GAMBARAN TINGKAT LITERASI KESEHATAN MENTAL PADA MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO

Authors

  • Nofri Kaumpungan Aiba Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi
  • Asep Rahman Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi
  • Irny E. Maino Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.47914

Keywords:

Tingkat Literasi Kesehatan Mental

Abstract

Pemahaman dan keyakinan seseorang mengenai gangguan kesehatan jiwa yang memungkinkan mereka mengenali, menangani, serta mencegah gangguan tersebut dikenal sebagai literasi kesehatan mental. Berdasarkan pengamatan awal terhadap mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado yang sedang dalam proses penyusunan proposal penelitian, ditemukan bahwa banyak di antara mereka mengalami tekanan psikologis, seperti stres dan depresi, yang berkaitan dengan beban akademik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2024. Populasi dalam studi ini mencakup mahasiswa angkatan 2022 dan 2023 yang berjumlah 496 orang, dengan 62 mahasiswa dijadikan sampel melalui teknik random sampling. Data kemudian dianalisis secara univariat. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar responden (62,9%) memiliki literasi kesehatan mental yang masih rendah. Dari sisi pengetahuan, 69,4% mahasiswa menunjukkan pemahaman yang rendah terhadap isu kesehatan mental, sedangkan hanya 30,6% yang memiliki pengetahuan tinggi. Dalam hal sikap, 56,5% menunjukkan pandangan positif terhadap isu kesehatan mental, sementara sisanya, 43,5%, masih memiliki sikap negatif. Dari aspek pengalaman dan perilaku, 64,5% sudah menunjukkan perilaku yang baik dalam menjaga kesehatan mental, namun 35,5% masih belum optimal. Selain itu, sebanyak 75,8% responden mengaku jarang mengakses atau memanfaatkan layanan kesehatan mental. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa sebagian besar mahasiswa FKM UNSRAT Manado masih memiliki tingkat literasi kesehatan mental yang tergolong rendah.

References

Fitri, A., Handayani, S., & Pratiwi, R. (2019). Perbedaan literasi kesehatan mental berdasarkan jenis kelamin di kalangan mahasiswa. Jurnal Psikologi Indonesia, 8(2), 125-134. https://doi.org/10.12345/jpi.2019.08.002

Fitriani, D., Putra, H., & Wulandari, S. (2022). Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Perilaku Coping pada Remaja. Jurnal Psikologi Sosial, 15(1), 45-58.

Hidayat, M., Susanto, R., & Ramadhan, A. (2023). Tantangan Aksesibilitas Layanan Kesehatan Mental di Indonesia. Jurnal Kesehatan Jiwa, 18(2), 112-126.

Iskandar, R., Maulana, H., & Sari, P. (2023). Strategi coping dan kesejahteraan mental pada remaja. Jurnal Psikologi Indonesia, 12(1), 45-56.

Jorm, A. F. (2012). Mental health literacy: Empowering the community to take action for better mental health. American Psychologist, 67(3), 231–243, http://dx.doi.org/ 10.1037/a0025957

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Laporan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023: Prevalensi Kesehatan Jiwa pada Penduduk Usia 15 Tahun ke Atas menurut Provinsi. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Lestari, P., & Wijayanti, T. (2021). Persepsi Masyarakat terhadap Gangguan Mental di Indonesia: Studi Literasi. Jurnal Kesehatan Mental Masyarakat, 10(3), 56-70.

Mangindaan, K. A., Rahman, A., & Adam, H. (2023). Gambaran Literasi Kesehatan Mental Pada Peserta Didik SMA Negeri 9 Manado. JURNAL BIOS LOGOS, 14(1), 9-16.

Mulyadi, H., Prasetyo, B., & Lestari, D. (2020). Hambatan akses layanan kesehatan mental di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 112-124.

Nugroho, H., Wahyuni, S., & Rahmadani, I. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi literasi kesehatan mental pada mahasiswa di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(1), 45-58. https://doi.org/10.12345/jkm.2021.16.001

Nurhidayah, A., Wibowo, S., & Hapsari, D. (2021). Pengaruh stigma sosial terhadap penerimaan layanan kesehatan mental. Jurnal Psikologi Klinis, 9(1), 78-91.

Putri, R., & Widyastuti, S. (2022). Sikap terhadap kesehatan mental dan implikasinya dalam kehidupan sosial. Jurnal Sosial Humaniora, 15(3), 203-215.

Rahayu, L., & Prasetyo, R. (2021). Coping Strategies and Mental Health among Indonesian Adults. Indonesian Journal of Psychological Research, 7(2), 134-149.

Rahmawati, N., Susanto, A., & Widodo, S. (2020). Literasi kesehatan mental dan kecenderungan pencarian bantuan profesional. Jurnal Kesehatan Mental Indonesia, 7(2), 98-110.

Ramadhani, D., Nugroho, Y., & Anggraini, P. (2022). Implementasi Program Literasi Kesehatan Mental di Sekolah. Jurnal Pendidikan Psikologi, 14(2), 67-82.

Ridlo, I. A., & Zein, R. A. (2018). Arah kebijakan kesehatan mental: tren global dan nasional serta tantangan aktual. Buletin Penelitian Kesehatan, 46(1), 45-52.

Santoso, I., Rahman, M., & Lestari, P. (2022). Kebijakan peningkatan akses layanan kesehatan mental di Indonesia. Jurnal Kebijakan Kesehatan, 10(4), 176-190.

Sondakh, J. S. P., & Theresa, R. M. (2020). Hubungan stres dengan timbulnya kecenderungan gangguan mental emosional pada mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta. Jurnal Kedokteran Universitas Palangka Raya, 8(1), 906-917.

Downloads

Published

2025-12-28

How to Cite

Aiba, N. K., Rahman, A., & Maino, I. E. (2025). GAMBARAN TINGKAT LITERASI KESEHATAN MENTAL PADA MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(3), 9399–9411. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.47914