KAKI DIABETIK : PENDEKATAN DIAGNOSIS SEBAGAI KOMPLIKASI ANGIOPATI PADA DIABETES MELITUS

Authors

  • Fauziah Rahmah R Mahasiswa Program Studi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia
  • Abdul Mubdi Ardiansar Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia
  • Anis Bamatraf Departemen Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i2.45496

Keywords:

angiopati, diabetes mellitus, kaki diabetik

Abstract

Diabetes merupakan penyebab utama berbagai komplikasi serius, termasuk kebutaan akibat retinopati diabetik, gagal ginjal yang memerlukan dialisis, serta amputasi lutut non-traumatis. Salah satu komplikasi yang umum terjadi pada diabetes melitus (DM) adalah angiopati, yang disebabkan oleh kerusakan endotel pembuluh darah dan dapat memengaruhi baik pembuluh darah besar (makroangiopati) maupun kecil (mikroangiopati). Literatur ini bertujuan untuk menganalisis kaki diabetik sebagai komplikasi angiopati pada diabetes melitus melalui pendekatan diagnosis. Metode yang digunakan adalah literature review, dengan mengumpulkan artikel atau jurnal ilmiah dari database PubMed, Portal Garuda, dan Google Scholar yang memenuhi standar SINTA IV dan V, dengan rentang waktu publikasi antara tahun 2020 hingga 2024. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian meliputi “kaki diabetik,” “angiopati,” dan “diabetes mellitus.” Berdasarkan hasil penelusuran literatur, ditemukan 10 artikel penelitian yang melaporkan komplikasi angiopati pada penderita diabetes melitus. Kesimpulan dari tinjauan ini menunjukkan bahwa komplikasi makrovaskuler yang umum pada penderita DM meliputi trombosis otak (pembekuan darah pada sebagian otak), penyakit jantung koroner (PJK), gagal jantung kongestif, dan stroke. Sementara itu, komplikasi mikrovaskuler yang sering terjadi adalah nefropati, retinopati diabetik, neuropati, serta amputasi. Dengan demikian, angiopati sebagai komplikasi DM perlu mendapatkan perhatian dalam penegakan diagnosis kaki diabetik.  

References

Andrianto. (2021). Buku Ajar Kardiodiabetologi Klinis. Airlangga University Press.

Baty, S., Chimoriya, R., James, S. et al. (2025). Diabetes in Peripheral Artery Disease: Prevalence, Complications, and Polypharmacy. Journal of Clinical Medicine.

Chen, T., Xiao, S., Chen, Z. et al. (2024). Risk factors for peripheral artery disease and diabetic peripheral neuropathy among patients with type 2 diabetes. Diabetes Research and Clinical Practice.

Febrianto, B. Y., Putra, E. P. et al. (2023). Ulkus Kaki Diabetik: Sebuah Laporan Kasus. Health and Medical Journal.

Ismail, M. T., Lutfie, F. F., Nugroho, D. B. et al. (2021). Prevalence and Risk Factors of Peripheral Arterial Disease in Type 2 Diabetes Mellitus in Yogyakarta, Indonesia. Acta Cardiologia Indonesiana.

Kalsum, T. P., Kanang, I. L., Kuswardhana, H. et al. (2024). Hubungan Antara Profil Glukosa Darah dengan Derajat Ulkus Kaki Diabetik pada Pasien Kaki Diabetik. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran.

Liu, L., Bi, B., Cao, L. et al. (2024). Predictive model and risk analysis for peripheral vascular disease in type 2 diabetes mellitus patients using machine learning and Shapley additive explanation. Frontiers in Endocrinology.

Pratiwi, L., Anggraini, D. D. et al. (2024). Diabetes Mellitus dan Gestasional Diabetes Mellitus. CV Jejak.

Suprapti, E., Halmar, H. F., Megawati. (2020). Kejadian Angiopati pada Lansia dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Jongaya Makassar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis.

Trisnawati, Anggraini, R. B., Nurvinanda, R. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Terjadinya Ulkus Diabetikum pada Penderita Diabetes Melitus. Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences.

Widodo, W. (2025). Perawatan Ulkus Kaki Diabetik Menggunakan Aplikasi Digital pada Pasien Diabetes Tipe II. Widina Media Utama.

Zamaun, N., Kanang, I. L., Imran, M. et al. (2024). Karakteristik Penderita Ulkus Kaki Diabetik. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran.

Zhang, M., Yan, J., Huang, J. et al. (2022). Prevalence and related factors of peripheral arterial disease in diabetes mellitus inpatients: A cross-sectional study in China. Endocrine Journal.

Zhang, S., Wu, Y., Guo, Y. et al. (2024). Application opportunity of Doppler ultrasound combined with CT angiography in diabetic lower extremity arterial disease and the analysis of the risk factors. Frontiers in Endocrinology.

Zubir, A. F., Alimurdianis, Brisma, S. et al. (2024). Gambaran Penderita Ulkus Diabetikum yang Menjalani Tindakan Operasi. Scientific Journal.

Downloads

Published

2025-06-16

How to Cite

Rahmah R, F., Ardiansar, A. M., & Bamatraf, A. (2025). KAKI DIABETIK : PENDEKATAN DIAGNOSIS SEBAGAI KOMPLIKASI ANGIOPATI PADA DIABETES MELITUS. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(2), 3245–3255. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i2.45496