IMPLEMENTASI PERAWATAN JANGKA PANJANG PADA LANSIA DI PUSKESMAS PUNTI KAYU KOTA PALEMBANG TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.13366Keywords:
implementasi perawatan jangka panjang, lansiaAbstract
Pertambahan jumlah lansia di Indonesia menuntut tersedianya sistem pelayanan kesehatan yang komprehensif dan berkelanjutan. Perawatan Jangka Panjang menjadi strategi penting dalam memenuhi kebutuhan bio-psiko-sosial lansia, terutama mereka yang mengalami keterbatasan fungsi dan ketergantungan dalam aktivitas sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah implementasi Perawatan Jangka Panjang pada lansia, mencakup aspek perencanaan, mekanisme pelaksanaan, wahana/tempat pelaksanaan, kompetensi pelaksana Perawatan Jangka Panjang, dan pembinaan serta pengawasan Perawatan Jangka Panjang lansia. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus Tahun 2025 sampai Maret 2026 menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sistem yaitu wawancara mendalam. Informan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam. Analisis data dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Perawatan Jangka Panjang pada lansia belum sepenuhnya optimal. Hambatan utama yang ditemukan adalah keterbatasan tenaga terlatih, kurangnya sarana dan prasarana dan kurangnya komitmen tim dan komitmen keluarga, serta dana transportasi kader. Meskipun demikian, intervensi yang bersifat personal dan keterlibatan keluarga secara aktif terbukti memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup lansia. Perawatan Jangka Panjang berpotensi besar dalam meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan lansia, namun pelaksanaannya memerlukan penguatan sistem, peningkatan kapasitas pelaksana, dan dukungan lintas sektor.References
Alvarez, I, (2019). Kebutuhan pembelajaran dan kualitas perawatan di kalangan pengasuh keluarga dan pasien lanjut usia di Guadalupe, Kota Cebu, Filipina Tengah. Eur Sci J.
BKKBN, (2017). Pedoman Perawatan Jangka Panjang (PJP)/ Long Term Care (LTC) Bagi Lansia Berbasis Keluarga. Direktorat Bina Ketahan Keluarga Lansia Dan Rentan Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional, 1–98.
Badan Pusat Statistik (2020) Statistik Penduduk Lanjut Usia. Badan Pusat Statistik (2021) Statistik Penduduk Lanjut Usia 2021
Darsie,J.(2021).Quality assurance in healthcare management. Jakarta: Salemba Medika
Friska et al., (2020). The Relationship Of Family Support With The Quality Of Elderly Living In Sidomulyo Health Center Work Area In Pekanbaru Road‟, Jurnal Proteksi Kesehatan, 9(1), pp. 1–8. doi: 10.36929/jpk.v9i1.194.
Fitriani, Y., & Utami, R. (2021). Perawatan Jangka Panjang pada Lansia: Konsep dan Implementasi di Panti Sosial. Yogyakarta: Deepublish.
Friedman, M. M., Bowden, V. R., & Jones, E. G. (2010). Family nursing: Research, theory, and practice. Pearson Education.
Hardywinoto, (2015). Panduan gerontik : Tinjuan dari berbagai aspek. Jakarta: PT. Gramedia pustaka Utama
Iles dan Huberman dalam Herdiansyah, (2019). Characteristic Relationship between the Centre of Pressure and the Centre of Mass During Quiet Standing in Female Ballet Dancers‟, International Physical Medicine & Rehabilitation Journal, 1(2), pp. 34– 36. doi: 10.15406/ipmrj.2017.01.00009.
Jones and Barthel Publisher, (2016). A. Review of Risk Factors for Cognitive Impairment in Stroke Survivors',. Scientific World Journal
Kemenkes, (2016). Modul Pelatihan Pelayanan Kesehatan Lansia dan Geriatri bagi Tenaga Kesehatan Puskesmas
Kemenkes.RI, (20170. Juknis Instrumen Pengkajian Paripurna Pada Pasien Geriatri. In Indonesia Ministry of Health. Retrieved from http://kesga.kemkes.go.id/images/pedoman/Juknis P3G.pdf
Kemenkes RI, (2018). Pedoman untuk Puskesmas dalam Perawatan Jangka Panjang bagi Lanjut Usia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kemekes RI, (2018). Pedoman praktik bagi pengasuh dalam perawatan jangka panjang bagi lansia.
Kemenkes RI, (2019). Kebijakan PJP Kemenkes RI
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Petunjuk Teknis Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Jakarta: Kemenkes RI
Kemenkes RI, (2023). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019 tentang Standar Teknis pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan
Kusuma, Y. L., Syurandhari, D. H., & Puspitaningsih, D. (2022). Pelatihan perawatan jangka panjang pada lansia bagi kader posyandu lansia. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 8(2)
Mawaddah, (2020). Peningkatan Kemandirian Lansia Melalui Activity Daily Living Training Dengan Pendekatan Komunikasi Terapeutik Di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang Nurul. Hospital Majapahit, 12(1), 32– 40.
National & Pillars, (2020). Keperawatan Gerontik. Bahan Ajar Cetak Keperawatan Gerontik, 22(1), 1–13.
Nursalam, (2018). Lanjut Usia dan Keperawatan Gerontik. Jakarta: Salemba Medika
Nurhayati, (20210. „Tingkat Pengetahuan Keluarga Dalam Pemberian Gizi Pada Lansia Cepogo, Boyolali‟, Jurnal Riset Gizi, 7(2), pp. 125–130. doi: 10.31983/jrg.v7i2.4380.
Pratono,A.H & Mharani,A (2018) Long – Term Care in Indonesia : The role of integrated Service post for elderly. Journal of aging and health,30 (10)
Puspitasari, N., & Rahmawati, D. (2020). Peran posyandu lansia dalam meningkatkan kesehatan lansia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(3).
Rina Kusumaratna, dkk, (20240. Pelatihan Perawatan Jangka Panjang Dalam Perawatan Lansia Dengan disabilitas.
Rudnicka, E, (20200. The World Health Organization (WHO) approach to healthy ageing.
Sari, D. P., & Nugroho, A. A. (2021). Evaluasi pelaksanaan program kesehatan lansia di puskesmas. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 9(2)
Sugiyono, (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alphabet
Thomas Aquino, dkk, (2019). Pengaruh edukasi perawatan jangka panjang pada lansia dengan pengetahuan kader kesehatan Di area komunitas
Wardani, I. Y. (2020). “Pendekatan Multidisiplin dalam Perawatan Lansia: Tinjauan Teoritis dan Praktis.” Jurnal Kesehatan Komunitas, 6(1), 45–53.
WHO, (2023). Ageing and health World Health Organization (WHO). (2015). World Report on Ageing and Health. Geneva: WHO Press
Wulandari, R., & Handayani, S. (2021). Pelaksanaan home care pada pelayanan kesehatan lansia di puskesmas. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Desi Oktarina, Toni Wandra, Mido Ester J. Sitorus, Taruli Rohana Sinaga, Donal Nababan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







