PRODUKSI RUMPUT LAUT UNTUK MENCEGAH RISIKO DIABETES DAN PEMBERDAYAAN KELUARGA PADA KELUARGA NONPRODUKTIF DI KECAMATAN LANGGUDU
DOI:
https://doi.org/10.31004/cdj.v6i6.55759Keywords:
Rumput Laut, Diabetes Melitus, Pemberdayaan Keluarga, Keluarga Nonproduktif, Pengabdian MasyarakatAbstract
Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan dipengaruhi oleh pola konsumsi masyarakat. Rumput laut merupakan bahan pangan lokal yang kaya serat, antioksidan, dan senyawa bioaktif yang berpotensi membantu mengendalikan kadar glukosa darah. Di sisi lain, banyak keluarga nonproduktif di Kecamatan Langgudu yang memiliki keterbatasan akses ekonomi dan belum memanfaatkan potensi sumber daya lokal secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat rumput laut dalam pencegahan risiko diabetes sekaligus memberdayakan keluarga nonproduktif melalui pelatihan produksi dan pengolahan rumput laut. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, pelatihan teknis produksi dan pengolahan rumput laut, pendampingan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang pencegahan diabetes, keterampilan produksi rumput laut, serta munculnya peluang usaha berbasis keluarga. Program ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan dan kemandirian ekonomi keluarga di Kecamatan Langgudu.References
Anurogo, D., Rahmat, R. A., & Pannyiwi, R. (2025). Identifikasi Jamur Endofit Pada Tanaman Obat Tradisional Di Sulawesi Selatan. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(2), 77–82. https://doi.org/10.59585/jimad.v3i1.862
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Brown, L., Rosner, B., Willett, W. W., & Sacks, F. M. (1999). Cholesterol-lowering effects of dietary fiber: a meta-analysis. American Journal of Clinical Nutrition, 69(1), 30–42.
FAO. (2016). The global status of seaweed production, trade and utilization. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations.
Fitriani, N., & Handayani, S. (2020). Pemanfaatan rumput laut sebagai pangan fungsional untuk pencegahan penyakit degeneratif. Jurnal Gizi dan Pangan, 15(2), 85–92.
Hadi, A. (2017). Pemberdayaan masyarakat: teori dan praktik. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pencegahan dan pengendalian diabetes melitus. Jakarta: Kemenkes RI.
Kim, J. K., & Kim, H. J. (2018). Seaweed polysaccharides as potential functional food ingredients for the prevention of metabolic diseases. Marine Drugs, 16(7), 1–15.
Kusnadi, A., & Sumarno. (2019). Potensi rumput laut sebagai sumber pangan dan ekonomi masyarakat pesisir. Jurnal Kelautan Nasional, 14(3), 145–154.
Ministry of Marine Affairs and Fisheries. (2021). Indonesian seaweed development strategy. Jakarta: MMAF.
Nugroho, A., & Lestari, D. (2021). Pemberdayaan keluarga berbasis potensi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(1), 33–41.
Putri, S. K., Pannyiwi, R., Juwariyah, S., Syarief, S. W. A., Wiranti, B., & Nurseskasatmata, S. E. (2024). Kejadian Penyakit Kulit Akibat Kebiasaan Anak-Anak Mandi di Suangai Tello Kota Makassar. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 203–211. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i2.312
Purnamasari, D. (2018). Diabetes melitus dan permasalahannya di Indonesia. Majalah Kedokteran Indonesia, 68(6), 215–220.
Supriadin, S., Wahidah, W., & Lestari, A. W. (2024). Pengaruh Terapi Dingin Kompres Es Terhadap Perubaha Intesitas Nyeri Pada Penderita Nyeri Punggung Bawah Di Desa Risa Wilayah Kerja Puskesmas Woha Tahun 2019. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(3), 525–536. https://doi.org/10.59585/bajik.v2i3.444
Santoso, J. (2016). Kandungan bioaktif dan manfaat kesehatan rumput laut. Jurnal Teknologi Pangan, 10(1), 1–10.
Suryani, I., & Widyastuti, R. (2020). Pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pengolahan pangan lokal. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(2), 120–128.
Sunanto, S., Pannyiwi, R., & Rahmat, R. A. (2025). The Effect of Night Shift Work on Nurses’ Fatigue and Work Concentration in the Emergency Department. International Journal of Health Sciences, 3(4), 606–613. https://doi.org/10.59585/ijhs.v3i4.867
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Supriadin Supriadin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









