SOSIALISASI PENGUATAN TRADISI KEAGAMAAN PASCA KEMATIAN PADA MASYARAKAT MUSLIM DESA PINANG SEBATANG BARAT SIAK

Authors

  • Achmad Ghozali Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Rahman Rahman Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Artis Artis Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

DOI:

https://doi.org/10.31004/cdj.v5i1.24697

Keywords:

Tradisi, Keagamaan, Pasca Kematian

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang penguatan tradisi keagamaan pasca kematian yang terdapat pada masyarakat Muslim Desa Pinang Sebatang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Tradisi yang berlaku pada masyarakat tersebut pasca kematian antara lain tahlilan, yasinan, kenduri dan lain sebagainya yang dilaksanakan pada malam-malam tertentu telah menjadi budaya yang mengakar pada masyakarat tersebut, meskipun ada beberapa pihak-pihak tertentu yang terkesan anti dengan tradisi. Kegiatan pengabdian kali ini berfokus pada upaya penguatan tradisi keagamaan pada masyarakat di desa Pinang Sebatang yang merupakan mayoritas muslim dengan metode partisipasi sosial. Dari hasil pengabdian dapat disimpulkan bahwa berbagai tradisi keagamaan masyarakat harus terus diperkuat dengan pemahaman yang komprehensif dan mendalam khususnya tadisi pasca kematian. Sehingga dengan demikian, diharapkan akan membantu masyarakat untuk lebih meyakini bahwa tradisi tersebut tidaklah bertentangan dengan ajaran Islam dan harus terus dihidupkan dan diwariskan kepada generasi muda selanjutnya.

References

Abdul W. K. (1993). Kaidah Hukum Islam ”Ilmu Ushul Figh” Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Ahmad A. (2010). Pergulatan Pemikiran Fiqih Tradisi Pola Madzhab, Yogyakarta:

Penerbit eLSAQ Press

Al-Biqa’i, (2006). Nazmu al-Durar fi Tanasub al-Ayat wa al-Suwar. Beirut: Dar al-Kutub

al-Ilmiyah

Rahman D. (2010). Ushul Fiqih Jakarta : HAMZAH

Bambang P. (1998). Islam Factual Antara Tradisi Dan Relasi Kuasa, Yogyakarta: Adicita Karya Nusa

Syihabuddin HS. (2013). “TRADISI UPACARA KEMATIAN PADA MASYARAKAT NAHDHIYYIN DALAM TINJAUAN AGAMA DAN ADAT,“ Jurnal Al-Adyan, Vol.VIII, N0. 1/ Januari-Juni

Hasan H. (2003). Oposisi Pasca Tradisi, Yogyakarta: Sarikat, 2003

Muhaimin, (2001). Islam Dalam Bingkai Budaya Lokal Potret Dari Cerebon, Terj. Suganda Ciputat:PT. Logos Wacana Ilmu

Masykur A. (2008). Ushul Fiqh.Surabaya: CV Smart

Muhammad M. A. (2006). al-Wajiz fi al-Ushul al-Fiqh. Damaskus: Dar al- Khair

Nasrun H. (1996). Ushul Figh, Ciputat: Logos Publishing House

Rasyad H. K. (2009). Tarikh Tasyri, Jakarta: Grafindo Persada

Efendi, Efendi, et al. Ushul Fiqh (Jakarta: Grafindo Persada, 2005)

Downloads

Published

2024-01-18

How to Cite

Ghozali, A. ., Rahman, R., & Artis, A. (2024). SOSIALISASI PENGUATAN TRADISI KEAGAMAAN PASCA KEMATIAN PADA MASYARAKAT MUSLIM DESA PINANG SEBATANG BARAT SIAK . Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 565–574. https://doi.org/10.31004/cdj.v5i1.24697