DETEKSI BAHAN BERBAHAYA BORAKS DAN FORMALIN PADA MAKANAN DI SEKITAR KAMPUS UNIVERSITAS NEGERI MANADO

Authors

  • Bintang Sri Rezeki Panjaitan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat, Universitas Negeri Manado
  • Richard Andreas Palilingan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat, Universitas Negeri Manado
  • Bukroanah Amir Makkau Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian
  • Tania Fransiska Berutu Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian
  • Indah Utari Sidabukke Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.48159

Keywords:

boraks, ekstrak kunyit, formalin, KMnO₄, makanan

Abstract

Boraks dan formalin sering disalahgunakan untuk bahan tambahan pangan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Makanan yang mengandung boraks dapat mengakibatkan gangguan pada sistem saraf, hati, saluran pencernaan, gangguan imunitas. Kandungan formalin pada makanan dapat mengakibatkan pencernaan, sistem saraf, paru-paru, sistem reproduksi. Boraks digunakan untuk memberikan tekstur kenyal dan lebih tahan lama, sedangkan formalin sebagai bahan pengawet untuk memperpanjang masa simpan makanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan boraks dan formalin pada makanan yang beredar di sekitar kampus Universitas Negeri Manado. Teknik pengambilan sampel dengan dengan simple random sampling pada jenis makanan seperti bakso, tahu, dan mie basah kuning. Total sampel yang dilakukan pengujian pada 15 sampel makanan. Metode yang digunakan uji kualitatif untuk pengujian boraks dengan menggunakan kertas ekstrak kunyit dan pereaksi KMN04 (kalium permanganat) untuk pengujian formalin pada sampel uji. Berdasarkan hasil pengujian di laboratorium menunjukkan bahwa 10 sampel positif boraks (67%) dan 9 sampel positif formalin (60%). Hasil penelitian ini menunjukkan kandungan boraks dan formalin masih digunakan sebagai tambahan pangan, meskipun pemerintah sudah menetapkan boraks dan formalin sebagai bahan tambahan pangan yang dilarang. Sehingga pemerintah perlu melakukan pengawasan keamanan pangan terhadap peredaran bahan baku dan produk makanan sehingga makanan yang beredar dapat dijamin aman untuk dikonsumsi, dan masyarakat lebih waspada untuk memilih makanan.

References

A. K, P., U. P, B., & B, R. (2022). Embalming with Formalin – Benefits and Pitfalls. Scholars International Journal of Anatomy and Physiology, 5(3), 70–77. https://doi.org/10.36348/sijap.2022.v05i03.004

Asmi, N. F., Nurpratama, W. L., & Alamsah, D. (2023). Uji kandungan boraks, formalin dan rhodamin B pada makanan jajanan mahasiswa. Jurnal SAGO Gizi Dan Kesehatan, 4(2), 152. https://doi.org/10.30867/gikes.v4i2.1112

BPOM. (2012). Pedoman Informasi Dan Pembacaan Standar Bahan Tambahan Pangan Untuk Industri Pangan Siap Saji Dan Industri Rumah Tangga Pangan. Direktorat Standarisasi Produk Pangan, 62–83.

BPOM. (2019). Peraturan BPOM NO 11 Tahun 2019 tentang Bahan Tambahan Pangan. Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia, 1–1156.

BPOM. (2023). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan RI Nomor 22 Tahun 2023 Tentang Bahan Baku yang Dilarang dalam Pangan Olahan dan Bahan yang Dilarang Digunakan Sebagai Bahan Tambahan Pangan. Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia

BPOM. (2025). Bahan Tambahan Pangan yang Dilarang Dalam Produk Pangan. Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia

Devaraj, P., Babu, V., & Cengiz, E. I. (2021). Qualitative detection of formaldehyde and ammonia in fish and other seafoods obtained from Chennai’s (India) fish markets. Environmental Monitoring and Assessment, 193(2). https://doi.org/10.1007/s10661-021-08871-z

EPA. (2024). Facts About Formaldehyde. U.S. Environmental Protection Agency. https://www.epa.gov/formaldehyde/facts-about-formaldehyde

FAO. (2021). Codex Alimentarius: General Standard for Food Additives. Food and Agriculture Organization of the United Nations and Pan American Health Organization World Health Organization.

Harimurti, S., Bariroh, I. H., Setiyawan, A., Permatasari, R. I., Putri, F. D., & Fajriana, L. Y. (2020). Identification of the Spread of Borax Use in Meatball Skewers in Bantul District, Special Region of Yogyakarta. Journal of Pharmaceutical Sciences and Community, 17(2), 120–130. https://doi.org/10.24071/jpsc.002369

Namntini, S. S., Presiana, D., Restiani, Y., & Nurwanti, D. (2019). Formaldehida dalam Pangan Olahan yang Terbentuk Karena Proses. Direktorat Standarisasi Pangan Olahan Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Namtini, S. S., Presiana, D., Restiani, & Nurwanti, D. (2019). Formaldehida dalam Pangan Olahan yang Terbentuk Karena Proses. In Badan Pengawas Obat dan Makanan (p. 13).

Rahman, B., Hussain, M., Probha, M., Nordin, N., Anusha, S., Bhowmik, S., & Begum, M. (2023). An update on formaldehyde adulteration in food : sources , detection , mechanisms , and risk assessment. Food Chemistry, 427(June), 136761. https://doi.org/10.1016/j.foodchem.2023.136761

Saputrayadi, A., Asmawati, A., & Marianah, M. (2018). Analisis Kandungan Boraks dan Formalin Pada Beberapa Pedagang Bakso di Kota Mataram. IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application), 5(2), 1. https://doi.org/10.31764/ijeca.v0i0.1971

Sebayang, R., Kencana, K. B., & Samosir, I. (2020). Pemberian Larutan Garam terhadap Penurunan Kadar Formalin pada Tahu. Jurnal Keperawatan Silampari, 3(2), 587–596. https://doi.org/10.31539/jks.v3i2.1076

Utuh, I. A., & Ugwoha, E. (2021). Effects of Formaldehyde Exposure on Human Body-A Review Article. Asian Journal of Medicine and Health, 19(12), 131–142. https://doi.org/10.9734/ajmah/2021/v19i1230425

Wang, Y., Lv, H., Lan, J., Zhang, X., Zhu, K., Yang, S., & Lv, S. (2022). Detection of Sodium Formaldehyde Sulfoxylate, Aluminum, and Borate Compounds in Bread and Pasta Products Consumed by Residents in Jilin Province, China. Journal of Food Protection, 85(8), 1142–1147. https://doi.org/10.4315/JFP-22-011

WHO. (2024). Food Safety. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/food-safety

Downloads

Published

2025-12-25

How to Cite

Panjaitan, B. S. R., Palilingan, R. A., Makkau, B. A., Berutu, T. F., & Sidabukke, I. U. (2025). DETEKSI BAHAN BERBAHAYA BORAKS DAN FORMALIN PADA MAKANAN DI SEKITAR KAMPUS UNIVERSITAS NEGERI MANADO. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(3), 8361 – 8367. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.48159