FORMULASI COOKIES IKAN TONGKOL DAN TALAS SEBAGAI PMT BAGI IBU HAMIL DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.43913Keywords:
Ibu Hamil, Gizi, Cookies PMTAbstract
Permasalahan gizi ibu hamil, khususnya Kekurangan Energi Kronis (KEK), masih menjadi isu penting di Indonesia karena dapat mengganggu kesehatan ibu dan pemenuhan kebutuhan zat gizi. Untuk mengatasi KEK, Kementerian Kesehatan mengembangkan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa cookies ibu hamil, yang setiap kepingnya mengandung 104 kalori serta difortifikasi dengan sembilan vitamin (A, B1, B2, B3, B6, B12, C, D, E) dan delapan mineral (Asam Folat, Zat Besi, Selenium, Kalsium, Natrium, Zinc, Iodium, Fosfor). Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan gizi cookies PMT melalui uji proximate serta menilai daya terima organoleptic berdasarkan warna, rasa, tekstur, dan aroma. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen murni dengan desain Randomized Complete Design (RAL) satu faktor. Panelis menilai beberapa formulasi cookies untuk menentukan produk terbaik. Hasil analisis organoleptic menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada semua parameter penilaian panelis (p < 0,05). Formula F1 menjadi cookies dengan preferensi tertinggi. Uji proximate pada formulasi terbaik menghasilkan energi sebesar 380 kalori per 100 gram, karbohidrat 69,2 gram, protein 3,26 gram, lemak 22,5 gram, serat 1,3 gram, abu 2,67 gram, dan kadar air 2,33 gram per 100 gram. Kesimpulannya, formulasi F1 cookies PMT menunjukkan kandungan gizi yang sesuai untuk mendukung kebutuhan energi ibu hamil dan diterima baik oleh panelis. Produk ini direkomendasikan sebagai alternatif supplementary food untuk pencegahan KEK pada ibu hamil.References
Ahmed, T., Hossain, M., & Sanin, K. I. (2012) 'Global burden of maternal and child undernutrition and micronutrient deficiencies' Annals of Nutrition and Metabolism, 61(Suppl. 1), 8-17.
Almatsier, S. (2002) Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Almatsier, S., Soetardjo, S., & Soekatri, M. (2011) Gizi dalam Daur Kehidupan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Amareta, D. I. (2015) 'Hubungan pemberian makanan tambahan-pemulihan dengan kadar hemoglobin dan kenaikan berat badan ibu hamil kurang energi kronis (Studi di wilayah kerja Puskesmas Jelbuk Kabupaten Jember)' Jurnal Ilmiah Inovasi, 15(2).
AOAC (Association of Official Agricultural Chemist). (1984) Official Methods of Analysis. Washington D.C: AOAC.
Ardianti, D. Y., Anggriani, R., & Sukardi, S. (2019) 'Pembuatan cookies substitusi tepung talas (Colocasia esculenta (L) Schot) dan tepung daun kelor (Moringa oleifera Lamk)' Food Technology and Halal Science Journal, 2(1), 85-96.
Astawan, M. (2016) Membuat Mie dan Bihun. Jakarta: Penebar Swadaya.
Atmaja, A.K. (2009) 'Aplikasi asap cair redestilasi pada karakterisasi kamaboko ikan tongkol (Euthynus Affinis) ditinjau dari tingkat keawetan dan kesukaan konsumen' Skripsi Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Budijanto, S. (2009) 'Dukungan iptek bahan pangan pada pengembangan tepung lokal' Jurnal Pangan, 18(2), 55-67.
Danimihardja, S. & Sastramihardja, S. (1978) 'Variation of Some Cultivated and Wild Talas, Colocasia esculenta (L.) Schoot in Crude Protein Contents and Electrophoretic Pattern' Annales Bogoriensis, 6(4): 177-186. Direktorat Gizi Departemen Rl. (1981) Daftar Komposisi Bahan Makanan. Jakarta: Bhatara Karya Aksara.
Fiani, M., & Japarianto, E. (2012) 'Analisa pengaruh food quality dan brand image terhadap keputusan pembelian roti kecil toko roti Ganepis di Kota Solo' Jurnal Manajemen Pemasaran, 1(1), 1-6.
Fardha, F. (2004) 'Pengaruh pemberian suplemen biskuit multigizi ibu hamil terhadap pertumbuhan linier dan perkembangan anak usia bawah tiga tahun di Kabupaten Bogor' Thesis, Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Gillespie, S. (1999) Supplementary feeding for women and young children. Washington, DC: World Bank.
Handayani, S., & Budianingrum, S. (2015) 'Analisis faktor yang mempengaruhi kekurangan energi kronis pada ibu hamil di wilayah Puskesmas Wedi Klaten' INVOLUSI Jurnal Ilmu Kebidanan, 1(1).
Hadiwiyoto, S. (1993) Teknologi Hasil Perikanan. Yogyakarta: Liberty.
Koeswardhani, M. (2016) Dasar-dasar Teknologi Pangan. Jakarta: Universitas Terbuka. Diakses dari http://repository.ut.ac.id/4619/PANG4312-M1.pdf.
Kemenkes, R. I. (2018) Laporan Kinerja Ditjen Kesehatan Masyarakat tahun 2017. Direktorat Jenderal Kementrian Kesehatan.
Muchtadi, Sugiyono, & Ayustaningwarno. (2016) Ilmu Pengetahuan Bahan Pangan. Bandung: Alfabeta.
Nadimin, N., Nurjaya, N., & Lestari, R. S. (2018) 'Daya terima terhadap jajanan lokal Sulawesi Selatan substitusi tepung ikan gabus (Channa striata)' AcTion: Aceh Nutrition Journal, 3(2).
Nurmadinisia, R. (2012) Efektifitas program pemberian makanan tambahan pada ibu hamil kekurangan energi kronis di Kota Depok.
Rahmawati, W., Kusumastuti, Y. A., & Aryanti, N. (2012) 'Karakterisasi pati talas (Colocasia esculenta (L.) schott) sebagai alternatif sumber pati industri di Indonesia' Jurnal Teknologi Kimia dan Industri, 1(1), 347-351.
Seveline, S., Diana, N., & Taufik, M. (2019) 'Formulasi cookies dengan fortifikasi tepung tempe dengan penambahan rosela (Hibiscus sabdariffa L.)' Jurnal Bioindustri, 1(2), 245-260.
Winarno, F.G. (2004) Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Williams, & Margareth. (2001) Food Experimental Perspective. Fourth Edition. New Jersey: Prentice Hall.
Zulaidah, H. S., Kandarina, I., & Hakimi, M. (2014) 'Pengaruh pemberian makanan tambahan (PMT) pada ibu hamil terhadap berat lahir bayi' Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 11(2), 61-70.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Kurniati Dwi Utami, Rieska Indah Mulyani, Faridah Faridah, Inda Corniawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







