ANALISIS LAHAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI KECAMATAN SUNGAI BEREMAS KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2013-2023
DOI:
https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i1.40517Keywords:
Laju Pertumbuhan, Dampak Ekonomi, Dampak LingkunganAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju pertumbuhan lahan perkebunan kelapa sawit, faktor yang mempengaruhi dan dampak laju pertumbuhan kelapa sawit di Kecamatan Sungai Beremas Kabupaten Pasaman Barat.Jenis penelitian ini menggunakan metode mix method. Teknik analisis data menggunakan layout ArcGis, laju pertumbuhan, rata-rata, reduksi, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Laju pertumbuhan yang mengalami laju pertumbuhan sangat pesat adalah pada tahun 2021 yaitu sebesar 11%. pada tahun 2013 laju pertumbuhan 0%, tahun 2014 tingkat laju pertumbuhan lahan sebesar 1,05%, tahun 2015 tingkat laju pertumbuhan lahan sebesar 0,59%, tahun 2016 tingkat laju pertumbuhan lahan sebesar 0,03%, tahun 2017 hingga tahun 2018 tidak mengalami pertambahan luas lahan. Pada tahun 2019 tingkat laju pertumbuhan lahan sebesar 5,46% dan pada tahun 2020 tidak mengalami pertambahan luas lahan. Pada tahun 2021 tingkat laju pertumbuhan lahan sebesar 11% dan pada tahun 2022 hingga tahun 2023 tidak mengalami pertambahan luas lahan kelapa sawit. 2) Faktor yang mempengaruhi laju pertumbuhan lahan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Sungai Beremas adalah pada harga sawit yang ditentukan pada perbedaan umur tanaman sawit yang,mana harga sawit yang lebih mahal berada pada sawit dengan umur tanam 10-20 tahun, kemudia luas lahan sawit yang selalu mengalami pengluasan dari tahun 2013 hingga 2023, kemudian untuk segi kemirngan lerengnya Kecamatan Sungai Beremas memiliki lereng dan ktinggian lahan yang ideal untuk perkebunan kelapa sawit karena Kecamatan Sungai Beremas lebih di dominasi oleh lahan yang sangat landai yaitu seluas 17.760,3971 Ha dengan ketinggian 100 Meter dan ketinggian lahan 200 Meter dengan kemiringan lereng 2-15% yaitu lereng yang landai dengan lahan seluas 16.639,3869 Ha. 3) Perkebunan kelapa sawit memberikan dampak yang sangat membantu terhadap perekomian masyarakat petani sawit di Kecamatan Sungai Beremas, pada mulanya banyak petani sawit yang dulunya menanam lahannya dengan tanaman kopi, teh, karet, dan cengkeh. Kemudian masyarakat beralih kepada tanaman kelapa sawit karena merasa penghasilan dari penjualan kelapa sawit lebih menguntungkan daripada tanaman lain. Kemudian dampaknya terhadap lingkungan adalah adanya pencemaran terhadap udara, air dan hutan.References
Andriyanto. (2016). JOM FISIP Vol. 3 No. 1 – Februari 2016 Page 1. Jom Fisip, 3(1), 1–10.
Gultom, A. (2019). Fakultas pertanian universitas muhammadiyah sumatera utara medan 2019. Scholar, 1–60.
Hakim, N., Murtilaksono, K., & Rusdiana, O. (2016). Land use Conflict in Gunung halimun Salak National Park Lebak District. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 2007, 128–138.
Jum, J. Y., Rahmadani, D. R., & Hutabarat, S. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi ekspansi perkebunan kelapa sawit di Provinsi Riau. Jurnal Agribisnis, 12(1), 23-35.
Mustofa, R., & Bakce, R. (2019). Potensi Konflik Lahan Perkebunan Kelapa Sawit. Unri Conference Series: Agriculture and Food Security, 1, 58–66. h
Ningsih T., Maharany R., Fu’adh S.K. (2020). Analisa Produktivitas Kelapa Sawit di Dataran Tinggi Kebun Bahbirongulu PT Perkebunan Nusantara IV. Jurnal Agrium 17 (1): 45 – 50.
Pambudi, D. T., & Hermawan, B. (2010). Hubungan antara beberapa karakteristik fisik lahan dan produksi kelapa sawit. Akta Agrosia, 13(1), 35–39.
Papilo, P., & Bantacut, T. (2016). Klaster Industri Berbasis Kelapa Sawit.Industry Journals, 87–96.
Pranata, H. (2017). Perbandingan Produktivitas Tbs Kelapa Sawit Di Lahan Datar Dan Bergelombang Helmi. 3.
Putra, A. D., Sayamar, E., & Kausar. (2004). the Conflict and the Conflict Resolution of Plantations ( a Study on Plantations Conflict Between Pt Perkebunan Nusantara V Sei Kencana and the Rural Communty of Senama Nenek Village Subdistrict of Tapung Kampar District). Jom Faperta, 1(2), 1–4.
Putri, F. D., & Fitrisia, A. (2021). Perkebunan Sawit dan Kehidupan Perekonomian di Pasaman Barat 2004-2020. Jurnal Kronologi, 3(1), 31–44.
Rezki, A., Juita, E., Dasrizal, D., & Putra Ulni, A. Z. (2019). Analisis Spasial Pola Perubahan Penggunaan Lahan Pertanian (Studi Kasus Nagari Cubadak). Jurnal Spasial, 4(2), 62–68. RESEACRH. (2014). Teori Kelapa Sawit. Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, 5–35.
Rizki, M. (2019). Resolusi Konflik Agraria Di Desa Kampar Kecamatan Kampa Kabupaten Kampar. Jom Fisip, 6(Januari-Juli), 1–13
Siregar, M. A. N., Manullang, M., Siregar, R. T., & Damanik, S. E. (2019). Dampak Perusahaan Kelapa Sawit PTPN - IV Terhadap Kesejahteraan Sosial Masyarakat Dalam Pembaangunan Wilayah Di Desa Kedai Damar Kecamatan Pabatu Kabupaten Serdang Badagei. Jurnal Regional Planning, 1(1), 39–53.
Siswanto, Y., Lubis, Z., & Akoeb, E. N. (2020). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Kelapa Sawit Rakyat di Desa Tebing Linggahara Kecamatan Bilah Barat Kabupaten Labuhanbatu. AGRISAINS: Jurnal Ilmiah Magister Agribisnis, 2(1), 60-70.
Sugiyono, I. Y. Harahap, Winarna, A.D. Koedadiri, A. Purba, dan P. Purba. 2003. Penilaian Kesesuaian Lahan Kelapa Sawit. Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan.
Suryadi, S., Hadi Dharmawan, A., & Barus, B. (2021). Expansion and Conflict at Oil Palm Plantations: A Case in Terantang Manuk Village, Pelalawan District, Riau. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 8(3), 167–178.
Syahputra, E., Sarbino, & Dian, S. (2011). Weeds Assessment di Perkebunan Kelapa Sawit Lahan Gambut. Perkebunan Dan Lahan Tropika, 1, 37–42.
Syuryani, M. ntan. (2023). Analisis Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Kelapa Sawit di Wilayah Gambut Desa Mekar Sari Kecamatan Pasir Sakti Kabupaten Lampung Timur.
Utami, R., Putri, E. I. K., & Ekayani, M. (2017). Dampak ekonomi dan lingkungan ekspansi perkebunan kelapa sawit (Studi kasus: Desa penyabungan, kecamatan merlung, kabupaten tanjung jabung barat, jambi). Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 22(2), 115-126.
Wilis, R. (2017). Perubahan Iklim dan Kaitannya dengan Penyebaran Komoditas Tanaman Pangan dan Holtikultura Di Kabupaten Pasaman Barat. Jurnal Geografi FIS UNP, 6(1), 20-31.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Hafiz, Rozana Eka Putri, Arie Zella Putra Ulni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.