W. D. Geghi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Sintha L. Purimahua Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.48542

Keywords:

Perumahan, Permukiman, Prasarna, Sarana, Utilitas Umum

Abstract

Perumahan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang memerlukan dukungan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) untuk menciptakan lingkungan permukiman yang layak huni. Namun, masih banyak kawasan perumahan yang belum memenuhi standar kelayakan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi prasarana, sarana, dan utilitas umum di Perumahan Bumi Osmo Permai, Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode survey. Pengumpulan data dilakukan menggunakan checklist yang disebarkan kepada 135 responden dan juga melakukan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar komponen prasarana, sarana, dan utilitas umum seperti akses air bersih, jaringan listrik, fasilitas ibadah, sarana Pendidikan, sarana kesehatan, sarana perdagangan dan sarana persampahan telah tersedia. Namun, masih terdapat beberapa kekurangan seperti kondisi permukaan jalan yang rusak, saluran drainase yang tidak berfungsi optimal, sarana darurat seperti kran umum dan hidran kebakaran, tidak tersedianya taman atau ruang terbuka hijau, serta sarana persampahan yang memiliki konstruksi tidak kuat dan bocor. Berdasarkan temuan tersebut, diperlukan peran aktif dari pengembang perumahan dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas prasarana, sarana, dan utilitas umum terutama pada aspek yang masih belum terpenuhi, guna menciptakan kawasan permukiman yang aman, nyaman, dan layak huni.

References

Adimagistra, T., & Pigawati, B. (2016). Evaluasi Penyediaan Sarana Dan Prasarana Di Perumahan Puri Dinar Mas Semarang. Jurnal Pengembangan Kota, 4(1), 58. https://doi.org/10.14710/jpk.4.1.58-66

Agustian, E., Haidir, H., & Al Kholiq, A. A. (2024). Analisis ketersediaan sarana dan prasarana perumahan MBR di Kota Palembang. Region : Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Perencanaan Partisipatif, 19(1), 247. https://doi.org/10.20961/region.v19i1.67135

Badan Pusat Statistik Kota Kupang. (2023). Kecamatan Alak dalam angka 2023. Diakses dari https://kupangkota.bps.go.id

Hayati, S., Effendi, J., & Pasangka, B. (2016). Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Privat di Kota Kupang (Studi Kasus di Perumahan Nasional Nefonaek dan BTN Kolhua). Jurnal Keteknikan Pertanian, 04(1), 15–24. http://journal.ipb.ac.id/index.php/jtep/article/view/12531/9585

Hidayati, E., & Ratih Sari, S. (2021). Kualitas Sarana Dan Prasarana Perumahan Griya Harapan Weleri. Langkau Betang: Jurnal Arsitektur, 8(2), 110. https://doi.org/10.26418/lantang.v8i2.45981

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Cipta Karya. (2012). Tata Cara Penyusunan Rencana Induk Sistem Drainase Perkotaan. Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman, 1–148.

Sari, M., Mahyuddin, Simarmata, M. M., Susilawaty, A., Wati, C., Munthe, S. A., Hidayanti, R., NNPS, R. I. N., Fatma, F., Saputra, H. A., Saputra, H. M., & Hulu, V. T. (2020). Kesehatan Lingkungan Perumahan. http://repositori.uin-alauddin.ac.id/19812/1/2020_Book Chapter_Kesehatan Lingkungan Perumahan.pdf

Sunarti. (2019). Buku ajar perumahan dan permukiman. In Undip press Semarang.

Syaifudin, M. (2020). Pengawasan Pemerintah Dan Masyarakat Dalam Ketersediaan Prasarana, Sarana, Dan Utilitas Umum Perumahan Kota Kudus (Studi Kasus Perumahan Bumi Rendeng Baru). Tata Ruang Dan Pembangunan, 8(2), 88–99.

Pemerintah Indonesia. (2008). Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah

Pemerintah Indonesia. (20070. Undang-Undang (UU) Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang

World Health Organization. (2018). WHO Housing and health guidelines. http://www.who.int/phe%0Ahttp://apps.who.int/bookorders.

Wulan, A., & Kospa, H. (2024). Pengaruh pembangunan perumahan terhadap sarana dan prasarana di Koridor Jalan Tanjung Barangan, Kelurahan Bukit Baru, Kota Palembang. Jurnal Pembangunan Perkotaan, 18(1), 67–80.

Yuliani, N. (2020). Ketersediaan dan Aksesibilitas Sarana Umum pada Perumahan Formal di Kabupaten Sleman. Jurnal Arsitektur dan Lingkungan, 18(2), 58–65.

Downloads

Published

2025-12-28

How to Cite

Ratuloli, I., Sahdan, M., Geghi, C. W. D., & Purimahua, S. L. (2025). GAMBARAN KONDISI PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN DI PERUMAHAN BUMI OSMO PERMAI KELURAHAN PENKASE OELETA KECAMATAN ALAK KOTA KUPANG. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(3), 9422–9430. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.48542