FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MASYARAKAT DALAM MENGKONSUMSI OBAT FILARIASIS DI DESA BANGKO PUSAKA KABUPATEN ROKAN HILIR TAHUN 2017

Authors

  • Wanda Arge Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Abstract

Filariasis merupakan penyakit yang terabaikan di dunia, diperkirakan penyakit ini telah meninfeksi sekitar 120 juta penduduk di 80 negara, terutama di daerah teropis dan beberapa daerah suptropis. Kasus filariasis menyebar hampir diseluruh wilayah di indonesia dari tahun ke tahun jumlah provinsi yang melaporkan kasus filariasis terus bertambah, bahkan di beberapa daerah mempunyai tingkat endemis yang cukup tinggi. Keefektifan program sangat tergantung pada sikap pengetahuan dan pendidikan masyarakat dalam meminum obat filariasis tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat flariasis di Desa Bangko Pusaka Kabupaten Rokan Hilir. Sedangkan tujuan umumnya adalah Mengetahui  faktor-faktor Yang Berhubungan dengan Kepatuhan Masyarakat dalam mengkonsumsi Obat Filariasis  di Desa Bangko Pusaka  Kabupaten Rokan Hilir. Penelitian ini termasuk jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Tekhnik pengambilan sampel dengan sistem random sampling besar sampel 94 orang. Analisis data yang digunakan  adalah  analisis univariat dan analisis bivariate . Hasil penelitian diperoleh ada hubungan antara Pengetahuan,Pendidikan dan sikap dengan kepatuhan masyarakat minum obat filariasis di Desa Bangko Pusaka Kabupaten Rokan Hiir. Saran dalam penelitian ini diharapkan masyarakat lebih peduli dan sadar akan bahaya penyakit filariasis dan mau meminum obat filariasis dalam program POMP filariasis yang telah ditetapka oleh Dinas Kesehatan dalam rangka mencegan terjadinya penyakit filariasis.

References

Aina, Abata Qorry. 2013. Cara Beragam Atasi Penyakit Berbahaya. Yayasan PP. Al-Furqon

Arifputra, Andy, dkk. Kapita Selekta Kedokteran. Edisi IV. Media Aesculapius. Jakarta

Aziz, Alimul Hidayat. 2007. Metode penelitian keperawatan dan teknik analisa data. Salemba Medika, Jakarta Selatan.

Azwar.S. 2011. Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya.edisi 2, Pustaka Pelajar, yogyakarta.

Dani, Sucipto Cecep, 2011. Vektor Penyakit Tropis. Cetakan Ke-1. Gosyen Publishing. Jogjakarta.

Dayakisni.T & Hudaniah. 2003. Psikologi Sosial. Universitas Muhammadiah. Malang

Departemen kesehtan RI, 2006, Pedoman Program Eliminasi Penyakitbkaki Gajah (Filariasis) Di Indonesia, Jilid I-V, Jakarta

Departemen Kesehatan RI, 2006. Profil Kesehatan 2008. Jakarta

Dinkes, kab, Rokan Hilir, 2013. www. Profil Dinkes Kabupaten Rokan Hilir. Com

Halim, A. 2001. Ilmu Penyakit Dalam. Kedokteran EGC. Jakarta

Santoso, Hari dkk.2011. Penyelidikan dan Penanggulangan KLB Penyakit menular dan Keracunan Pangan. Kemenkes RI

Kemenkes RI, 2010. Pedoman Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca Pengobatan Filariasis. Kemenkes Jakarta.

Kemenkes RI, 2012. Pedoman Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca Pengobatan Filariasis. Kemenkes.Jakarta

Kemenkes RI, 2015, Mengenali Dan Mencegah Penyakit Kaki Gajah (Filariasis). Buku saku kesehatan

Mahfoedz. 2007. Metodologi Penelitian Bidang Kesehatan Keperawatan dan Kebidanan.Fitramaya. yogyakarta

Nursalam, 2013. Konsep dan penerapan metodelogi penelitian ilmu keperawatan. Salemba Medika. Jakarta.

Notoatmodjo, 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta

Notoatmodjo. 2012. Ilmu kesehatan masyarakat. 2010, Metodelogi Penelitian Kesehatan, Rineka Cipta. Jakarta.

Notoatmojo,Soekidjo. 2008. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta

Sucipto, CD. 2011. Vektor Penyakit Tropis. gosyen publishing. Yogyakarta

Sudarto, 2009. Penyakit Menular di Indonesia. Sagung Seto. Jakarta

Thristan, 2007. Efek Positif, Negatife Tentang Suatu Objek.

Widayatun, T.R. 2009. Ilmu Perilaku M.A.104, Cv agungseto. Jakarta

Downloads

Published

2022-02-28

How to Cite

Arge, W. . (2022). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MASYARAKAT DALAM MENGKONSUMSI OBAT FILARIASIS DI DESA BANGKO PUSAKA KABUPATEN ROKAN HILIR TAHUN 2017. SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu, 1(1), 89–99. Retrieved from http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/s-jkt/article/view/12027

Issue

Section

Articles