ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM PENGENDALIAN TB PARU DENGAN STRATEGI DIRECTLY OBSERVED TREATMENT SHORTCOURSE (DOTS) DI PUSKESMAS SIKUMANA TAHUN 2024

Authors

  • Marcellya Faot Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Rina Waty Sirait Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Mega Oktoviana Luisa Liufeto Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Dominirsep O. Dodo Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i2.44898

Keywords:

Tuberkulosis, DOTS, Pengawas Minum Obat

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit yang dapat ditularkan akibat bakteri mycobacterium tuberculosis. Penularan bakteri ini terjadi melalui percikan air liur (droplet) saat berbicara, batuk, bersin atau meludah disembarang tempat. Menurut data BPS Provinsi NTT, kasus penyakit Tuberkulosis meningkat dari tahun 2017 sebanyak 3.670 kasus Tuberkulosis menjadi 6.583 kasus pada tahun 2018. Puskesmas Sikumana menjadi puskesmas dengan kasus TB Paru terkonfirmasi bakteriologis tertinggi di Kota Kupang, sebanyak 56 kasus ditahun 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan program pengendalian TB Paru dengan strategi Directly Observed Treatment Shortcourse (DOTS) di Puskesmas Sikumana. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif (wawancara mendalam). Sampel dalam penelitian ini, yaitu penanggungjawab TB Paru, 3 kader Pengawas Minum Obat, 3 Pengawas Minum Obat, 3 pasien positif TB Paru, dan 3 pasien TB Paru yang telah pulih, dengan jumlah 13 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengawasan terhadap pasien TB Paru pada masa pengobatan memiliki peran penting. Dibutuhkan peran tenaga kesehatan, kader PMO dan PMO dalam memberi dorongan dan dukungan kepada pasien yang menjalani pengobatan selama 6 bulan. Diharapkan masyarakat memiliki kesadaran dalam memeriksakan diri dan menjalani pengobatan hingga selesai dengan pengawasan PMO.

References

Alisjahbana, B. (2020) Diagnosis dan Pengelolaan Tuberkulosis. Sumedang: Unpad Press.

Athosra Maisyrah (2022) ‘Evaluasi Pelaksanaan Penanggulangan Penyakit TB Paru di Kota Bukittinggi’, ”. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan. [Preprint].

BPS NTT (2018) Jumlah Kasus Tuberkulosis (TB) Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur, 2015-2018, Badan Pusat Statistik. Available at: https://ntt.bps.go.id/dynamictable/2018/08/31/763/jumlah-kasus-tuberkulosis-tb-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-nusa-tenggara-timur-2015-2017.html.

Damanik, B.N., Yani, A. and Daulay, D. (2023) ‘Analisis Pelaksanaan Strategi Directly Observed Treatment Shortcourse (DOTS) dalam Program Penanggulangan TB di Puskesmas Bromo Kecamatan Medan Denai Tahun 2023’, Kesehatan Deli Sumatera, 1(1), pp. 1–8.

Depkes (2011) Pedoman Nasional Pengendalian Tuberkulosis. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Depkes RI (2007) Pedoman Nasional Penanggulangan Tubekulosis, Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Edited by T. Aditama. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Dinkes NTT (2016) ‘Profil Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur’, Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, pp. 1–304. Available at: https://www.kemkes.go.id/resources/download/profil/PROFIL_KES_PROVINSI_2017/19_NTT_2017.pdf.

Fahmy Muhammad (2010) ‘Hubungan Pelaksanaan Strategi DOTS dengan Tingkat Keberhasilan Pengobatan pada Pasien Tuberkulosis Paru di Balai Pengobatan Penyakit Paru-Paru (BP4) Medan’, Jurnal Pembangunan Wilayah & Kota, 1(3), pp. 82–91.

Felix Kasim, Mary Soen, K.F.H. (2011) ‘Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Strategi DOTS sebagai upaya Penanggulangan TB di Puskesmas yang Berada dalam Lingkup Pembinaan Dinas Kesehatan Kabupaten Subang’, Journal of Chemical Information and Modeling [Preprint].

Hariyanti, E., Solida, A. and Wardiah, R. (2023) ‘Evaluasi Program Pengendalian Tuberkulosis Paru Dengan Strategi DOTS’, Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 13(4), pp. 1587–1600.

Hospital, P. (2023) 10 Fakta Penting Seputar TBC (Tuberkulosis), Primaya Hospital. Available at: https://primayahospital.com/penyakit-dalam/fakta-tuberkulosis/#:~:text=Tuberkulosis %28TBC%29 disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Jadi%2C,penyakit akibat gunaguna%2C melainkan disebabkan oleh proses infeksi.

IsNet (2019) Tuberkulosis, IsNet.

Kaswandani, N., Jasin, M.R. and Nugroho, G. (2022) ‘Infeksi Laten TB pada Anak : Diagnosis dan Tatalaksana’, Sari Pediatri, 24(2), pp. 134–140. Available at: https://r.search.yahoo.com/_ylt=Awrx_3ysVm1l1iAYMc_LQwx.;_ylu=Y29sbwNzZzMEcG9zAzMEdnRpZAMEc2VjA3Ny/RV=2/RE=1701693228/RO=10/RU=https%3A%2F%2Fsaripediatri.org%2Findex.php%2Fsari-pediatri%2Farticle%2Fdownload%2F1981%2Fpdf/RK=2/RS=htt0m_lyx6QyKauo4cph4HvKjt8.

Kemenkes (2011) ‘Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 565/MENKES/PER/III/2011 Tentang Strategi Nasional Pengendalian Tuberkulosis Tahun 2011-2014’, (169).

Kemenkes RI (2014) Pedoman Nasional Pengendalian Tuberkulosis, National Guidelines for Tuberculosis Control. Edited by T. Novita. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. Available at: http://www.tbindonesia.or.id/opendir/Buku/bpn_p-tb_2014.pdf.

Kemenkes RI (2020) ‘Strategi Nasional Penanggulangan Tuberkulosis di Indonesia 2020-2024’, Pertemuan Konsolidasi Nasional Penyusunan STRANAS TB, p. 135.

Kementerian Kesehatan RI (2014) Buku Pedoman Nasional Pengendalian Tuberkulosis. Edited by Kementerian Kesehatan. Kementerian Kesehatan RI. Available at: https://puskemda.net/download/pedoman-nasional-pengendalian-tuberkulosis-2014/.

Kementerian Kesehatan RI (2016) Rencana Aksi Nasinonal Penanggulangan Tuberkulosis Indonesia 2016-2020. Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI.

Nitbani (2019) ‘Kajian Implementasi Program Tuberkulosis Paru Pada Puskesmas Oebobo Kecamatan Oebobo Kota Kupang Tahun 2018’.

Nurhidayanti Sitti (2022) ‘Analisis Implementasi Strategi Promosi Kesehatan dalam Pencegahan Penyakit TB (Studi Kasus di Wilayah Kerja Puskesmas Kalumata Kota Ternate)’, 5(12), pp. 1567–1577.

Puskesmas Sikumana (2021) Visi, Misi dan Motto Puskesmas Sikumana. Available at: https://pusksmn.dinkes-kotakupang.info/tentang-kami/visi-dan-misi.html.

Riadi Muchlisin (2022) ‘Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas)’. Available at: https://r.search.yahoo.com/_ylt=Awr.0hj7Bx1nC9EEa0ZXNyoA;_ylu=Y29sbwNncTEEcG9zAzEEdnRpZAMEc2VjA3Nj/RV=2/RE=1731165436/RO=10/RU=https%3A%2F%2Fwww.kajianpustaka.com%2F2022%2F04%2Fpusat-kesehatan-masyarakat-puskesmas.html%23%3A~%3Atext%3DPuskesmas%2520merupa.

Ristianti, J. and Oktamianti, P. (2023) ‘Analisis Kinerja Pelaksanaan Program Tuberkulosis di Provinsi DKI Jakarta Pada Masa Pandemi Covid-19’, Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, 8(5), pp. 3240–3252. Available at: https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v8i5.11809.

Susilowati Dwi (2016) Promosi Kesehatan, Kemenkes RI. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. Available at: http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI.

Tangkilisan, J.R.A., Langi, F.L.F.G. and Kalesaran, A.F.C. (2020) ‘Angka Penemuan Kasus Tuberkulosis Paru Di Indonesia Tahun 2015-2018’, KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 9(5), pp. 1–9. Available at: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/kesmas/article/view/30330.

Tim Kelompok Kerja PPOK (2001) PPOK Pedoman Diagnosis dan Penatalaksanaan di Indonesia. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.

Vivi (2019) Kajian Pelaksanaan Program Penanggulangan Penyakit Tuberkulosis (P2TB) di Puskesmas Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang 2018.

WHO (2022a) Global Tuberculosis Report. World Health Organization.

WHO (2022b) Tuberkulosis, World Health Organization. Available at: https://www.who.int/indonesia/news/campaign/tb-day-2022/fact-sheets.

Yoisangadji, A.S., Maramis, F.R.. and Rumayar, A.A. (2016) ‘Hubungan Antara Pengawas Menelan Obat (Pmo) Dan Peran Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tuberkulosis Di Wilayah Kerja Puskesmas Sario Kota Manado’, Pharmacon, 5(2), pp. 138–143.

Zulaikhah, S. and Turijan, T. (2010) ‘Pemantauan Efektivitas Obat Anti Tuberkulosis Berdasarakan Pemeriksaan Sputum Pada Penderita Tuberkulosis Paru’, Jurnal Kesehatan Unimus, 3(1), p. 105394.

Downloads

Published

2025-08-29

How to Cite

Faot, M., Sirait, R. W., Liufeto, M. O. L., & Dodo, D. O. (2025). ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM PENGENDALIAN TB PARU DENGAN STRATEGI DIRECTLY OBSERVED TREATMENT SHORTCOURSE (DOTS) DI PUSKESMAS SIKUMANA TAHUN 2024. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(2), 4996–5005. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i2.44898