FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ABORTUS DI WILAYAH KERJA PKM BURNAI MULYA

Authors

  • Anggi Silvia Anggi Universitas Kader Bangsa Palembang
  • Hasbia Hasbia Program Studi S1 Kebidanan, Fakultas Kebidanan dan Keperawatan, Universitas Kader Bangsa
  • Eka Afrika Program Studi S1 Kebidanan, Universitas Kader Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v6i1.3119

Abstract

Abortus adalah terhentinya kehamilan sebelum minggu ke 20 (dihitung dari hari pertama menstruasi terahir). Defenisi lain menyebutkan abortus adalah pengeluaran hasil konsepsi dengan berat <500 gram. Frekuensi kematian Ibu 3 akibat abortus spontan di Indonesia adalah 10%-15% dari 5 juta kehamilan setiap tahunnya Terdapat lima penyebab kematian ibu terbesar yaitu perdarahan (30,1%), hipertensi dalam kehamilan (26,9 %), infeksi (5,5 %), partus lama/macet (1,8 %), Abortus (1,6%) dan lain – lain (34,5 %). Abortus masih merupakan masalah besar dalam pelayanan obstetrik karena merupakan salah satu penyebab kematian ibu dan janin sampai saat ini.. Adapun tujuan pada penelitian ini Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian abortus di Wilayah Kerja PKM Burnai Mulya Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT). Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja puskesmas burnai mulya dengan jumlah sampel 98 respondne tehnik pengambilan sampel menggunakan random sampiling. Variable yang diteliti yaitu variable anemia, status gizi ibu dan riwayat abortus denga kejadian abortus  Data diperoleh dari  rekam medik ibu yang memeriksakan kehamilan  di PKM Burnai Mulya, instrumen dan alat yang digunakan adalah checklist. Hasil uji Chi-Square varaiabel anemia diperoleh Ï value 0,000 < α = 0,05, artinya ada hubungan antara anemia dengan kejadian abortus, hasil uji variable status gizi diperoleh Ï value 0,025 < α = 0,05, artinya ada hubungan antara status gizi dengan kejadian abortus, uji Chi-Square pada variable riwayat abortus diperoleh Ï value 0,002 < α = 0,05, artinya ada hubungan antara riwayat abortus dengan kejadian abortus  Simpulan: Ada hubungan yang bermakna antara anemia, status gizi ibu, dan riwayat abortus secara simultan dengan kejadian abortus di Wilayah Kerja PKM Burnai Mulya Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) Kata kunci: Abortus, Anemia, Status Gizi, Riwayat Abortus.

Downloads

Published

2023-12-20

How to Cite

Anggi, A. S., Hasbia, H., & Afrika, E. . (2023). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ABORTUS DI WILAYAH KERJA PKM BURNAI MULYA. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 6(1), 674–680. https://doi.org/10.31004/prepotif.v6i1.3119

Issue

Section

Articles