IMPLEMENTASI PROGRAM PENGENDALIAN DAN PENCEGAHAN RABIES BERBASIS ONE HEALTH DI KABUPATEN KUPANG

Authors

  • Farli N Finit Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Galuh W.K.D Larasati Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Tasalina Y.P Gustam Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Rina W. Sirait Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i2.46942

Keywords:

Input, Proses, Output, One Health

Abstract

Rabies merupakan salah satu penyakit zoonosis yang penyebarannya sangat cepat bahkan sudah menyebar hingga ke daerah Kabupaten Kupang yang berbatasan langsung dengan daerah endemis rabies yakni Kabupaten Timur Tengah Selatan. Penelitian Implementasi Program pengendalian dan pencegahan rabies berbasis one health di Kabupaten Kupang bertujuan untuk menganalisis bagaimana input, proses dan output dari program pengendalian dan pencegahan rabies yang dilaksanakan di Kabupaten Kupang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini fokus terhadap  input dan proses  dari program pengendalian dan pencegahan rabies yang dilaksanakan di Kabupaten Kupang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implemetasi program pengendalian dan pencegahan rabies berbasis one health di Kabupaten Kupang dalam variabel input dan proses sudah merata , tetapi terkendala pada keterbatasan sumber daya manusia pada Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, keterbatasan anggaran pada Dinas Peternakan Kabupaten Kupang dan dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, serta rendahnya pengetahuan masyarakat tentang penyakit rabies.

References

Cynthia Zakaria, F., Dewa Ayu Putri Wirantari, I., & Pratiwi Lukman, J. (2024). Kinerja Dinas Pertanian Kota Denpasar dalam Upaya Penanggulangan Penyakit Rabies Melalui Program Pemberian Vaksinasi Rabies di Kota Denpasar. Communication and Policy Review, 1(3), 77–87. https://ijespgjournal.org/index.php/shkr

Desita, M. Y., Riwu, Y. R., Limbu, R., Yosephina Desita, M., & Radja Riwu, Y. (2021). EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN SURVEILANS MALARIA DALAM MENDUKUNG ELIMINASI PENYAKIT MALARIA DI KABUPATEN KUPANG. Media Kesehatan Masyarakat, 3(2), 165–174. https://doi.org/10.35508/mkm

Gelolodo, M. A., Maxs U. E Sana, Elisabet Tangkonda, Larry R.W Toha, & Novalino H. G Kallau. (2024). Edukasi Pendekatan One Health dalam Pencegahan Penyakit Zoonosis Rabies pada Sekolah Dasar di Kota Kupang. International Journal of Community Service Learning, 8(2), 192–201. https://doi.org/10.23887/ijcsl.v8i2.66385

Girsang I.V, Oscar Telaumbanua, Janno Sinaga, & Ivan. (2023). Determinan Vaksinasi Rabies Di Desa Tetehosi Kabupaten Nias. AHMAR METASTASIS HEALTH JOURNAL, 2, 185–192. http://journal.ahmareduc.or.id/index.php/AMHJ

Larasati, G. W. K. D. (2022). Zoonosis. Universitas Nusa Cendana.

Mamoto, G. G., Gosal, R., & Liando, D. M. (n.d.). Implementasi Kebijakan Pemerintah Dalam Penanggulangan Hewan Beresiko Rabies Di Kabupaten Minahasa Tenggara (Studi Di Dinas Pertanian Kab. Minahasa Tenggara). JURNAL GOVERNANCE, 1(2), 1–11.

Manro, N. M., & Yovani, D. N. (2018). MENUJU INDONESIA BEBAS RABIES 2020: PROBLEM INSTITUSI DALAM IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KESEHATAN PUBLIK DI BALI TOWARDS A RABIES-FREE INDONESIA BY 2020: INSTITUTION PROBLEM OF PUBLIC HEALTH POLICY IMPLEMENTATION IN BALI. In Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia : JKKI (Vol. 07, Issue 04).

Mardiana, A., Maulana, D., & Stiawati, T. (2025). IMPLEMENTASI PENDEKATAN ONE HEALTH MELALUI COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGENDALIAN PENYAKIT ZOONOSIS RABIES DI PROVINSI BANTEN. In JISIP-UNJA (Vol. 9).

Maria Aega Gelolodo, Yohanes T. R.M.R., Simarmata, Y. Y. S., Novalino H.G Kallau, & Fhady R. Loe. (2024). Peningkatan Kapasitas Dokter Hewan Sebagai Garis Depan Penanganan Penyakit Rabies di Nusa Tenggara Timur. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 5(2), 3054–3061. http://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i3.3468

Mega Gustin. (2015). IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA PEKANBARU DALAM PENGENDALIAN DAN PENANGGULANGAN RABIES TAHUN 2013. JOM FISIP, 2(2), 1–15.

Mulia, T. C., Ulfa, H. M., & Silitonga, T. D. (2020). Tinjauan Pelaksanaan Evaluasi Pelaporan Program P2 Demam Berdarah Dengue (DBD) Puskesmas di Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2019. Jurnal Kesehatan Komunitas, 6(1), 80–85. https://doi.org/10.25311/keskom.vol6.iss1.408

Novita. (2019a). Pemberantasan Rabies di Indonesia sebagai Upaya Mewujudkan Right to Life, Right to Health. BALABA: JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA, 151–162. https://doi.org/10.22435/blb.v15i2.1581

Novita, R. (2019b). Pemberantasan Rabies di Indonesia sebagai Upaya Mewujudkan Right to Life, Right to Health. BALABA: JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA, 151–162. https://doi.org/10.22435/blb.v15i2.1581

Novita, R. (2019c). Peran Fasilitas Pelayanan Kesehatan dalam Menghadapi Tantangan Rabies di Indonesia. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan, 3(2), 94–105. https://doi.org/10.22435/jpppk.v3i2.2005

Pancar, F. M., Libriani, R., Yaddi, Y., Prasanjaya, P. N., Dhian, P., Qurniawati, Q., Rifqiyah, N., Apriliani, A., & Aprilia, T. (2023). Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Vaksinasi Rabies Hewan Kesayangan pada Hari Rabies Sedunia di Kota Kendari Menuju Indonesia Bebas Penyakit Rabies 2030. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 3(3), 845–850. https://doi.org/10.54082/jamsi.757

Permatasari Amanda Iman. (2020). KEBIJAKAN PUBLIK (TEORI, ANALISIS, IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KEBIJAKAN). CV. The Journal Publishing.

Ratu, A. A., Wangsa, R., Praganingrum, T. I., Anugerah, N., Wijayana, P., Luh, N., & Savitri, S. D. (2024). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN RABIES DI LINGKUNGAN BANJAR DESA PENGLUMBARAN KECAMATAN SUSUT KABUPATEN BANGLI (Vol. 3, Issue 1).

Ridwan, M., & Destika, S. (2021). PELAKSANAAN VAKSINASI RABIES PADA HPR DI KENAGARIAN KAMANG MUDIAK, KABUPATEN AGAM, SUMATRA BARAT. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5, 189–199.

Subrata, M., Purnama, S. G., Utami, A., Karang Agustina, K., & Swacita, I. (2020). ROLE OF STAKEHOLDER IN RABIES CONTROL WITH INTEGRATED ONE HEALTH APPROACH IN BALI. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia : JKKI, 09, 20–32.

Syahfitri, R. I. (2023). Pengaruh Tingkat Pengetahuan Terhadap Pencegahan Penyakit Rabies. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(1), 48–53. https://doi.org/10.56211/pubhealth.v2i1.310

Virsa Paradissa, L., & Agung Nur Pratama, R. (2024). Pendekatan Legal Pluralism dalam Upaya Penanggulangan Rabies di Bali. Prosiding SENAPAS, 2(1), 13–18.

Downloads

Published

2025-08-30

How to Cite

Finit, F. N., Larasati, G. W., Gustam, T. Y., & Sirait, R. W. (2025). IMPLEMENTASI PROGRAM PENGENDALIAN DAN PENCEGAHAN RABIES BERBASIS ONE HEALTH DI KABUPATEN KUPANG. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(2), 6433–6446. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i2.46942