ANALISIS KERUSAKAN UNTUK PENYUSUNAN REKOMENDASI PEMELIHARAAN SISTEM TAXIWAY EDGE LIGHT DI BANDARA PANGSUMA

Authors

  • Aldha Martha Putri Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
  • Zulina Kurniawati Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
  • Fahroji Fahroji Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

DOI:

https://doi.org/10.31004/cdj.v7i2.57326

Keywords:

Sistem Taxiway Edge light, Root Cause Analysis (RCA), Fishbone diagram, Keselamatan Penerbangan

Abstract

Bandar udara memiliki peran penting dalam mendukung keselamatan operasional penerbangan, khususnya pada pergerakan pesawat di sisi udara. Salah satu fasilitas keselamatan tersebut adalah sistem taxiway edge light yang berfungsi sebagai panduan visual bagi pilot saat pesawat melakukan taxiing. Di Bandara Pangsuma Putussibau, sistem taxiway edge light saat ini tidak berfungsi, ditandai dengan lampu taxiway yang tidak menyala serta Constant Current Regulator (CCR) yang tidak beroperasi, sehingga berpotensi mengganggu keselamatan dan efisiensi pergerakan pesawat, terutama pada kondisi cuaca dengan visibilitas rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab ketidakfungsian sistem taxiway edge light sebagai dasar penyusunan rekomendasi pemeliharaan lanjutan guna mendukung keselamatan operasional penerbangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif melalui pengukuran dan pengumpulan data teknis sistem taxiway edge light yang kemudian dibandingkan dengan standar dan ketentuan yang berlaku menggunakan pendekatan Root Cause Analysis (RCA). Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor peralatan (machine) dan material menjadi penyebab utama ketidakfungsian sistem, ditandai dengan kondisi CCR dan lampu taxiway yang tidak beroperasi serta penurunan kualitas isolasi pada kabel dan konektor. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa diperlukan evaluasi teknis serta penyusunan rekomendasi pemeliharaan lanjutan agar sistem penerangan tepi sisi taxiway dapat beroperasi secara andal dan mendukung keselamatan operasional penerbangan di Bandara Pangsuma Putussibau.

References

Corsi, S., Guerrini, N., & Lombarte, M. (2021). Diagnosis of isolation transformer failures in airfield lighting circuits. IEEE Transactions on Industry Applications, 57(6), 6453–6462.

Desryanto, N., Sptra, M. A., Saputro, R., & Arnas, Y. (2024). ANALISIS PENYEBAB PENURUNAN TAHANAN ISOLASI RUNWAY EDGE LIGHT CIRCUIT 2 DENGAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA) DI BANDAR UDARA HUSEIN SASTRANEGARA BANDUNG. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. (2022). Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor PR 08 Tahun 2022 tentang Panduan Desain Aerodrome.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. (2023). Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor PR 21 Tahun 2023 tentang Manual of Standards (MOS) Part 139 Volume I – Aerodrome.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2022). PR 26 TAHUN 2022 Pedoman Pemeliharaan Visual Aids dan Kelistrikan.

Freschi, F., Mitolo, M., & Tommasini, R. (2015). Electrical Safety of Aeronautical Ground Lighting Systems. IEEE Transactions on Industry Applications, 51(3), 2003–2008. https://doi.org/10.1109/TIA.2014.2365191

Honkanen, D., & Anderjon, S. (2016). Locating Faults on Energized Airfield Lighting Power Cables.

ICAO. (2017). Doc 9157 Aerodrome Design Manual Part 5-Electrical Systems.

International Civil Aviation Organization. (2021). Aerodrome Design Manual (Doc 9157), Part 4 – Visual Aids.

International Civil Aviation Organization. (2022a). Annex 14 to the Convention on International Civil Aviation, Volume I: Aerodrome Design and Operations.

International Civil Aviation Organization. (2022b). Doc 9137 Part 9 : Airport Services Manual.

Ishikawa, K. (1986). Guide to Quality Control (2nd edition). Asian Productivity Organization.

Lighting Research Group. (2020). Investigation of Filament Failures in Halogen Lamps. Journal of Lighting Technology, 67–73.

Liu, Z. B., Wang, Q., Li, H., Wang, C. Y., & Fei, J. Y. (2022). Insulation Resistance Measurement of Airport Navigational Lighting System Based on Deep Learning and Transfer Learning. Mathematical Problems in Engineering, 2022. https://doi.org/10.1155/2022/7754356

Situmeang, S., Tharo, Z., & Anisah, N. (2024). Analisis Sistem Constant Current Regulator pada Airfield Lighting System di Bandara. INTECOM: Jurnal Inovasi Teknologi Dan Komputer, (2), 45.

Sugiyono. (2013). METODE PENELITIAN KUALITATIF KUANTITATIF DAN R&D. Alfabeta.

UBS Airport System. (2018). Airfield Ground Lighting Systems. https://www.scribd.com/document/634297807/UBS-Airfield-Ground-Lighting-Systems

Vidal, D., Monjo, L., & Sainz, L. (2016). Aeronautical ground lighting system study: Field measurements and simulations. IET Generation, Transmission and Distribution, 10(13), 3228–3233. https://doi.org/10.1049/iet-gtd.2015.1536

Žáková, M., Novák, T., & Feige, M. (2023). Solution of problems with short lifetime of airfield halogen lamps. International Journal of Aviation Technology, 12(3), 221–230.

Downloads

Published

2026-03-29

How to Cite

Putri, A. M., Kurniawati, Z., & Fahroji, F. (2026). ANALISIS KERUSAKAN UNTUK PENYUSUNAN REKOMENDASI PEMELIHARAAN SISTEM TAXIWAY EDGE LIGHT DI BANDARA PANGSUMA. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(2), 569–584. https://doi.org/10.31004/cdj.v7i2.57326

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.