KEPATUHAN MINUM OBAT, LAMA PENGOBATAN DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUALA TUNGKAL II
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i2.46708Keywords:
Kepatuhan, Lama Pengobatan TB, Dukungan sosial, Kualitas HidupAbstract
Kualitas hidup mencakup pemberian kesempatan untuk menjalani kehidupan yang nyaman dengan menjaga keseimbangan antara kondisi fisiologis dan psikologis dalam kehidupan sehari-hari. Peningkatan kualitas hidup menjadi hal penting sebagai tujuan pengobatan dan merupakan kunci untuk kesembuhan pasien tuberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat, lama pengobatan, dan dukungan sosial terhadap kualitas hidup pasien TB di Puskesmas Tungkal II. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif cross-sectional pada 55 responden dari populasi 100 pasien TB yang dipilih secara Stratified Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner WHOQOL menunjukkan mayoritas responden memiliki kualitas hidup kurang baik (58,2%), tingkat kepatuhan rendah (70,9%), berada dalam fase pengobatan lanjutan >4 bulan (58,2%), dan menerima dukungan sosial minimal (61,8%). Hasil analisis multivariate menunjukkan bahwa faktor yang paling dominan terhadap kualitas hidup pasien tuberkulosis di Puskesmas Kuala Tungkal II Kabupaten Tanjung Jabung Barat adalah kepatuhan minum obat. Hasil analisis menunjukkan bahwa pasien TB yang tidak patuh minum obat memiliki risiko 6,838 kali lebih besar untuk mengalami kualitas hidup yang kurang baik dibandingkan pasien yang patuh ((POR = 6,838; 95% CI: 1,752–26,682; p = 0,006). setelah dikontrol oleh variabel umur, pendidikan dan pekerjaan. Karena nilai p < 0,05 dan interval kepercayaan tidak melewati angka 1, maka hubungan ini dinyatakan signifikan secara statistik dan bermakna secara klinis.Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi terpadu berbasis edukasi dan penguatan dukungan sosial untuk meningkatkan kualitas hidup pasien TB dalam rangka keberhasilan terapi TB.References
Aggarwal, A. N. (2019). Quality of life with tuberculosis. Journal of Clinical Tuberculosis and Other Mycobacterial Diseases, 17, 100121. https://doi.org/10.1016/j.jctube.2019.100121
Ali, A., Jaber, S., Khan, A. H., Azhar, S., Sulaiman, S., & Ahmad, N. (2016). Evaluation of Health-Related Quality of Life among Tuberculosis Patients in Two Cities in Yemen. 48, 1–19. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0156258
Alvarez GG, Costa DS, Silva GM, et al. Impact of Treatment Adherence on Health-Related Quality of Life in Tuberculosis Patients. Braz J Infect Dis. 2019;23(4):271–8. (n.d.).
Atlas, I. D. F. D. (1955). International Diabetes Federation. In The Lancet (Vol. 266, Issue 6881). https://doi.org/10.1016/S0140-6736(55)92135-8
Billah, M. M., Rahim, M. A., Biswas, S. K., Ahmed, S., Rahman, M. A., Uddin, M. J., Mazumder, M. K., & Hasan, M. N. (2023). Health Related Quality of Life in Patients with Pulmonary Tuberculosis. Mymensingh Medical Journal : MMJ, 32(1), 103–110.
Billah MM, Rahim MA, Biswas SK, Haque A, Jahan I, Rahman MM, et al. Health-related quality of life in patients with pulmonary tuberculosis. Mymensingh Med J. 2023;32(1):103–10. (n.d.).
Fenti, H. (2017). Metodologi Penelitian (2017th ed.). PT RajaGrafindo Persada.
Fitriyadi, F., & Era, D. P. (2023). ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN TUBERKULOSIS YANG DIRAWAT DI RUANG DAISY RSUD dr. H. SOEMARNO SOSROATMODJO. SAINTEKES: Jurnal Sains, Teknologi Dan Kesehatan, 2(3), 277–286. https://doi.org/10.55681/saintekes.v2i3.117
Glanz, Karen, L. et al. (2008). Health Behavior And Health Education (Theory, Research, and Pratice) (4th Editio).
Hendrik, Perwitasari, D. A., Mulyani, U. A., & Thobari, J. A. (2015). Pengukuran Kualitas Hidup Pasien Tuberkulosis Menggunakan Instrumen ST George Respiratory Questionnaire (SGRQ) Di Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional Peluang Herbal Sebagai Alternatif Medicine Tahun 2015, 28–34.
Irawati, I. (2020). Hubungan Kepadatan Hunian Dan Sosial Ekonomi Dengan Kejadian Penyakit TB Paru Di Kelurahan Pecung (Wilayah Kerja Puskesmas Belakang Padang) Kecamatan Belakang Padang Kota Batam Tahun 2019. Dinamika Lingkungan Indonesia, 7(1), 8. https://doi.org/10.31258/dli.7.1.p.8-12
Jaber, A. A. S., Khan, A. H., Syed Sulaiman, S. A., Ahmad, N., & Anaam, M. S. (2016). Evaluation of Health-Related Quality of Life among Tuberculosis Patients in Two Cities in Yemen. PLOS ONE, 11(6), e0156258. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0156258
Juli, V. N. (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup lubuk alung sumatera barat. 2(1), 29–38.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Revisi Strategi Nasional Penanggulangan Tuberkulosis Di Indonesia 2020-2024 Dan Rencana Interim 2025-2026. 286.
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/755/2019 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Tuberkulosis. 1–23.
Kusnanto, K., Pradanie, R., & Karima, I. A. (2017). Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap Kualitas Hidup Penderita Tuberkulosis Paru. Jurnal Keperawatan Padjadjaran, 4(3), 213–224. https://doi.org/10.24198/jkp.v4i3.284
Notoatmodjo.S,. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Penerbit Rineka Cipta, Jakarta, Edisi Revisi : viii + 207 hlm.
Oktavia, S., Mutahar, R., & Destriatania, S. (2016). Analysis of Risk Factors for Pulmonary Tb Incidence in Work Area Health Kertapati Palembang. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 7(2), 124–138.
Pangaribuan, L., Kristina, K., Perwitasari, D., Tejayanti, T., & Lolong, D. B. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Tuberkulosis pada Umur 15 Tahun ke Atas di Indonesia. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 23(1), 10–17. https://doi.org/10.22435/hsr.v23i1.2594
Patel P, Shukla A, Desai M, Khan S. Role of social support in quality of life of tuberculosis patients: a study from India. J Tuberc Res. 2019;7(2):45–53. (n.d.).
Rizki A, Susilowati S, Wahyuni CU. Hubungan kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pasien TB Paru. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip). 2021;9(1):21–8. (n.d.).
Setiawan A, Suharyanto S. Evaluasi Pengobatan Tuberkulosis: Kepatuhan Pasien dan Dukungan Sosial di Yogyakarta. J Kesehatan Masyarakat. 2021;10(3):45–52. (n.d.).
Sibarani, J. P. (2019). Description Of Stress Levels In Pulmonary Tuberculosis Patients Undergoing The Intensive Phase Of Treatment In Hospital And Puskesmas. 884–891.
Singh S, Sood A, Sharma M. Social Support and Quality of Life in Patients with Tuberculosis: A Study from India. Int J Tuberc Lung Dis. 2021;25(10):745–51. (n.d.).
Siti N, Indahwati R, Prihatini I. Pengaruh dukungan keluarga terhadap kualitas hidup pasien tuberkulosis di Yogyakarta. J Kesehatan Masyarakat. 2022;8(2):34–9. (n.d.-a).
Siti N, Indahwati R, Prihatini I. Pengaruh Dukungan Keluarga terhadap Kualitas Hidup Pasien Tuberkulosis di Yogyakarta. J Kesehatan Masyarakat. 2022;8(2):34–9. (n.d.-b).
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Alfabeta.
Suryani N, Putra M, Indra A. The Influence of Medication Adherence on the Quality of Life of Tuberculosis Patients in Bali. J Health Sci. 2020;8(2):95–102. (n.d.).
Thomson RM, Van Niekerk T, Maher D, Spencer H, Thomas L. The role of psychosocial support in enhancing quality of life for tuberculosis patients. Int J Tuberc Lung Dis. 2021;25(1):48–56. (n.d.).
Wahyuni N, Dewi Y, Prasetyo F. Pengaruh Kepatuhan Pengobatan Terhadap Kualitas Hidup Pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas Sukajadi. J Kedokt Indones. 2022;70(1):12–8. (n.d.).
WHO. (n.d.). The World Health Organization Quality of Life (WHOQOL)-BREF. World Heal Organ. https://www.who.int/tools/whoqol/whoqol-bref/docs/default-source/publishing-policies/spss-syntax/whoqol-bref-syntax-files
World Organization for Animal Health. (2023). Report 20-23. In January: Vol. t/malaria/ (Issue March).
Zarova, C., Chiwaridzo, M., Tadyanemhandu, C., Machando, D., & Dambi, J. M. (2018). The impact of social support on the health ‑ related quality of life of adult patients with tuberculosis in Harare , Zimbabwe : a cross ‑ sectional survey. BMC Research Notes, 1–7. https://doi.org/10.1186/s13104-018-3904-6
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Safrina Safrina, Nur Rizky Ramadhani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







