ANALISIS PENYEBAB PENDING KLAIM BPJS RAWAT JALAN GUNA MENUNJANG KELANCARAN PEMBAYARAN PELAYANAN KESEHATAN DI RSUD KOTA BANDUNG
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v8i2.28764Keywords:
BPJS, Pending Klaim, Rawat JalanAbstract
BPJS Kesehatan akan membayarkan seluruh pembiayaan pelayanan kesehatan, jika pihak Rumah Sakit melakukan penagihan dengan cara melakukan pengajuan klaim. Pada prosesnya, ketika data klaim sudah dikirimkan ke BPJS, sering kali terjadi suatu masalah, salah satunya yaitu mengenai pending klaim, yang membuat pembayaran pelayanan kesehatan belum bisa dibayarkan secara utuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penyebab terjadinya pending klaim BPJS rawat jalan guna menunjang kelancaran pembayaran pelayanan kesehatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, pendekatan deskriptif dengan teknik pengumplan data melalui wawancara serta observasi. Populasinya yaitu semua klaim rawat jalan yang mengalami pending pada bulan Januari-Maret 2024. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah klaim rawat jalan yang pending pada bulan Januari-Maret 2024 di RSUD Kota Bandung berjumlah 110, dengan pending dari aspek administrasi sebanyak 68, dari koding 42. Berdasarkan hasil wawancara dan analisis, yang menyebabkan pending yaitu adanya indikasi kunjungan berulang atau double klaim, ketidaklengkapan hasil penunjang, pemberian koding yang keliru, PDF yang tidak ditemukan, dan biaya grouping tidak sesuai ajuan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pending klaim rawat jalan disebabkan karena adanya kunjungan berulang, ketidaklengkapan hasil penunjang, pemberian koding yang keliru, PDF yang tidak ditemukan, dan biaya grouping tidak sesuai ajuan.References
Amin, N. F., Garancang, S., & Abunawas, K. (2023). Konsep Umum Populasi dan Sampel dalam Penelitian. Jurnal Pilar, 14(1), 15–31.
Aminah, S., Khodijah Parinduri, S., & Dwimawati, E. (2021). Analisis Penyebab Pengembalian Berkas Klaim Pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (Bpjs) Kesehatan Pada Layanan Rawat Jalan Tingkat Lanjut (Rjtl) Di Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo Tahun 2019. Promotor, 4(5), 447–457. https://doi.org/10.32832/pro.v4i5.5657
Kemenkes RI. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 Tentang Rekam Medis.
Kemenkes RI. (2021). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2021 Tentang Pedoman Indonesian Case Base Groups (INA-CBG) Dalam Pelaksanaan Jaminan Kesehatan.
Kemenkes RI. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit.
Khasanah, N. M., Fannya, P., Indawati, L., & Daniel, P. H. (2023). Tinjauan Proses Klaim Bpjs Kesehatan di Unit Rawat Inap Rumah Sakit Islam Sukapura Jakarta Utara Tahun 2021. Journal of Innovation Research and Knowledge, Vol.3(3), 501–512. https://bajangjournal.com/index.php/JIRK/article/view/6327/4829
Pemerintah RI. (2011). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2011 Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.
Pranayuda, B., Haryanti, I., Utomo, Y., & Madiistriyatno, H. (2023). Analisis Penyebab Pending Klaim Pasien BPJS Kesehatan dalam Pengajuan Klaim di Rumah Sakit Umum Persahabatan. Blantika: Multidisciplinary Journal, 1(4), 305–313. https://doi.org/10.57096/blantika.v1i4.44
Rahma Ardi Saputri, F., Nur Indira, Z., & Fauzi, H. (2022). ANALISIS FAKTOR PENYEBAB PENDING KLAIM BPJS RAWAT JALAN BULAN SEPTEMBER TAHUN 2022 DI RS X. Jurnal Rekam Medis Dan Informasi Kesehatan, 2(1), 12–19.
Sari, N. W. A., & Hidayat, B. (2023). Analisis Faktor Penyebab Klaim Pending Pelayanan BPJS di Era JKN. Medicina, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, 54(1), 5–9. https://doi.org/10.15562/medicina.v54i1.1203
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Syifa Mukaromah, Syaikhul Wahab
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).