PEMBERDAYAKAN KELOMPOK WANITA TANI CEMPAKA MELALUI BUDIDAYA JAMUR TIRAM SEBAGAI INOVASI EKONOMI KREATIF

Authors

  • Khairun Nisa Universitas Teuku Umar
  • Liston Siringo Ringo Universitas Teuku Umar

DOI:

https://doi.org/10.31004/cdj.v6i6.56413

Keywords:

Budidaya, Jamur Tiram, Kelompok Wanita Tani, Pemberdayaan,

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) “Cempaka” di Desa Langung, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, dengan memperkenalkan budidaya jamur tiram (Pleurotus ostreatus) sebagai mata pencaharian alternatif. Program ini diinisiasi untuk mengatasi keterbatasan peluang pendapatan perempuan pedesaan dan untuk meningkatkan gizi rumah tangga melalui kegiatan agribisnis skala kecil yang produktif. Kegiatan ini berkontribusi kepada masyarakat dengan meningkatkan kapasitas perempuan dalam agribisnis, meningkatkan pendapatan rumah tangga, meningkatkan kesadaran gizi, dan memperkuat manajemen kelompok lokal. Proyek ini juga menyediakan model pemberdayaan ekonomi pedesaan melalui budidaya jamur berkelanjutan dan inovasi produk bernilai tambah. Program ini menggunakan metode pelatihan partisipatif dan pendampingan. Kegiatan meliputi pelatihan teknis tentang budidaya jamur—mulai dari persiapan baglog, sterilisasi, inokulasi, dan inkubasi hingga panen—dan lokakarya tentang pengolahan produk (jamur goreng dan mie jamur), pembukuan, dan pemasaran. Program ini berhasil meningkatkan keterampilan dan pengetahuan peserta dalam budidaya jamur dan pengolahan pasca panen. Kedua kelompok menghasilkan baglog berkualitas dan mencapai panen teratur, menghasilkan sekitar 3 kg jamur per hari dari 1.000 baglog. Kapasitas administratif dan manajerial kelompok juga meningkat, yang mengarah pada organisasi dan keterlibatan pasar yang lebih baik.Kegiatan pemberdayaan memenuhi tujuan awal dengan mendorong partisipasi ekonomi perempuan, meningkatkan gizi keluarga melalui konsumsi jamur, dan mengembangkan praktik agribisnis berbasis komunitas yang berkelanjutan.

References

Astuti, D., Widyaningsih, N., & Rahmawati, F. (2020). Women empowerment in rural agribusiness development. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 5(1), 25–33.

Astuti, R., & Anwar, S. (2021). Community-based agribusiness empowerment model. Jurnal Pemberdayaan Sosial, 6(2), 112–122.

Chambers, R. (1994). Participatory rural appraisal: Challenges, potentials, and paradigm. World Development, 22(10), 1437–1454.

Darwis, R., Rahmi, R., & Fitriana, D. D. L. (2012). Analisis budidaya dan usaha jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) di rumah jamur. Jurnal Penelitian Sungkai, 1(1), 45–53.

Islami, A., Purnomo, A. S., & Sukesi, D. (2013). Pengaruh komposisi ampas tebu dan kayu sengon sebagai media pertumbuhan terhadap nutrisi jamur tiram (Pleurotus ostreatus). Jurnal Sains dan Seni Pomits, 2(1), 15–19.

Kusnadi, E., Hidayah, L., & Wibowo, R. T. (2018). Peran perempuan dalam ketahanan pangan rumah tangga petani. Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 2(1), 35–44.

Marlina, R., Anwar, M. F., & Rahmad, S. (2021). Gender and rural economic resilience. Jurnal Sosiohumaniora, 23(2), 155–165.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Mulyati, S., & Wahyuni, R. (2017). Budidaya jamur tiram sebagai alternatif ekonomi rumah tangga. Jurnal Agroindustri, 6(1), 40–49.

Nisa, K., Alfizar, A., & Yuslizar, Y. (2019). Pemberdayaan usaha budidaya jamur tiram kelompok wanita tani “Melati Putih” dan “Anggrek” di Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat. Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi untuk Masyarakat (LKPPL), 79–84.

Nugroho, A., Kurnia, S., & Priyono, E. (2020). Innovative cultivation of edible mushrooms for smallholders. Jurnal Pertanian Tropika, 10(2), 88–96.

Pretty, J. N. (1995). Participatory learning for sustainable agriculture. World Development, 23(8), 1247–1263.

Rahmad, T., Syafri, A., & Hanafiah, D. (2020). Pemanfaatan limbah pertanian untuk media jamur. Jurnal Teknologi Lingkungan, 8(3), 233–241.

Santosa, A., Hidayat, R. F., & Kurniawan, E. (2020). Integrating gender and agribusiness innovation in rural development. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 11(2), 66–74.

Santosa, B., Nugrahani, I. S., & Syamsul, F. A. (2020). Value chain analysis of mushroom agribusiness. Jurnal Agribisnis Indonesia, 8(1), 55–64.

Sapar, M. H., Palatte, H. P., & Ukkas, I. (2014). Pemberdayaan kelompok tani usaha budidaya jamur tiram. Jurnal Equilibrium, 4(2), 120–128.

Setiawan, A. (2022). Rural women entrepreneurship and local food innovation. Jurnal Pembangunan Desa dan Agribisnis, 9(1), 22–31.

Slamet, R., Widodo, L., & Sutopo, N. (2017). Community-based agribusiness training model. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(1), 33–42.

Subekti, T., Wibowo, D., & Nugraha, F. (2021). Improving productivity in oyster mushroom cultivation. Jurnal Teknologi Agro, 5(1), 21–30.

Sulistyowaty, M. I., Ekowati, J., Poernomo, A. T., & Adrianto, M. F. (2016). IBM kelompok usaha budidaya jamur di Kabupaten Kediri pasca erupsi Gunung Kelud. Jurnal Pengabdian LPPM Untag Surabaya, 2(1), 130–134.

Sunandar, A., Sumarsono, R. B., Witjoro, A., & Husna, A. (2018). Pendampingan budidaya jamur tiram bagi masyarakat pedesaan. Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 114–121.

Supriyadi, H., Purnamasari, R., & Dewi, N. R. (2018). Recycling agricultural waste in mushroom cultivation. Jurnal Teknologi Hijau, 3(2), 101–108.

Suryani, L., & Hartati, I. (2019). Women’s role in sustainable agriculture. Jurnal Empowerment Studies, 4(2), 112–121.

Wahyuningsih, S., Lestari, D., & Anggraini, F. (2019). Kewirausahaan perempuan melalui olahan jamur. Jurnal Pengembangan UMKM, 7(2), 98–107.

Widodo, E., Purwanto, R., & Nugroho, A. S. (2021). Agricultural innovation for rural economic independence. Jurnal Inovasi Teknologi Masyarakat, 3(1), 75–83.

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

Nisa, K., & Ringo, L. S. (2025). PEMBERDAYAKAN KELOMPOK WANITA TANI CEMPAKA MELALUI BUDIDAYA JAMUR TIRAM SEBAGAI INOVASI EKONOMI KREATIF. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(6), 6746–6751. https://doi.org/10.31004/cdj.v6i6.56413

Similar Articles

<< < 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.