EFEKTIVITAS KOMUNIKASI KESELAMATAN PADA PEKERJA DI LAPANGAN PRODUKSI MINYAK DAN GAS PT XYZ

Authors

  • Gunawan _ University of Indonesia
  • Indri Hapsari Susilowati University of Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v5i2.1772

Keywords:

hambatan komunikasi, komunikasi efektif, keselamatan

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat tingkat efektifitas komunikasi keselamatan yang telah dilakukan selama ini pada sebuah lapangan produksi minyak dan gas PT XYZ di wilayah Kalimantan. Sebanyak 479 pekerja telah mengikuti survey secara online. Empat kriteria dengan score rata-rata untuk penilaian efektitifitas komunikasi meliputi keterbukaan dan objektif mendapat score 8.3, informasi terkini dan relevan 8.2, kemudahan dipahami 8.2 serta umpan balik positif dengan score 8.0. Sehingga diperoleh nilai rata-rata keseluruhan kriteria efektifitas komunikasi sebesar 8.175 maka dapat dikategorikan sebagai “efektifâ€. Faktor hambatan komunikasi yang berpotensi ada di lokasi kerja meliputi tingkat pendidikan, pengalaman kerja, status pekerja dan jabatan. Analisis pearson correlation dilakukan untuk melihat hubungan antara faktor hambatan komunikasi dengan kriteria komunikasi efektif. Ditemukan adanya hubungan antara faktor hambatan (noise) komunikasi dengan nilai signifikansi P <0.05 antara lain pendidikan dengan kriteria keterbukaan dan objektifitas, hambatan status pekerja dengan kriteria informasi terkini dan umpan balik positif, serta hambatan jabatan dengan kriteria keterbukaan dan objektifitas, informasi terkini dan kemudahan untuk dipahami. Namun tidak ditemukan adanya hubungan untuk faktor hambatan pengalaman kerja.

References

Report

Departament of Energy. (1990). Public Inquiry into the Paper Alpha Disaster

Kementerian ESDM, Tim Indepenpen Keselamatan Migas (2019). ATLAS Keselamatan Migas Volume3.

Journal

Endacott, R., Kidd, T., Chaboyer, W., & Edington, J. (2007). Recognition and communication of patient deterioration in a regional hospital: A multi-methods study. Australian Critical Care, 20(3), 100–105. https://doi.org/10.1016/j.aucc.2007.05.002

Gluyas, H. (2015). Effective communication and teamwork promotes patient safety. Nursing Standard (Royal College of Nursing (Great Britain) : 1987). https://doi.org/10.7748/ns.29.49.50.e10042

Kokar, M. M., & Endsley, M. R. (2012). Situation awareness and cognitive modeling. IEEE Intelligent Systems, 27(3), 91–96. https://doi.org/10.1109/MIS.2012.61

Makary, M. A., Sexton, J. B., Freischlag, J. A., Holzmueller, C. G., Millman, E. A., Rowen, L., & Pronovost, P. J. (2006). Operating Room Teamwork among Physicians and Nurses: Teamwork in the Eye of the Beholder. Journal of the American College of Surgeons.

https://doi.org/10.1016/j.jamcollsurg.2006.01.017

Nugus, P., Greenfield, D., Travaglia, J., Westbrook, J., & Braithwaite, J. (2010). How and where clinicians exercise power: Interprofessional relations in health care. Social Science and Medicine. https://doi.org/10.1016/j.socscimed.2010.05.029

Okuyama, A., Wagner, C., & Bijnen, B. (2014). Speaking up for patient safety by hospital-based health care professionals: A literature review. BMC Health Services Research. https://doi.org/10.1186/1472-6963-14-61

Vecchio-Sadus, A. M. (2007). Enhancing safety sulture through effective communication. Safety Science Monitor.

Vecchio-Sadus, A. M., & Griffiths, S. (2004). Marketing strategies for enhancing safety culture. Safety Science. https://doi.org/10.1016/j.ssci.2003.11.001

William, J. (2003). Communication Strategies for Achieving a Total Safety Culture. Safety Performance Solutions.

Book

National Institute of Agricultural Extention Management, India

Downloads

Published

2023-12-20

How to Cite

_, G., & Susilowati, I. H. (2023). EFEKTIVITAS KOMUNIKASI KESELAMATAN PADA PEKERJA DI LAPANGAN PRODUKSI MINYAK DAN GAS PT XYZ. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 5(2), 536–544. https://doi.org/10.31004/prepotif.v5i2.1772