EDUKASI BAHAYA KONSUMSI TEH BERLEBIHAN TERHADAP RESIKO ANEMIA PADA IBU HAMIL

Authors

  • Ricda Nurhikmayanti Hamzah Universitas Islam Makassar
  • Mughni Wahdaniyah S Universitas Islam Makassar
  • Andi Kartikasari Sukma Praja Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IST Buton
  • Desi Eka Pratiwi Universitas Islam Makassar
  • Riza Auliah Universitas Islam Makassar
  • Surianti Surianti Universitas Islam Makassar

DOI:

https://doi.org/10.31004/cdj.v7i1.56186

Keywords:

Anemia, Minum Teh Berlebihan, Ibu Hamil

Abstract

Anemia dalam kehamilan memberi pengaruh kurang baik bagi ibu maupun janin. Bagi ibu dapat menyebabkan abortus, persalinan prematur, ketuban pecah dini, mudah terjadi infeksi, perdarahan, sedangkan pada janin yang dikandung dapat menyebabkan gangguan nutrisi dan oksigenasi utero plasenta. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi edukasi kesehatan melalui penyuluhan dan diskusi interaktif, Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Tamalanrea pada tanggal 2 desember 2025 dengan sasaran ibu hamil dan pasangan usia subur yang sedang mempersiapkan kehamilan. Hasil pre-test menunjukkan bahwa dari 10 ibu hamil sebanyak 7 orang (70%) memiliki pengetahuan kurang tentang konsumsi teh berlebihan setelah makan dengan resiko Anemia, 2 orang (20%) memiliki pengetahuan cukup, dan 1 orang (10%) memiliki pengetahuan baik. Setelah diberikan edukasi berupa penyuluhan dan diskusi interaktif. Hasil post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, di mana 9 orang (90%) memiliki pengetahuan baik dan 1 orang (10%) memiliki pengetahuan cukup, serta tidak ditemukan lagi ibu hamil dengan tingkat pengetahuan kurang. Diharapkan kegiatan ini dapat menurunkan jumlah ibu yang mengalami Anemia selama kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Tamalanrea.

References

Amri, A.F. and Rachmayanti, R.D. (2022) “Edukasi Emotional Demonstration dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu terhadap Pencegahan Stunting Emotional Demonstration Education to Increase Mother ’ s Knowledge of Stunting Prevention,” pp. 5–11.

Almatsier, Sunita, dkk. (2011). Gizi Seimbang Dalam Daur Kehidupan. Jakarta, PT Gramedia Pustaka Utama.

Besral, Lia Meilianingsih, Junaiti Saliar. 2007. Pengaruh Minum The terhadap Kejadian Anemia pada Usila di Kota Bandung. MAKARA, Kesehatan, Vol. 11, No. 1. Juni 2007.

Cunningham, F. G. (2007). Obstetri Williams. Jakarta: EGC. Edisi: 21.

Handayani , Wiwik dan Andi Sulistyo Haribowo. 2008. Asuhan keperawatan pada klien dengan gangguan sistem hematologi. Salemba Medika: Jakarta

Hamzah, R.N. et al. (2025) “KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS BANGGAE II MAJENE TAHUN 2025,” 6, pp. 18047–18053.

Khofifah, (2015). Bahaya minum teh setelah makan. http://www.berbaginesia.com/2014/10/bahaya-minum-teh-setelah-makan.html?m=0.

Manuaba IBG, Manuaba IAC, Manuaba IBGF. Ilmu kebidanan, penyakit kandungan dan KB untuk pendidikan bidan edisi 2. Jakarta: EGC; 2010.

Saifuddin, AB, 2012. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta: Yayasan Pustaka Sarwono Prawirohardjo

Downloads

Published

2026-02-14

How to Cite

Hamzah, R. N., S, M. W., Praja, A. K. S., Pratiwi, D. E., Auliah, R., & Surianti, S. (2026). EDUKASI BAHAYA KONSUMSI TEH BERLEBIHAN TERHADAP RESIKO ANEMIA PADA IBU HAMIL. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(1), 158–161. https://doi.org/10.31004/cdj.v7i1.56186

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.