PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK HABBATUSSAUDA (Nigella sativa) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) GALUR WISTAR JANTAN YANG DIINDUKSI ALOKSAN SEBAGAI UPAYA PREVENTIF HIPERGLIKEMIA

Authors

  • Yesi Nurmalasari Medical Nutrition Departement of Medical Faculty Malahayati University
  • Rakhmi Rafie Public Health Departement of Medical Faculty Malahayati University
  • Efrida Warganegara Microbiology Departement of Medical Faculty Malahayati University
  • Indah Mulia Herwisdiane Medical Faculty Malahayati University

DOI:

https://doi.org/10.31004/prepotif.v5i1.1590

Keywords:

Induksi Aloksan, Ekstrak Habbatussauda (Nigella sativa), Kadar Glukosa Darah

Abstract

Latar Belakang:Hiperglikemia adalah suatu kondisi medis berupa peningkatan kadar glukosa darah melebihi kadar normal yang menjadi karakteristik beberapa penyakit terutama diabetes melitus. Salah satu cara untuk menurunkan kadar glukosa darah yaitu dengan ekstrak alami tanaman habbatussauda (Nigella sativa). Habbatussauda (Nigella sativa) mengandung thymoquinone yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin di dalam jaringan tubuh dan juga dapat memperbaiki kerusakan sel-β pankreas sehingga meningkatkan sekresi insulin. Tujuan:Mengetahui pengaruh pemberian ekstrak habbatussauda (Nigella sativa) terhadap kadar glukosa darah tikus putih (Rattus norvegicus) galur Wistar jantan yang diinduksi aloksan sebagai upaya preventif hiperglikemia. Metode : Penelitian eksperimental murni pre and post test with control group design. Sampel yang digunakan sebanyak 25 ekor tikus jantan dibagi menjadi 5 kelompok. Hasil : Nilai rerata ± SD GDP sebelum perlakuan, setelah diinduksi aloksan dan setelah perlakuan pada KM (126 ± SD 3,53), (128 ± SD 3,24), dan (124,6 ± SD 8,47), pada KN (121,6 ± SD 7,12), (182,2 ± SD 18,11), dan (149 ± SD 14,90), pada KP (122 ± SD 3,536), (161,8 ± SD 6,76), dan (108,4 ± SD 9,52), pada P1 (123,80 ± SD 4,65), (139,8 ± SD 1,48), dan (100,8 ± SD 5,40), dan pada P2 (122,6 ±SD 3,36), (164 ±SD 9,13), dan (112,2 ± SD 4,71). Uji Paired T-test menunjukkan peningkatan kadar glukosa darah yang bermakna (p<0,05) pada kelompok KN (p=0,014), KP (p=0,013), dan P1 (0,001) dan P2 (p=0,001), kecuali pada kelompok KM (p=0,683) karena sebagai kontrol murni. Hasil uji One Way Anova kadar glukosa darah sebelum dan setelah perlakuan (p=0,000). Analisis statistik Post-Hoc Bonferroni menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna pada kelompok KN terhadap seluruh kelompok dan dosis yang berpengaruh adalah ekstrak habbatussauda 150 mg/kgBB pada kelompok P1. Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian ekstrak habbatussauda (Nigella sativa) sebagai upaya preventif hiperglikemia terhadap kadar glukosa darah tikus putih (Rattus norvegicus) galur Wistar jantan yang diinduksi aloksan. Kata Kunci: Induksi Aloksan, Ekstrak Habbatussauda (Nigella sativa), Kadar Glukosa Darah

References

Benhaddou-Andaloussi,A., Martineau, L. C., Spoor, D., Vuong, T., Leduc, C., Joly, E., & Prentki, M. (2008). Antidiabetic activity of Nigella sativa. Seed extract in cultured pancreatic β-cells, skeletal muscle cells, and adipocytes. Pharmaceutical Biology, 46(1-2), 96-104.

Grace Laury Tulung, W. B. (2020). UJji Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) Sebagai Antidiabetes Terhadap Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus) Yang Diinduksi Aloksan. Pharmacon– Program Studi Farmasi, FMIPA, Universitas Sam Ratulangi.

Haddad A. ElRabey, M. N.-S. (2017). The Antidiabetic Activity of Nigella sativa and Propolis on Streptozotocin-Induced Diabetes and Diabetic Nephropathy in Male Rats. Hindawi Publishing Corporation Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine .

Husna, M. (2008). Pengaruh Pemberian Minyak Jinten Hitam (Nigella sativa L.) Terhadap Kadar Glukosa Darah Pada Tikus Diabetes Akibat Induksi Aloksan.

International Diabetes Federation (IDF). 2015.Diabetes Atlas.seventh Ed. UK: International Diabetes Federation

Kaleem, M., Kirmani, D., Asif, M., Ahmed, Q., Bano, B., 2006. Biochemical effects of Nigella sativa L seeds in diabetic rats. Indian J. Exp. Biol. 44, 745–748

Kanter, M., I. Meral, Z. Yener, H. Ozbek, H. Demir, 2003. Partial regeneration / proliferation of the beta-cells in the islets of Langerhans by Nigella sativa L. in streptozotocin-induced diabetic rats. Tohoku J Exp Med. 201 (4) : 213-9.

Kesehatan, K., 2013. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Kemenkes RI.

Kriswandini, L. (2012). Efek antihiperglikemik ekstrak biji jintan hitam (nigella sativa) pada tikus model diabetes tipe II (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).

PERKENI. 2019. Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Indonesia. Jakarta : PB PERKENI

Radenkovic, et al., (2016). Experimental diabetes induced by alloxan and streptozotocin: The current state of the art. Journal of Pharmacological and Toxicological Methods

Ritter, J., Flower, R.J., Henderson, G., Loke, Y.K., MacEwan, D.J. and Rang, H.P., 2019. Rang and Dale's Pharmacology.

Rochmawati, Ayu, and Syahrul Ardiansyah. 2018. Uji Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Bonggol Nanas (Ananas Comusus L.) Pada Tikus Yang Di Induksi Aloksan. Medicra (Journal of Medical Laboratory Science/Technology).

Downloads

Published

2021-04-30

How to Cite

Nurmalasari, Y., Rafie, R., Warganegara, E., & Herwisdiane, I. M. (2021). PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK HABBATUSSAUDA (Nigella sativa) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) GALUR WISTAR JANTAN YANG DIINDUKSI ALOKSAN SEBAGAI UPAYA PREVENTIF HIPERGLIKEMIA. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), 408–414. https://doi.org/10.31004/prepotif.v5i1.1590

Issue

Section

Articles