PENGUATAN TATA KELOLA TPS 3R SEKAR TANJUNG DALAM PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK

Authors

  • Adhi Surya Perdana Universitas Tidar
  • Nurul Anindyawati Universitas Tidar
  • Esna Dilli Novianto Universitas Tidar

DOI:

https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2630

Keywords:

Tempat Pengolahan Sampah, Tata Kelola, Manajemen Organisasi, Kemitraan

Abstract

Penyelenggaraan tempat pengolahan sampah reduce, reuse, recycle (TPS 3R) salah satu bentuk pendekatan pengelolaan sampah skala komunal/kawasan dengan melibatkan peran aktif masyarakat dan pemerintah Desa Tanjungsari. Penanganan sampah dengan pembangunan infrastruktur TPS 3R diharapkan dapat mengurangi volume timbunan sampah rumah tangga ke tempat pembuangan akhir. Penyelenggaraan TPS 3R dilakukan untuk melayani kelompok masyarakat berpenghasilan rendah di Desa Tanjungsari. Namun demikian saat ini TPS 3R sendiri belum memiliki tata kelola yang baik. Kepengurusan masih bersifat sukarela dengan waktu koordinasi yang menyesuaikan dengan kondisi masing-masing. Kelompok swadaya masyarakat (KSM) Sekar Tanjung memiliki peran penting dalam kepengurusan tata kelola TPS 3R, tetapi memiliki keterbatasan pengetahuan dan pengalaman mengelola kegiatan rutin dan minimnya pengetahuan proses biologis pengomposan sampah rumah tangga organik dan jaringan hasil akhir, maka dari itu program kemitraan masyarakat berfokus pada penguatan manajemen organisasi, tata kelola, dan kemitraan kelompok tani yang memanfaatkan hasil akhir untuk budidaya tanaman pertanian. Pengabdian ini dilakukan dengan metode aktif partisipatif. Pendekatan personal dilakukan di awal oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat dengan key person di daerah Tanjungsari. Setelah itu dilanjutkan dengan sosialisasi di tingkat pengurus inti dan diakhir dengan sosialisasi di masyarakat. Kegiatan ini bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keberadaan TPS 3R di daerah mereka. Hal ini terbukti dari hasil survei yang dilakukan sebelum dan sesudah pengabdian berlangsung. Selain tingkat kesadaran masyarakat yang meningkat, tingkat pengetahuan masyarakat juga mengalami kenaikan. Harapannya dengan kegiatan ini dapat menjadi batu loncatan masyarakat setempat dalam pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan.

Author Biographies

Adhi Surya Perdana, Universitas Tidar

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tidar

Nurul Anindyawati, Universitas Tidar

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tidar

Esna Dilli Novianto, Universitas Tidar

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tidar

References

Asteria, D., dan Heruman, H. 2016. Bank Sampah Sebagai Alternatif Strategi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Di Tasikmalaya (Bank Sampah (Waste Banks) as an Alternative of Community-Based Waste Management Strategy in Tasikmalaya). Jurnal Manusia Dan Lingkungan, 23(1), 136. https://doi.org/10.22146/jml.18783

Dirjen Cipta Karya. 2017. Petunjuk Teknis Tempat Pengolahan Sampah 3R. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman. Jakarta

Pieroelie, E. 2011. Waste Collectors : The Face and Activities Behind Jakarta’s Informal Waste Recycling System. A Rapid Research Assesment Report. Jakarta.

Media Elektronik Online

Gatra. 2019. https://www.gatra.com/detail/news/415016/gaya%20hidup/magelang-hasilkan-580-ton-sampah-setiap-hari. Data diupload hari Jumat, 27 November 2020 jam 23.15 wib.

Downloads

Published

2021-11-14