IN HOUSE TRAINING IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENDALAM DI KB/TK SATRIA TUNAS BANGSA MELALUI PENDEKATAN LESSON STUDY
DOI:
https://doi.org/10.31004/cdj.v7i2.52842Keywords:
In House Training, Kurikulum, Lesson Study, Pembelajaran Mendalam, Profesionalisme GuruAbstract
Pendekatan pembelajaran mendalam menuntut guru untuk merancang pengalaman belajar yang memungkinkan anak mengeksplorasi sebuah konsep dari berbagai sudut, mengaitkan pengetahuan baru dengan pengetahuan lama, serta mempraktikkan keterampilan refleksi kritis selaras tahap perkembangannya. Para guru di KB/TK Satria Tunas Bangsa, objek pelaksanaan pengabdian masyarakat, menyatakan masih gamang membedakan antara “pembelajaran mendalam” dan “pembelajaran berbantuan teknologi”; kebingungan definisi ini memicu keraguan ketika menyusun tujuan harian, memilih aktivitas, maupun menyusun asesmen formatif. Tantangan kedua adalah keterbatasan akses terhadap sumber literatur mutakhir berbahasa Indonesia yang berfokus pada PAUD; sebagian besar referensi deep learning bersifat teoritik dan ditujukan untuk pendidikan dasar atau menengah, sehingga guru kesulitan menerjemahkan contoh ke dalam konteks bermain‑sambil‑belajar khas taman kanak‑kanak. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yakni Lesson Study yang terdiri dari siklus Plan (perencanaan), Do (pelaksanaan), dan See (refleksi). Melalui pendekatan ini, guru diajak untuk menyusun RPP berbasis deep learning secara kolaboratif, melaksanakan pembelajaran sambil diamati sejawat, dan melakukan refleksi terhadap praktiknya secara kritis. Hasil pelaksanaan In House Training Lesson Study memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas kompetensi guru dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran yang bermakna. Pada aspek kualitas persiapan, penyampaian materi, pemahaman dan kesesuaian kateri dengan kebutuhan guru menunnjukan dominasi data evaluasi pada tingkat sangat baik dan baik. Kegiatan ini dapat dilakukan kembali melalui pendampingan dalam rentang waktu yang lebih panjang untuk optimalisasi efektivitas kegiatan.References
Astuti, I. P., & Sumarni, W. (2023). Pengembangan profesionalisme guru melalui lesson study berbasis RPP inovatif. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 7(1), 14–26. https://doi.org/10.23917/jipd.v7i1.18637
Hendrayana, A., & Permana, H. (2021). Strategi efektif pengembangan profesionalisme guru melalui pendekatan lesson study dan coaching clinic. Jurnal Penelitian Pendidikan, 38(1), 87–98. https://doi.org/10.15294/jpp.v38i1.45450
Ismail, Z., & Herlina, R. (2025). Lesson study dalam pembelajaran anak usia dini: Studi kasus implementasi di lembaga PAUD Kota Bandung. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 1–12. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i1.26531.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen: Kurikulum Merdeka. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah. https://kurikulum.kemdikbud.go.id
Kurniawan M, Setyaningtyas EW. (2024). The Implementation of Critical and Creative Thinking in Research-Based Learning for Sustainable Language Education. e02185. https://www.sdgsreview.org/LifestyleJournal/article/view/2185
Kurniawan, M., Setyaningtyas, E. W., Dwikurnaningsih, Y., Radia, E. H., Septian Airlanda, G., Wardani, K. W., & Lauterboom, M. (2024). Peningkatan Keterampilan Pedagogi Guru TK dan SD Melalui Bimbingan Teknis Implementasi Kurikulum Merdeka di Satuan Pendidikan di Wilayah Sumogawe. Magistrorum Et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 243–254. https://doi.org/10.24246/jms.v4i32024p243-254
Putri, R. N., & Andriyani, S. (2021). School as learning community: Transformasi budaya belajar di sekolah dasar. Jurnal Kependidikan, 51(3), 311–328. https://doi.org/10.21831/jk.v51i3.42377
Rahardjo, S. (2022). Lesson study sebagai model pengembangan profesi guru berkelanjutan. Cakrawala Pendidikan, 41(2), 345–358. https://doi.org/10.21831/cp.v41i2.49567
Sugihartono, T., Mustikasari, M., & Kurniawati, D. (2023). Penguatan peran guru dalam pembelajaran berdiferensiasi dan mendalam di era Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 12(1), 25–34. https://doi.org/10.21009/JPUD.121.03
Utami, W., Nugraheni, D., & Yulianingsih, T. (2022). Dampak in house training terhadap peningkatan kompetensi guru PAUD dalam merancang pembelajaran. Jurnal Pendidikan Anak, 11(2), 115–127. https://doi.org/10.21009/JPAUD.112.06
Wijayanti, T. D., Rahardjo, M. M. ., Listyaningrum, E. M. ., Kurniawan, M. ., & Wijayaningsih, L. . (2024). Kontribusi Sosial Pada Masyarakat Melalui Penguatan Kebinekaan Talkshow Modul Nusantara. Pengabdian Kampus : Jurnal Informasi Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat, 11(1), 8–15. https://doi.org/10.52850/jpmupr.v11i1.14853
Wulandari, S., & Marzuki, A. (2023). Continuous professional development (CPD) untuk peningkatan kompetensi guru di sekolah dasar. Jurnal Kependidikan Dasar, 4(2), 142–158. https://doi.org/10.17977/um030v4i22023p142
Yuliana, N., & Setiawan, H. (2024). Evaluasi implementasi pembelajaran berbasis deep learning dalam Kurikulum Merdeka di PAUD. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 14(1), 54–66. https://doi.org/10.21009/jpud.141.07
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mozes Kurniawan, Lanny Wijayaningsih, Trivena Dyah Wijayanti, Rosa Dwi Sekarsari, Laurence G.R. Sinambela

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









