PENYULUHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA MASYARAKAT

Authors

  • Elpira Asmin Universitas Pattimura
  • Ritha Tahitu Universitas Pattimura
  • Bertha Jean Que Universitas Pattimura
  • Eka Astuty Universitas Pattimura

DOI:

https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2769

Keywords:

Penyakit Tidak Menular, Penyuluhan, , Faktor Risiko

Abstract

WHO menyebutkan penyakit tidak menular merupakan penyakit penyebab kematian terbanyak di dunia. Kematian akibat penyakit tidak menular sekitar 36 juta penduduk tiap tahunnya. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah agar masyarakat dapat berperilaku hidup sehat dan terhindar dari berbagai jenis penyakit tidak menular. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di Kelurahan Silale Kota Ambon dengan cara memberikan pendidikan kepada masyarakat berupa penyuluhan. Pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan faktor risiko penyakit tidak menular dapat diketahui dengan baik setelah dilakukan penyuluhan. Tujuan penyuluhan ini adalah agar masyarakat dapat memahami dan sadar untuk berperilaku hidup sehat sehingga dapat terhindar dari penyakit tidak menular.

Author Biographies

Elpira Asmin, Universitas Pattimura

Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura

Ritha Tahitu, Universitas Pattimura

Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura

Bertha Jean Que, Universitas Pattimura

Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura

Eka Astuty, Universitas Pattimura

Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura

References

Ali, A., Nurcholida, A., Rangki, L., Provinsi, K., & Tenggara, S. (2021). SKRINING PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA MASYARAKAT KECAMATAN NAMBO KOTA KENDARI. 3(Dm).

Kemenkes RI. (2018). Hasil Utama RISKESDAS 2018. Kementerian Kesehatan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Malahayati, P. J., & Malahayati, U. (2020). View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk. 346–351.

Marleni, L., & Alhabib, A. (2007). Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner di RSI SITI Khadijah Palembang.

Menular, T., & Masyarakat, D. I. (2018). skrining dan pendampingan pencegahan penyakit tidak menular di masyarakat. 14(1), 50–54.

Pratiwi, S. H., Sari, E. A., & Mirwanti, R. (2018). Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner Pada Masyarakat Pangandaran. VI(2), 176–183.

Purnama, J. S., Nuryanti, Y., Agustin, D., Desriani, R., & Putri, M. U. (2022). Edukasi Pengetahuan Penyakit Tidak Menular dan GERMAS Pada Usia Produktif di Dusun Karangbendo Education on Non-Communicable Disease and GERMAS Knowledge in Productive Age in. 6(1), 1–7.

Rahmah, N., Shaumi, F., Fakultas, P., Masyarakat, K., Indonesia, U., Cina, P., Depok, K., Barat, J., Gizi, D., Kesehatan, F., Universitas, M., Depok, K., & Barat, J. (2019). Kajian Literatur : Faktor Risiko Hipertensi pada Remaja di Indonesia. 115–122.

Sinaga, J., & Sembiring, E. (2013). PENCEGAHAN STROKE BERULANG MELALUI. 143–150.

Siswanto, Y., & Lestari, I. P. (2020). Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan Pengetahuan Penyakit Tidak Menular dan Faktor Risiko Perilaku pada Remaja. 2(1), 1–6.

Sudayasa, I. P., Rahman, M. F., & Eso, A. (2020). Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Pada Masyarakat Desa Andepali Kecamatan Sampara Kabupaten Konawe. 3(1).

Agina, P., Suwaryo, W., Widodo, W. T., Setianingsih, E., Keperawatan, P. S., Kebumen, K., & Tengah, J. (2019). ARTIKEL Riwayat Artikel THE RISK FACTORS THAT INFLUENCE THE INCIDENCE OF STROKE PENDAHULUAN. 11(4), 251–260.

Downloads

Published

2021-11-16