Sosialisasi Bahaya Penggunaan Napza Di SMA Lancang Kuning Kelurahan Bumi Ayu, Kota Dumai

Authors

  • Dedek Sanjaya Pendidikan Sejarah, Universitas Riau
  • Niken Tiorida Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Riau
  • Alia Fatimah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Riau
  • Dhilla Anisya Kimia, Universitas Riau
  • Fauziana Anggraini Kimia, Universitas Riau
  • Fenni Amisha Karlina Ilmu Komunikasi, Universitas Riau
  • Ghivanny Alyleri Ilmu Komunikasi, Universitas Riau
  • Gracella Agnes Pariwisata, Universitas Riau
  • Ennia Asa Markeke Manajemen, Universitas Riau
  • Ridho Kurniawan Ekonomi Pembangunan, Universitas Riau
  • Ahmad Eddison Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i5.7013

Abstract

Penyalahgunaan NAPZA adalah penggunaan obat-obatan golongan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif yang tidak sesuai dengan fungsinya. Kondisi ini dapat menyebabkan kecanduan yang bisa merusak otak hingga menimbulkan kematian. Penyalahgunaan NAPZA dapat terjadi karena faktor internal (faktor kepribadian, keluarga, ekonomi) dan faktor eksternal (pergaulan dan kehidupan sosial di masyarakat). Selain itu, rasa ingin tahu yang cukup tinggi terhadap narkoba mempunyai pengaruh yang cukup besar. Di Indonesia, kalangan remaja merupakan kelompok yang rentan menyalahgunakan NAPZA. Menurut Badan Narkotika Nasional (BNN), remaja rentan menggunakan NAPZA dalam jangka panjang. Berdasarkan data yang dikeluarkan BNN pada tahun 2019, 28% (2,29 juta) remaja Indonesia diketahui menggunakan NAPZA. Adapun tujuan pengabdian masyarakat dilakukan adalah untuk memberikan sosialisasi kepada remaja sekolah di SMA Lancang Kuning Dumai terkait bahaya yang dapat ditimbulkan akibat penyalahgunaan NAPZA seperti dehidrasi, halusinasi, menurunnya tingkat kesadaran, gangguan kualitas hidup, dan kematian. Pencegahan penggunaan narkoba di kalangan remaja bukanlah merupakan tanggung jawab pemerintah saja, namun merupakan tanggung jawab para pendidik, keluarga, dan lingkungan masyarakat. Metode yang digunakan adalah metode pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) yang terdiri dari tahap pra kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi kegiatan. Peserta kegiatan ini adalah siswa-siswi kelas X,XI, dan XII SMA Swasta Lancang Kuning Kelurahan Bumi Ayu Kota Dumai  yang berjumlah 30 orang. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa meningkatnya pemahaman siswa tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, psikotropika, dan zat aditif.

Downloads

Published

2022-09-23

How to Cite

Sanjaya, . D. ., Tiorida, N. ., Fatimah, A. ., Anisya, D., Anggraini, F. ., Karlina, F. A. ., … Eddison, A. . (2022). Sosialisasi Bahaya Penggunaan Napza Di SMA Lancang Kuning Kelurahan Bumi Ayu, Kota Dumai. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(5), 2626–2631. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i5.7013