Mawar Eka Putri

PKM Manajemen Fatigue pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa

Authors

  • Mawar Eka Putri Stikes Hang Tuah Tanjungpinang
  • Safra Ria Kurniati Stikes Hang Tuah Tanjungpinang
  • Evan Agustiar Stikes Hang Tuah Tanjungpinang

Keywords:

Fatigue, Gagal ginjal, Hemodialisa

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan penyakit ginjal tahap akhir dimana gangguan yang terjadi secara terus menerus dan ireversibel. Tindakan yang dapat dilakukan pada pasien dengan gagal ginjal kronik yaitu dengan rutin menjalani terapi hemodialisa. efek dari hemodialisa berupa fatigue yang dirasakan berkaitan dengan mental dan fisik dalam jangku waktu yang lama dan tidak dapat hilang dengan beristirahat. Melihat dampak yang terjadi pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa sangatlah perlu diberikan edukasi manajemen fatigue kepada pasien gagal ginjal kroni. Tujuan dari program ini untuk memberikan edukasi manajemen fatigue pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Merode yang digunakan dikemas dalam bentuk pendidikan kesehatan dengan penyuluhan, pengisisan kuisioner tentang fatigue. Hasil didapatkan 55% pasien kurang memahami dan penanganan fatigue, setelah dilakukan Pendidikan kesehatan, didapatkan adanya peningkatan skor pemahaman dan penanganan fatigue sebesar 79,9%, edukasi manajemen fatigue ini bertujuan agar pasien dapat memahami dan mengetahui penanganan terhadap fatigue. Kesimpulan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini bisa terlaksanan berkat adanya dukungan dan kerjasama dari pihak mitra, serta antusias dari para pasien untuk mengikuti kegiatan ini sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan penanganan fatigue yang dialami oleh pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodoalisa.

Downloads

Published

2023-12-28 — Updated on 2023-12-28

Versions

How to Cite

Eka Putri , M. ., Ria Kurniati, S. ., & Agustiar, E. . (2023). Mawar Eka Putri : PKM Manajemen Fatigue pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa. Jurnal Medika Medika, 2(2), 66–71. Retrieved from http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/medika/article/view/23519