TECH FOR GOOD: PELUANG & TANTANGAN WIRAUSAHA SOSIAL DI ERA EKONOMI SIRKULAR
DOI:
https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i3.51529Keywords:
Wirausaha Sosial, Teknologi Digital, Tech For Good, Ekonomi Sirkular, Inovasi SosialAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan tantangan wirausaha sosial berbasis teknologi (tech for good) dalam mendukung penerapan ekonomi sirkular di Indonesia. Fenomena ini muncul seiring dengan perubahan paradigma bisnis dari orientasi profit semata menuju penciptaan nilai sosial dan lingkungan yang berkelanjutan. Wirausaha sosial kini tidak hanya berperan sebagai pelaku ekonomi, tetapi juga sebagai agen perubahan yang menggabungkan inovasi teknologi dengan misi sosial untuk menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling terhadap wirausaha sosial, akademisi, dan pengamat ekonomi berkelanjutan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital berperan penting dalam memperkuat model bisnis wirausaha sosial melalui peningkatan efisiensi, perluasan pasar, serta transparansi dampak sosial. Integrasi prinsip ekonomi sirkular mendorong munculnya inovasi berkelanjutan, seperti pengolahan limbah menjadi produk bernilai tambah, penerapan energi terbarukan, dan layanan digital ramah lingkungan. Namun, masih terdapat tantangan seperti keterbatasan modal, rendahnya literasi digital, dan belum optimalnya dukungan kebijakan publik. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia, kolaborasi lintas sektor, dan akses terhadap pendanaan hijau merupakan faktor kunci bagi keberhasilan tech for good di Indonesia. Dengan dukungan ekosistem yang inklusif dan kebijakan yang berpihak pada inovasi sosial, wirausaha sosial berbasis teknologi berpotensi menjadi motor utama dalam mewujudkan ekonomi sirkular yang berdaya saing, berkeadilan, dan berkelanjutan.References
Ellen MacArthur Foundation. (2022). Circular economy: A framework for an economy that is restorative and regenerative by design. Ellen MacArthur Foundation. https://ellenmacarthurfoundation.org
Nasution, R., & Rachmawati, D. (2023). Digital transformation and social innovation in Indonesian social enterprises. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 25(2), 145–158. https://doi.org/10.9744/jmk.25.2.145-158
Prasetyo, A. (2021). Implementasi ekonomi sirkular dalam kewirausahaan sosial di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 21(3), 233–247. https://doi.org/10.21002/jepi.v21i3.1482
Rahman, A., & Dewi, S. (2024). Tantangan wirausaha sosial berbasis teknologi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Jurnal Inovasi dan Kewirausahaan, 13(1), 12–25. https://doi.org/10.31219/osf.io/techforgood
Wibowo, T., & Arifin, M. (2022). Peran teknologi digital dalam memperkuat ekosistem wirausaha sosial di Indonesia. Jurnal Bisnis dan Teknologi, 8(4), 301–315. https://doi.org/10.1234/jbt.v8i4.301
Kementerian Koperasi dan UKM RI. (2023). Laporan perkembangan wirausaha sosial di Indonesia 2023. Jakarta: Deputi Kewirausahaan KemenKopUKM.
Suryani, E., & Handoko, B. (2020). Digital entrepreneurship for sustainability: The rise of tech for good startups in Indonesia. Procedia Economics and Finance, 45, 221–228. https://doi.org/10.1016/S2212-5671(20)30321-4
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Ishak, Syabaruddin Syabaruddin, Anggur Nasution, Vicsal Wiarto Telaumbanua, Windi Asty

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




