FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.46412Keywords:
hiperemesis gravidarum, usia ibu, umur kehamilan, paritas, jarak kehamilan, kehamilan ganda, pendidikan, pekerjaanAbstract
Hiperemesis gravidarum merupakan kondisi mual muntah berat yang dialami secara berlebihan selama masa kehamilan dan dapat berdampak serius terhadap kesehatan ibu maupun janin. Kondisi ini seringkali menyebabkan dehidrasi, gangguan elektrolit, bahkan gangguan pertumbuhan janin bila tidak ditangani dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hiperemesis gravidarum pada ibu hamil di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan case control dan rasio perbandingan antara kelompok kasus dan kontrol sebesar 1:1. Sampel penelitian berjumlah 124 responden yang terdiri dari 62 ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum (kasus) dan 62 ibu hamil tanpa hiperemesis gravidarum (kontrol), yang diperoleh melalui teknik quota sampling dan random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan master tabel yang memuat variabel demografis dan obstetrik, kemudian dianalisis secara bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dengan kejadian hiperemesis gravidarum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara usia ibu (p=0,043), umur kehamilan (p=0,047), paritas (p=0,046), jarak kehamilan (p=0,036), kehamilan ganda (p=0,047), tingkat pendidikan (p=0,047), dan pekerjaan (p=0,043) dengan kejadian hiperemesis gravidarum. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor demografis dan obstetrik berperan penting dalam meningkatkan risiko hiperemesis gravidarum, sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui edukasi kesehatan dan pemantauan intensif pada kelompok ibu hamil dengan faktor risiko tersebut.References
Anggraini, Y., Aisyah, S., & Rahmadhani, S. P. (2022). Analisis Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang Tahun 2020. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(2), 711. https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i2.1734
Azdah Murniati, I., Aidil, L., Saputra, B., Patandianan, P. G., Studi, P., Dokter, P., Kedokteran, F., & Bosowa, U. (2024). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hiperemisis Gravidarum Pada Ibu Hamil. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(3).
Azizah, N., Murniasih, E., & Agusthia, M. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Di Rsud Kota Tanjungpinang. In Jurnal Inovasi Kesehatan Adaptif (Vol. 5).
Bakay, A., Nurbaya, S., Sastika Sumi, S., Nani Hasanuddin Makassar, S., Kemerdekaan VIII No, J. P., & Makassar, K. (2023). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil. Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan 3(4).
Beredikta, T. B., & Dewi, S. T. (2024). Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Di Rumah Sakit BhayangkaraTahun 2023. In Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia (Issue 1). https://journal.budimulia.ac.id/
Ginting, M. R., Anggraini, H., & Sari, E. P. (2022). Hubungan Gravida, Jarak Kehamilan Dan Status Gizi Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(2), 668. https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i2.1826
Hulu, M., Nababan, D., & Manurung, J. (2022). Factors That Influence Hyperemesis Gravidarum. In Jurnal Kebidanan Malahayati) (Vol. 8, Issue 2). http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kebidanan
Khotimah, S., Ilmu Kesehatan, F., & Dharmas Indonesia, U. (2022). Hubungan Umur Ibu Hamil Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Di Rumah Sakit Umum Daerah Sungai Dareh Kabupaten Dhamasraya. Jurnal Kesehatan Masyarakat , 6(3), 1–6.
Lubis, B., Hanim, L., Br Bangun, S., & Ajartha, R. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester Pertama Di Wilayah Puskesmas Tanjung Pasir 2020. Jurnal Kesmas Dan Gizi, 3(2), 123–130. https://doi.org/10.35451/jkg.v3i2.533
Mawarni, M. (2024). Faktor Resiko Yang Berhubungan Dengan Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Langkahan Kab. Aceh Utara Tahun 2023. Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran, 2(2), 119–125. https://doi.org/10.55606/termometer.v2i2.3652
Mutia, F., Harahap, M., Kebidanan, D., Aufa, U., Di, R., & Padangsidimpuan, K. (2024). Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Hiperemesis Gravidarum Di Wilayah Kerja Puskesmas Batangtoru Tahun 2024. In Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia ( Indonesian Health Scientific Journal (Vol. 9, Issue 1).
Norisa, N., UPT Puskesmas Meureubo, S., & Poltekkes Kemenkes Aceh, D. (2022). Terapi Komplementer Untuk Mengurangi Mual Muntah Pada Masa Kehamilan. Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial Dan Budaya, 6(3).
Nurhasanah, N., Aisyah, S., & Amalia, R. (2022). Hubungan Jarak Kehamilan, Pekerjaan dan Paritas dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(2), 736. https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i2.1800
Rahmi, N. S., Rahmarianti, G., Veronica, N., Kebidanan, J., & Kebidanan Manna, A. (2023). Hubungan Usia Gestasi Dan Paritas Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Pasar Manna Kabupaten Bengkulu Selatan. https://journal.bengkuluinstitute.com/index.php/JKM
Reni, & Oktaviani, T. (2023). Hubungan Usia Ibu Dan Karakteristik Kehamilan Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum . In JAIA (Vol. 8, Issue 1).
Rorrong, J. F., Wantania, J. J. E., & Lumentut, A. M. (2021). Hubungan Psikologis Ibu Hamil dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum . Ejournal. Unsrat Volume 9, No 1, Januari-Juni 2021, 9(1), 219–222. https://doi.org/10.35790/ecl.9.1.2021.32419
Sari, I. D., Wulan, M., Effendi, Y., & Nasution, N. H. (2024). Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I di RSU Haji Medan. Malahayati Health Student Journal, 4(2), 426–438. https://doi.org/10.33024/mahesa.v4i2.12945
Serinaenti, Kamelia, Imran, & Agustina. (2023). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian+Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kabanjahe Kab. Karo Tahun+2023. Nursing Applied Journal , 1(4), 1–14.
Suyuti, S., Sahibu, S., & Kunci, K. (2021). Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Di Puskesmas Kuprik Kota Merauke. Jurnal of Midwifery.
Wahtini, S., Wahyuntari Kebidanan, E., Yogyakarta, A., & Artikel, R. (2020). Gambaran Anemia Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kalasan Info. In Midwifery Journal | Kebidanan (Vol. 5, Issue 1). https://www.researchgate.net/publication/306394937_I
Widya, D., Akademi, A., Rangga, K., Prabumulih, H., & Selatan, S. (2021). Cendekia Medika Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Prabumulih Factors Related To Gravidarum Hyperemesis Events In Trimester I Pregnant Mother I In General Hospital In Prabumulih. CENDEKIA MEDIKA, 6(1), 1–9.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Aris Fatmala, Evi Wahyuntari, Nidatul Khofiyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







